
Bola.net - Statistik assist kini menjadi salah satu ukuran paling penting dalam sepak bola modern. Namun, sebelum era 1990-an, kontribusi kreator serangan belum terlalu mendapat perhatian sebesar pencetak gol.
Barulah pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, statistik assist mulai dipopulerkan secara luas. Sejak saat itu, kemampuan menciptakan peluang mulai dianggap sama pentingnya dengan mencetak gol.
Premier League kemudian menjadi panggung lahirnya para maestro umpan kelas dunia. Banyak playmaker elite datang ke Inggris dan meninggalkan jejak luar biasa lewat kreativitas mereka di lapangan.
Menariknya, rekor assist terbanyak dalam semusim sempat dianggap mustahil disentuh setelah Thierry Henry mencetak 20 assist pada musim 2002/03. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah nama besar akhirnya mampu mendekati bahkan melampaui catatan legendaris tersebut.
Fabregas Muda Jadi Nyawa Baru Arsenal

Cesc Fabregas muncul sebagai simbol era baru Arsenal setelah klub pindah ke Emirates Stadium. Lulusan La Masia itu langsung dipercaya menjadi motor permainan The Gunners di usia yang sangat muda.
Musim 2007/08 menjadi salah satu periode terbaik Fabregas bersama Arsenal. Setelah kepergian Thierry Henry ke Barcelona, tanggung jawab kreatif tim praktis berada di pundaknya.
Fabregas menjawab tantangan tersebut dengan luar biasa. Ia mencatatkan 17 assist di Premier League dan hampir membawa Arsenal bersaing dalam perebutan gelar juara.
Performa konsistennya membuat Arsenal sempat terlihat sebagai kandidat kuat juara. Namun, tim asuhan Arsene Wenger akhirnya finis di posisi ketiga di bawah Manchester United dan Chelsea.
Fabregas Bangkit Lagi Bersama Chelsea

Tujuh tahun setelah musim gemilangnya di Arsenal, Fabregas kembali ke Premier League dengan seragam Chelsea. Kepindahan itu sempat memancing reaksi keras dari sebagian fans Arsenal yang merasa dikhianati.
Di bawah arahan Jose Mourinho, peran Fabregas sedikit berubah dibanding masa mudanya di Arsenal. Ia bermain lebih dalam dan menjadi pengatur tempo dari lini tengah.
Meski demikian, kualitas umpannya tetap mematikan. Pada musim 2014/15, Fabregas sukses mencatatkan 18 assist dan menjadi kunci keberhasilan Chelsea meraih gelar juara liga.
Salah satu assist paling ikoniknya datang pada pekan pertama musim melawan Burnley. Umpan panjang akuratnya kepada Andre Schurrle hingga kini masih dianggap sebagai salah satu assist terbaik dalam sejarah Premier League.
De Bruyne Mulai Menunjukkan Kelasnya

Kevin De Bruyne sempat gagal bersinar bersama Chelsea. Namun, kepindahannya ke Wolfsburg menjadi titik balik yang mengubah kariernya secara drastis.
Manchester City kemudian memboyong De Bruyne pada 2015. Meski awalnya belum langsung meledak, kedatangan Pep Guardiola membuat kemampuan terbaik sang gelandang akhirnya keluar sepenuhnya.
Pada musim 2016/17, De Bruyne mengoleksi 18 assist di Premier League. Ia menjadi pusat kreativitas City sekaligus pemain yang paling berbahaya dalam menciptakan peluang.
Menariknya, lima assist terakhirnya hadir dalam empat laga penutup musim. Kontribusi tersebut membantu Manchester City mengamankan tiket Liga Champions.
Lampard tak Hanya Jago Cetak Gol
Frank Lampard selama ini dikenal sebagai gelandang dengan naluri mencetak gol luar biasa. Namun, banyak yang lupa bahwa ia juga merupakan kreator serangan elite.
Musim 2004/05 menjadi salah satu musim terbaik Lampard bersama Chelsea. Di bawah Jose Mourinho, ia berkembang menjadi gelandang komplet yang mampu mengontrol ritme permainan.
Lampard sukses mencatatkan 18 assist saat Chelsea meraih gelar Premier League pertama mereka sejak 1955. Ia juga sangat efektif dalam skema transisi cepat yang diterapkan Mourinho.
Kontribusinya nyaris selalu hadir di setiap pertandingan. Bahkan, Lampard mencetak dua gol pada laga terakhir musim untuk memastikan Chelsea menutup musim dengan sempurna.
Salah Pecahkan Banyak Rekor Baru

Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya pada musim 2024/25. Penyerang Liverpool itu tampil luar biasa dan terus memecahkan berbagai rekor individu.
Salah memang gagal memecahkan rekor assist terbanyak dalam semusim. Namun, ia tetap menorehkan 18 assist dan mencatat total kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Premier League dengan angka 47.
Pelatih anyar Liverpool, Arne Slot, memberikan kebebasan besar kepada Salah dalam menyerang. Peran bebas tersebut membuatnya sangat sulit dihentikan lawan saat transisi cepat terjadi.
Selain menyabet penghargaan Playmaker of the Year, Salah juga meraih Sepatu Emas. Ia membuktikan diri bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator peluang kelas dunia.
Ozil Hampir Pecahkan Rekor Henry

