5 Quotes Paling Pedas dari Duel Man United vs Liverpool: Mulai Ferguson Sampai Gerrard
Richard Andreas | 18 Oktober 2019 15:00
Bola.net - Rivalitas panas Manchester United vs Liverpool tampaknya sudah benar-benar mengakar sampai titik paling dalam. Pemain-pemain kedua tim ini saling membenci, bukan persaingan biasa.
Betapa tidak, MU dan Liverpool merupakan dua tim paling sukses dalam sejarah Liga Inggris. Liverpool pernah unggul beberapa trofi, tapi pada akhirnya MU berhasil menyalip berkat Sir Alex Ferguson.
Kali ini, kedua tim itu bakal bertemu pada pekan ke-9 Premier League 2019/20, Minggu (20/10/2019) malam WIB. Tidak ada alasan untuk tidak mengharapkan pertandingan panas dengan tekanan tinggi.
Sepanjang sejarah, pemain dan pelatih kedua tim saling melontarkan komentar pedas terkait rival mereka. Ada Sir Alex Ferguson, Steven Gerrard, Jamie Carragher, Gary Neville, dan Ryan Giggs.
Goal internasional merumuskan lima quotes alias kutipan dari pemain/pelatih paling penting kedua tim. Seperti apa? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Ferguson: Knocking Liverpool off their f*cking perch
"Tantangan terbesar saya bukanlah apa yang terjadi saat ini. Alih-alih, tantangan terbesar saya adalah menghajar Liverpool di tempat mereka sendiri. Anda boleh mencetak kata-kata itu!"
Manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson didorong obsesi untuk menggulingkan Liverpool sebagai tim paling sukses di Inggris.
Gerrard: I hate them!
"Rasanya seperti ... seperti disuruh memilih salah satu Kardashians yang saya sukai! Saya tidak bisa ... saya membenci mereka!"
Ketika ditanyai oleh Peter Crouch tentang tim mana - Everton atau MU - yang lebih senang dikalahkan, Steven Gerrard tidak bisa memilih.
Giggs: I get the most pleasure out of beating Liverpool
"Saya kira saya selalu menunjukkan rasa hormat yang tepat untuk Liverpool dan sejarah mereka. Namun, saya juga tahu bahwa mengalahkan mereka bisa membuat saya merasa sangat puas."
Ryan Giggs merupakan pemain MU yang paling banyak tampil pada duel melawan Liverpool, dan dia menikmati setiap kesempatan itu.
Carragher: I want United to lose every game
"Biar saya jelaskan: saya ingin MU kalah setiap kali mereka bermain. Saya puas ketika mereka kalah. Saya yakin fans MU merasakan hal yang sama persis terkait Liverpool dan saya tidak akan mengubahnya."
Salah satu pemain yang paling lama membela Liverpool, Jamie Carragher tidak tahan melihat MU menang.
Gary Neville: I can't stand Liverpool
"Saya tidak tahan melihat Liverpool, saya tidak tahan berhadapan dengan orang-orang Liverpool, saya tidak tahan melakukan apa pun yang berurusan dengan meereka. Ketika saya tumbuh besar, jelas ada kecemburuan besar dalam diri saya. Sebenarnya, saya iri melihat kesuksesan tim mereka."
Neville merasakan hal yang sama seperti Carragher. Keduanya tumbuh di era yang sama dan membela tim yang bermusuhan.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
Jadwal Premier League: Manchester United vs Liverpool di TVRI dan Mola TV
4 Duel Paling Panas dalam Sejarah Manchester United vs Liverpool
Jadwal Pekan ke-9 Premier League Akhir Pekan Ini di TVRI dan Mola TV
Kapan dan Di Mana Bisa Tonton Manchester United vs Liverpool? Ini Jawabannya
Solskjaer Lebih Senang jika Liverpool Tampil Menyerang, Mengapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















