5 Peluang, 3 Tembakan, 1 Assist vs Burnley: Kebangkitan Patrick Dorgu yang Menampar Ruben Amorim
Afdholud Dzikry | 8 Januari 2026 09:43
Bola.net - Era baru Manchester United di bawah kendali interim Darren Fletcher dimulai dengan hasil imbang 2-2 melawan Burnley di lanjutan Liga Inggris. Namun, di balik skor akhir tersebut, ada satu nama yang mencuri panggung: Patrick Dorgu.
Pemain internasional Denmark ini tampil bak "monster" di Turf Moor, seolah ingin membuktikan sesuatu kepada mantan pelatihnya.
Sebelumnya, Ruben Amorim sempat melontarkan kritik terbuka terhadap Dorgu, menyebut sang pemain kerap terlihat "cemas" saat menyerang.
Namun, di bawah arahan Fletcher, Dorgu justru menjadi antitesis dari kritik tersebut. Ia tampil lepas, agresif, dan menjadi motor serangan utama Setan Merah di sisi sayap.
Jawaban Telak untuk Amorim

Dorgu seakan menampar balik penilaian Amorim dengan performa di atas lapangan. Diberi kebebasan menyerang di sisi naturalnya oleh Fletcher, pemain berusia 21 tahun ini tampil menggila.
Ia menjadi kreator gol kedua Benjamin Sesko lewat sebuah assist matang. Tak hanya itu, statistik mencatat Dorgu menciptakan total lima peluang sepanjang laga, jumlah terbanyak yang pernah ia buat dalam satu pertandingan sejak bergabung dengan United.
Dorgu bahkan nyaris mencatatkan namanya di papan skor. Sebuah tendangan chip halusnya sudah melewati kiper, namun sayang bola disapu lawan tepat di garis gawang.
Secara keseluruhan, eks bintang Lecce ini melepaskan tiga tembakan dan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan The Clarets.
Dominan dalam Menyerang dan Bertahan
Statistik Fotmob menunjukkan betapa dominannya Dorgu malam itu. Ia mencatatkan 84 sentuhan bola, dengan enam di antaranya terjadi di dalam kotak penalti lawan.
Distribusi bolanya pun efektif. Enam umpannya sukses menembus sepertiga akhir lapangan, dan tiga umpan silangnya menemui sasaran dengan akurat.
Namun, Dorgu tidak melupakan tugas bertahan. Ia membuktikan diri sebagai pemain sayap modern yang komplet dengan memenangkan empat dari lima duel udara.
Ia juga mencatatkan tiga tekel sukses, satu sapuan, satu intersep, serta melakukan 10 kali pemulihan penguasaan bola (ball recoveries).
Dalam lima penampilan terakhirnya, Dorgu kini telah mengemas dua assist dan satu gol. Grafik menanjak ini tentu menjadi modal berharga bagi Fletcher yang berharap konsistensi sang pemain terus berlanjut.
Kekecewaan Fletcher di Tengah Dominasi
Meski performa individu seperti Dorgu memuaskan, Darren Fletcher tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap hasil akhir.
Fletcher, yang dikonfirmasi akan kembali memimpin tim saat melawan Brighton di Piala FA, merasa United seharusnya menang mudah. Statistik 30 tembakan yang dilepaskan skuadnya menjadi bukti dominasi yang sia-sia.
"Bagi saya, fakta bahwa kami imbang adalah kekecewaan besar. Jika Anda melihat konteks permainan, peluang yang kami ciptakan, sapuan di garis gawang, gol yang dianulir, dan 30 tembakan," ujar Fletcher usai laga.
"Kami menciptakan lebih dari cukup peluang untuk memenangkan pertandingan, jadi jelas mengecewakan ketika Anda hanya pulang dengan satu poin."
Fletcher juga mengakui sempat menantang para pemainnya di jeda babak pertama karena tampil ceroboh (sloppy). Respons positif memang terlihat di babak kedua, terutama lewat dua gol Benjamin Sesko, namun kegagalan menjaga pertahanan membuat United harus puas berbagi angka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST UPDATE
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





