6 Pemain MU yang Mungkin Menderita Jika Antonio Conte Datang Membawa Formasi 3-5-2
Asad Arifin | 26 Oktober 2021 12:50
Bola.net - Pembicaraan antara Manchester United dan Antonio Conte dilaporkan sudah mulai dibuka. Kedua pihak punya minat yang sama, tetapi belum ada pembicaraan lebih lanjut untuk meneken sebuah kontrak kerja.
Conte disebut sebagai calon pengganti Ole Gunnar Solskjaer setelah United kalah telak 5-0 dari Liverpool akhir pekan lalu. Solskjaer, yang awalnya mendapat dukungan penuh, mulai diragukan kapasitasnya untuk terus jadi manejer.
"Tidak ada keraguan tentang keputusan Antonio Conte sejak beberapa hari. Dia menginginkan pekerjaan di Manchester United dan dia akan siap menerimanya. Tapi masih belum ada proposal resmi di atas meja, seperti yang terjadi malam ini," ucap pakar bursa transfer, Fabrizio Romano.
"Manchester United masih memikirkan apakah akan memecat Solskjaer atau tidak," tegasnya.
Nah, jika Conte datang ke United dengan mengusung formasi 3-5-2, ada beberapa pemain yang diprediksi akan kesulitan menembus starting XI. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Aaron Wan-Bissaka

Performa Wan-Bissaka sangat konsisten dan itu tidak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, dengan 3-5-2 yang mungkin dibawa Conte, Wan-Bissaka punya masalah yang cukup serius.
Wan-Bissaka bukan tipe wingback yang agresif seperti Achraf Hakimi, Ashley Young, Victor Moses atau Marcos Alonso. Atribut menyerang yang dimilikinya tak cukup bagus.
United masih punya Diogo Dalot yang bisa bermain sebagai wingback kanan. Dalot punya kemampuan dribel dan menyerang yang bagus. Wan-Bissaka harus bersaing dengannya.
Scott McTominay

Satu tempat di lini tengah United, jika Conte datang, diprediksi jadi milik Paul Pogba. Mereka pernah bekerja sama di Juventus. Conte membawa Pogba, yang saat itu masih 19 tahun, ke Turin dan menjadikannya pemain top.
Nemanja Matic mungkin juga akan jadi andalan Conte. Sebab, mereka pernah bekerjasama di Chelsea.
Jadi, satu tempat tersisa di lini tengah. McTominay harus bersaing dengan Fred, Donny van de Beek, Jesse Lingard, dan Bruno Fernandes. Pemain asal Skotlandia itu mungkin harus berjuang ekstra keras untuk masuk starting XI.
Victor Lindelof

Lindelof sebanarnya sangat cocok dengan karakter bermain dan kebutuhan Conte di lini belakang. Tapi, ada persaingan yang sangat kekat dengan Harry Maguire, Raphael Varane, dan mungkin juga Luke Shaw.
Seperti diketahui, Shaw pernah bermain untuk peran tiga bek tengah bersama Solskjaer dan tampil bagus. Ini bisa jadi ancaman serius bagi Lindelof untuk bisa masuk dalam skema Conte.
Selain itu, masih ada Eric Bailly yang secara karakter sangat dibutuhkan Conte. Bailly adalah tipe bek agresif. Sementara, karakter Lindelof hampir sama dengan Maguire dan Varane.
Mason Greenwood

Greenwood disiapkan sebagai pemain masa depan Manchester United. Tidak ada yang meragukan talenta yang dimiliki pemain 20 tahun.
Greenwood bisa masuk dalam rencana Conte. Dia bisa menjadi satu dari dua penyerang pada formasi 3-5-2. Tapi, ada persaingan yang sangat ketat di lini depan. Greenwood mungkin akan kehilangan menit bermainnya secara reguler.
Namun, ketika Cavani pindah dan Ronaldo yang makin uzur musim depan, Greenwood bakal kembali jadi andalan.
Bruno Fernandes

Masih ingat kasus Christian Eriksen di Inter Milan?
Bruno Fernandes mungkin akan mengalami nasib yang sama. Jika tetap dengan gaya bermain saat ini, yang mirip dengan Eriksen, Fernandes mungkin akan kesulitan beradaptasi dengan cara bermain Conte.
Fernandes punya kemampuan istimewa dan salah satu pemain terbaik United saat ini. Namun, jika Conte memakai formasi 3-5-2, bakal ada beberapa penyesuaian yang mungkin menyulitkan bagi pemain asal Portugal.
Jadon Sancho

Jika Conte datang dengan formasi 3-4-3, seperti yang dulu dipakai bersama Chelsea, maka Sancho akan mendapat tempat istimewa. Tapi, tidak untuk formasi 3-5-2.
Sancho mungkin tidak menemukan tempat peran yang cocok pada formasi 3-5-2. Kecuali jika Sancho bersedia meniru langkah Ivan Perisic yang perannya diubah dari winger menjadi wingback.
Sancho bakal kesulitan jika menjadi wingback. Dia tidak cukup cakap saat bertahan. Sementara, untuk posisi gelandang atau penyerang, itu bukan peran terbaiknya.
Klasemen Premier League
Sumber: Bola
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Soal Pengganti Solskjaer, Mungkinkah Manchester United Mengejar Pochettino Lagi?
- Cristiano Ronaldo dan Mason Greenwood, Ada Masalah Apa Sih?
- Bukan Cuma Conte, Manchester United Punya 3 Nama Lain Buat Gantikan Solskjaer
- Diparkir Lawan Liverpool, Apakah Paul Pogba Akan Segera Tamat di MU?
- Manchester United Melihat 'Jose Mourinho' di Antonio Conte, Jadi Makin Bimbang
- Agar Tidak Berubah Jadi Bencana, MU Sebaiknya Segera Berpisah dengan Solskjaer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48











