6 Pemain Nomor 9 di Liverpool, Siapa Paling Gacor?
Aga Deta | 31 Januari 2023 10:37
Bola.net - Liverpool masih belum menunjukkan performa yang baik di Premier League 2022/2023. Hingga pekan ke-20 atau nyaris sebulan setelah tahun 2023 bergulir, The Reds masih berada di posisi ke-9 dengan mengemas 29 poin.
Kesialan demi kesialan belum mau menyingkir dari skuad besutan Jurgen Klopp. Pada laga terakhir melawan Chelsea beberapa waktu lalu, Mohamed Salah dkk hanya mampu bermain imbang tanpa gol di Anfield.
Tak bermaksud meremehkan, Liverpool harus melupakan gelar juara musim ini. Finis di empat besar juga sepertinya berat, mengingat persaingan menembus Liga Champions musim depan semakin ketat.
Masuknya sederet amunisi anyar macam Darwin Nunez, Diogo Jota, serta Cody Gakpo, belum mampu mendongkrak performa raksasa Merseyside. Absennya Roberto Firmino bisa jadi satu di antara penyebab loyonya Si Merah musim ini.
Keberadaan wajah-wajah baru di lini serang belum maksimal. Ketiadaan Roberto Firmino masih nihil solusi. Padahal, dalam beberapa musim, sejak kedatangannya dari Hoffenheim pada 2015, pemilik paspor Brasil itu selalu jadi andalan dan nyaris tak tergantikan.
Pemain bernomor punggung 9 ini menjadi pelaku sejarah dalam kesuksesan Liverpool memenangkan segepok trofi. Firmino memberi piala Liga Inggris 2019/2020, serta Liga Champions, semusim sebelumnya.
Terkait jersey nomor 9, Liverpool tak sembarangan memberinya. Hanya pemain yang dianggap mumpuni layak mengenakannya.
Sejarah mencatat, selain Firmino, sederet pemain lain juga pernah mengenakannya. Hanya saja, tak semua berakhir dengan banjir trofi.
Ada juga yang gatot alias gagal total. Nah, beberapa nama ada di bawah ini. Satu catatan, ada si nomor 9 Liverpool yang sempat santer digosipkan bakal menangani Persija Jakarta di panggung Liga 1 2020/2021.
Djibril Cisse
Jangkung, sangar, dan tak banyak bicara, Cisse merupakan monster yang mengerika di eranya. Tajam mematikan, Cisse meninggalkan jejak mengagumkan selama memperkuat Liverpool dari 2004 sampai 2007.
Berbekal 24 gol dalam 82 laga, plus menghasilkan dua trofi bergengsi yakni Liga Champions 2004/2005 dan Piala FA 2005/2006, sudah menjadi bukti. Artinya, Liverpool tak sia-sia memboyongnya dari klub kurang beken Prancis, Auxerre.
Bila saja Cisse tak mengalami dua kali patah kaki, kariernya di Anfield mungkin lebih dahsyat.
Nicolas Anelka
Nama Anelka boleh-boleh saja berkibar di Arsenal dan Chelsea. Namun, di Liverpool, dia bukanlah sosok yang membanggakan untuk dikenang.
Pada 2000, Paris Saint-Germain (PSG), menebusnya dari Real Madrid. Namun, selama setengah musim, Anelka dirental ke Liverpool.
Sang avonturir tampil sip selama berkostum The Reds. Bayangkan, dari total bermain di semua kompetisi, Anelka mampu mengemas lima gol dan satu asis.
Hanya saja, pelatih Liverpool ketika itu, Gerard Houllier, memilih tak memperpanjang masa peminjamannya. Sesuatu hal yang sangat disesalkan legenda Liverpool, Emile Heskey.
"Harusnya kami bisa menahannya lebih lama di Liverpool," kata Heskey.
Ian Rush

Identik dengan Liverpool, Rush adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah The Reds. Cinta Rush di Anfield terjalin dalam periode, 1980–1987 dan 1988–1996.
Sebelum era Premier League, Rush merupakan hantu bagi pemain bertahan lawan. Tombak yang kini berusia 61 tahun itu jadi aktor utama di balik kedigdayaan Liverpool di kompetisi domestik maupun zona Eropa.
Roberto Firmino

Seperti sudah disinggung di atas, Firmino kelak akan dikenang sebagai legenda Liverpool yang kelas wahid. Meski berada di bawah bayang-bayang Salah dan Sadio Mane, Firmino tetaplah pribadi yang sangat dihormati oleh fans.
Saat ini dia tak lagi jadi starter lantaran masalah kebugaran. Firmino mendapat apresiasi tinggi di balik kesangaran The Reds dalam beberapa musim terakhir.
Fernando Torres

Empat tahun pengabdiannya, dari 2007 hingga 2011, Torres tak mampu mempersembahkan satu trofi pun bagi Liverpool. Dia memang striker yang sangat mematikan.
Pada musim pertama, Torres mampu mengepul 33 gol. Total, selama empat tahun, Torres mengemas 81 gol dalam 142 laga.
Kondisi itu menjadi catatan tersendiri. Apalagi Liverpool sudah menghabiskan dana 34,2 juta pounds atau setara Rp 656,5 miliar, untuk memboyongnya dari Atletico Madrid. Setelah pergi dari Merseyside, pemain asal Spanyol tersebut justru meraih sejumlah trofi bersama Chelsea.
Robbie Fowler
Sampai kapan pun, fans tak akan pernah menanggalkan Fowler dari hati mereka. Selama bertahun-tahun, lintas generasi, nama Fowler terpatri abadi.
Fowler adalah nyawa Liverpool, dari 1993 sampai 2001. Dia juga pernah memperkuat The Reds dari 2006 sampai 2007. Akan tetapi, masa-masa kejayaannya tersaji di periode pertama.
Pada periode kemakmuran tersebut, Liverpool sukses memenangkan sederet trofi. Beberapa di antaranya Piala FA, Piala Liga Inggris, Piala UEFA, Piala Super Eropa, serta runner-up Liga Champions 2006/2007.
Satu yang sempat menghebohkan, Robbie Fowler mencuat di Indonesia pada medio akhir Agustus 2020. Kala itu, Fowler masuk menjadi nomine pelatih Persija Jakarta.
Klasemen Premier League
Sumber: Planetfootball
Disadur dari: Bola.com/Penulis Choki Sihotang/Editor Rizki Hidayat
Published: 30/1/2023
Baca Juga:
7 Pemain Paling Cepat di Eropa Musim Ini: Kylian Mbappe Ternyata Kalah dari Darwin Nunez
4 Pemain Terbaik Manchester United Musim Ini: Ada Casemiro
Juventus Kena Kasus, Cristiano Ronaldo Siap Bersaksi dalam Persidangan
4 Rekrutan Roy Hodgson di Liverpool, Bagaimana Nasibnya?
6 Opsi untuk Frank Lampard Setelah Dipecat Everton: Latih Mantan Klub atau Jadi Pundit?
5 Calon Penerus Jordan Henderson di Liverpool, Ada Jude Bellingham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