Mesut Ozil sempat terlihat pasti memecahkan rekor assist Premier League pada musim 2015/16. Start luar biasanya membuat banyak orang yakin catatan Thierry Henry akan runtuh.
Gelandang Jerman itu mencetak 16 assist hanya dalam 18 pertandingan awal musim. Kreativitas dan visi bermainnya benar-benar sulit dihentikan.
Namun, performa assist Ozil menurun drastis pada paruh kedua musim. Ia hanya mampu menambah tiga assist hingga akhir kompetisi dan berhenti di angka 19.
Meski gagal memecahkan rekor, musim tersebut tetap dikenang sebagai salah satu performa playmaker terbaik dalam sejarah Premier League. Ozil tampil elegan dengan umpan terobosan dan bola mati yang mematikan.
De Bruyne Samai Rekor Legendaris Henry

Musim 2019/20 menjadi salah satu performa individu terbaik Kevin De Bruyne di Premier League. Meski Manchester City gagal mempertahankan gelar juara, De Bruyne tetap tampil luar biasa.
Ia membuka musim dengan delapan assist hanya dalam tujuh pertandingan pertama. Performa itu membuatnya langsung masuk jalur pemecahan rekor assist semusim.
Pada akhirnya, De Bruyne sukses mencatatkan 20 assist dan menyamai rekor Thierry Henry. Catatan tersebut terasa semakin spesial karena ia melakukannya dalam jumlah pertandingan lebih sedikit.
Sayangnya, Manchester City tetap tak mampu mengejar Liverpool yang tampil dominan sepanjang musim. Namun, kualitas De Bruyne sebagai playmaker elite dunia semakin sulit dibantah.
Thierry Henry Jadi Standar Kehebatan Baru

Thierry Henry bukan hanya penyerang tajam, tetapi juga kreator peluang yang luar biasa. Musim 2002/03 menjadi bukti paling nyata dari kualitas lengkapnya.
Henry mencetak 20 assist dan 24 gol dalam satu musim Premier League. Kombinasi tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling dominan dalam sejarah kompetisi.
Meski Arsenal gagal mempertahankan gelar juara, performa Henry tetap dikenang sepanjang masa. Ia mampu memikat publik dengan kecepatan, skill, dan kreativitasnya.
Sementara Ruud van Nistelrooy sibuk mencetak gol untuk Manchester United, Henry tampil sebagai pemain yang bisa melakukan segalanya. Itulah yang membuatnya dianggap sebagai salah satu striker terbaik sepanjang sejarah Premier League.
Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Bersejarah

Bruno Fernandes akhirnya menjadi pemain pertama yang menembus angka 21 assist dalam semusim Premier League. Rekor itu tercipta pada pekan terakhir musim 2025/26 saat Manchester United menghadapi Brighton.
Musim Bruno sempat berjalan sulit ketika Ruben Amorim masih menangani tim. Ia lebih sering dimainkan di posisi yang lebih dalam sehingga kontribusi kreatifnya tidak maksimal.
Situasi berubah setelah Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih. Bruno diberi kebebasan bergerak sebagai nomor 10 dan hasilnya langsung luar biasa.
Kapten Manchester United itu mampu menciptakan peluang dari berbagai area lapangan. Ditambah kekuatan bola matinya, Bruno akhirnya sukses memecahkan rekor assist Premier League yang selama bertahun-tahun dianggap mustahil dilewati.
Klasemen Liga Inggris
(Bola/Fotmob)
Baca Juga:
- Legenda Chelsea Ini Senang The Blues Pilih Alonso Ketimbang Mourinho, Apa Alasannya?
- Jelang Final Liga Champions, Arsenal Dikabarkan Incar Winger Andalan PSG Ini
- Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
- Trossard Pede tak Akan Tergusur dari Arsenal Meski Arteta Cari Penyerang Baru
- Perseteruan Belum Selesai! Gabriel Diduga Ejek Haaland Saat Rayakan Gelar Juara Arsenal
- Elliott Anderson Condong ke City Ketimbang Man United, Tapi Harganya Bisa Lewati Transfer Declan Rice
- Prediksi Starting XI Man City Racikan Enzo Maresca: Bajak Enzo Fernandez dan Cole Palmer dari Chelsea?
- Momen Langka! Michael Jordan Ikut Ucapkan Salam Perpisahan untuk Josep Guardiola
- 5 Pemain dengan Rating Tertinggi Premier League 2025/2026: Bruno Fernandes di Atas Rice dan Saka
- 5 PR Besar Arsenal agar Bisa Pertahankan Gelar Premier League Musim Depan: Wajib Bersih-bersih Skuad
- Klasemen Akhir Premier League Tanpa VAR: Arsenal Gagal Juara di Detik Terakhir, Tottenham Malah Naik Posisi
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Mei 2026 19:59Generasi Emas Senegal Siap Bicara Banyak di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 27 Mei 2026 19:59Generasi Emas Senegal Siap Bicara Banyak di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Mei 2026 13:28Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
SOROT
-
Liputan6 27 Mei 2026 19:09Istana Buka Suara soal Sapi Kurban dari Presiden Pakai Banpres
-
Liputan6 27 Mei 2026 18:32Libur Idul Adha, Polisi Siapkan One Way Situasional di Jalur Puncak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7104172/original/054085000_1779887132-1000002185.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7102511/original/032946800_1779885196-WhatsApp_Image_2026-05-27_at_19.29.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7000269/original/036447600_1779770759-IMG_3798.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6413640/original/096972500_1779284957-20150720122235-libur-lebaran-tol-jagorawi-arah-puncak-macet-parah-hingga-20-km-002-nfi.jpg)

