6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Aga Deta | 9 Januari 2026 09:48
Bola.net - Arsenal gagal memaksimalkan peluang untuk menjauh di puncak klasemen Liga Inggris saat menjamu Liverpool. Pertandingan di Emirates Stadium berakhir imbang tanpa gol pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.
Arsenal sebenarnya tampil dominan pada fase awal pertandingan dan menguasai tempo permainan. Namun, dominasi tersebut tidak diiringi dengan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.
Liverpool datang sebagai juara bertahan dan mampu menjaga jarak dengan pertahanan yang rapat. Meski jarang menekan, tim tamu justru menciptakan peluang paling berbahaya.
Kedua tim sama sama kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang laga. Aliran bola kerap terputus dan peluang bersih jarang tercipta.
Hasil imbang ini membuat Arsenal tetap memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin. Sementara itu, Liverpool bertahan di zona Liga Champions dengan selisih tipis dari pesaing terdekat.
1. Bradley Hampir Membungkam Emirates

Arsenal mengawali laga dengan dominasi penuh dalam 20 menit pertama. Namun, justru Liverpool yang hampir membuka keunggulan melalui Conor Bradley.
Kesalahan komunikasi antara William Saliba dan David Raya nyaris berujung gol bunuh diri. Bola yang gagal diamankan kemudian jatuh ke kaki Bradley.
Pemain muda Liverpool itu melepaskan chip yang membentur mistar gawang. Arsenal akhirnya mampu membersihkan bola setelah menerima peringatan serius.
2. Wirtz Tak Mendapat Hadiah Penalti

Florian Wirtz tampil menonjol sebagai kreator serangan Liverpool. Gelandang asal Jerman itu terlihat paling berpotensi menciptakan peluang.
Pada babak kedua, Wirtz mencoba melewati lini belakang Arsenal sebelum terjatuh akibat kontak dengan Leandro Trossard. Insiden tersebut memicu protes dari pemain Liverpool.
Meski demikian, wasit dan VAR tidak menganggapnya sebagai pelanggaran. Keputusan itu membuat Liverpool gagal mendapatkan peluang emas dari titik putih.
3. Gyokeres Masih Kesulitan
Arsenal menaruh harapan besar pada Viktor Gyokeres sejak kedatangannya. Namun, penyerang asal Swedia itu kembali tampil di bawah ekspektasi.
Gyokeres jarang mengancam gawang dan kerap terlambat menyambut peluang. Pergerakannya tidak sinkron dengan alur serangan tim.
Mikel Arteta akhirnya menariknya keluar pada awal babak kedua. Gabriel Jesus masuk menggantikan, tetapi perubahan tersebut tidak mengubah skor.
4. Masalah Cedera Kembali Menghantui Arsenal

Arsenal kembali mendapat kabar kurang menyenangkan dari sektor pertahanan. Piero Hincapie yang tampil sebagai bek kiri terpaksa ditarik keluar.
Cedera tersebut menambah daftar pemain belakang yang sempat absen musim ini. Sebelumnya, Gabriel Magalhaes dan William Saliba juga pernah menepi.
Dengan jadwal padat di berbagai kompetisi, kondisi ini menjadi perhatian serius. Arteta berharap cedera tersebut tidak berdampak panjang.
5. Akhir Laga yang Pahit untuk Bradley
Pertandingan ditutup dengan insiden yang mengkhawatirkan bagi Liverpool. Conor Bradley mengalami cedera serius dan harus ditandu keluar lapangan.
Suasana sempat memanas setelah Gabriel Martinelli terlibat kontak dengan Bradley. Tindakan tersebut memicu reaksi keras dari pemain Liverpool.
Keributan kecil pun tidak terhindarkan di akhir laga. Situasi ini memberi penutup yang kurang menyenangkan bagi kedua tim.
6. Kesempatan Emas yang Terbuang

Hasil imbang ini datang di saat yang krusial bagi kedua tim. Arsenal berpeluang memperlebar jarak dari pesaing terdekat di klasemen.
Liverpool juga memiliki kesempatan mendekati posisi papan atas. Namun, minimnya ambisi dan kreativitas membuat laga berjalan datar.
Jika target musim ini gagal tercapai, laga ini bisa menjadi momen yang disesali. Kedua tim melewatkan kesempatan untuk memberi pernyataan tegas.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58




