7 Legiun Asing Brasil di Manchester United, Siapa yang Terbaik?
Gia Yuda Pradana | 19 April 2020 09:41
Bola.net - Sepanjang sejarahnya, Manchester United (MU) cukup identik dengan pemain-pemain non-Inggris. Dari semua legiun asing yang pernah memperkuat MU, termasuk di antaranya adalah mereka yang berasal dari Brasil.
MU memang kerap mencari talenta-talenta dari Amerika Selatan, seperti Argentina, Uruguay, hingga Brasil. Namun, rekam jejak sejarah menunjukkan bahwa MU kurang beruntung saat memakai jasa pemain-pemain asal Brasil.
Brasil sendiri dikenal sebagai gudangnya pemain berkualitas. Para pemain Brasil juga sudah terbiasa melanglangbuana ke berbagai liga ternama dunia, termasuk Premier League.
Tak sedikit pula pemain Brasil yang mendulang keberhasilan di klub-klub Eropa, seperti Ronaldo Nazario, Robinho, Rivaldo, Ronaldinho, dan Kaka.
Di Old Trafford, ceritanya berbeda. Hanya tujuh pemain Brasil yang tercatat pernah memperkuat MU, dan tak ada yang benar-benar istimewa.
Rodrigo Possebon
Rodrigo Possebon dianggap pemain berprospek tinggi ketika gabung Manchester United pada 2008. Namun, dia tak pernah benar-benar pulih dari tekel Emmanuel Pogatetz yang bikin syok di ajang Piala Liga.
Dia hanya tampil delapan kali bersama tim senior selama 2,5 tahun di Old Traford. Possebon kemudian kembali ke Brasil untuk memperkuat Santos pada 2010.
Sang gelandang baru-baru ini memperkuat klub Vietnam di Ho Chi Minh City, pada 2018. Namun, dia dilepas hanya sebulan setelah gabung klub tersebut.
Kleberson

Kleberson tiba di Old Trafford dari Atletico Paranaense 12 bulan setelah menjuarai Piala Dunia 2002 bersama Timnas Brasil. Saat itu, dia juga diminati beberapa klub besar Eropa lainnya.
Dia langsung mengalami cedera pada penampilan kedua bersama Setan Merah. Sang gelandang kemudian mencatatkan 28 laga lain dalam dua musim sebelum dilepas ke Besiktas.
"Di Manchester United saya mengalami momen-momen yang berat. Saya sering cedera dan sangat kesulitan. Itu momen yang sulit," kata Kleberson kepada Manchester Evening News pada 2019.
Andreas Pereira

Andreas Pereira hijrah ke Manchester United sejak berusia 16 tahun. Dia melakoni debut di tim utama saat Setan Merah keok 0-4 dari MK Dons pada 2014.
Sang gelandang sempat menjalani peminjaman selama dua musim di klub La Liga, Granada, sebelum kembali ke Old Trafford pada 2018.
Namun, sejak kembali Pereira belum juga menunjukkan kualitas yang istimewa. Kini, masa depannya menjadi tanda tanya sejak kedatangkan Bruno Fernandes pada Januari 2020.
Fabio Da Silva

Fabio berlabuh di Manchester United dari Fluminense pada 2008, berbarengan dengan saudara kembarnya, Rafael. Kedua pemain sempat digadang-gadang sebagai penerus Gary Neville dan Patrice Evra.
Meskipun dinilai punya prospek cerah di Old Trafford, Fabio gagal mengamankan posisi secara reguler di tim utama. Penyebabnya, Evra masih konsisten di sektor bek kiri.
Pemain Brasil itu membukukan 50 penampilan bersama Setan Merahh, termasuk pada final Liga Champions 2011 kontra Barcelona. Dia kemudian dijual ke Cardiff City pada 2014.
Fred

Fred awalnya menempati posisi lebih bawah pada daftar ini beberapa bulan lalu. Namun, sang gelandang menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa waktu terakhir sebelum kompetisi Premier League dihentikan karena pandemi virus corona.
Awalnya, Fred menjalani tahun pertamanya di United dengan buruk. Kini, dia menjadi salah satu pemain kunci Ole Gunnar Solskjaer dan mulai menunjukkan bukti mengapa layak dihargai 52 juta pounds saat MU merekrutnya.
"Dia cukup fantastis beberapa saat terakhir dan saya yakin masih bisa lebih baik lagi. Dia ingin terus berkembang, terus belajar, dan makin baik," kata asisten pelatih Manchester United, Michael Carrick di situs resmi klub.
Anderson

Anderson langsung moncer pada musim debutnya di Manchester United. Dia bahkan ikut menjadi pahlawan setelah mencetak gol saat adu penalti pada final Liga Champions 2008 kontra Chelsea.
Sayangnya, cedera merecoki kariernya di Old Trafford. Anderson jadi kesulitan mengeluarkan penampilan terbaiknya.
Meskipun demikian, selama delapan musim di Manchester United Anderson berhasil mengoleksi empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Rafael Da Silva
Rafael lebih sukses di Manchester United ketimbang saudara kembarnya, Fabio. Sejauh ini, dia juga bisa dianggap sebagai pemain Brasil terbaik di MU.
Dia mampu mengambil alih posisi bek kiri Setan Merah setelah Gary Neville pensiun.
Pemain Brasil itu membantu Red Devils memenangi tiga gelar Premier League, serta bisa mencuri hati suporter berkat gairah serta permainan agresifnya.
Setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Rafael kehilangan posisinya. Dia tak mendapat kepercayaan dari David Moyes dan Louis van Gaal, kemudian dilego ke Lyon pada 2015.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 19 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Karier Kepa di Chelsea: Beban Harga dan Ekspektasi Samai Pendahulunya
- Andai Jadi Beli Newcastle, Pangeran Salman Pimpin Ranking Kekayaan 20 Pemilik Klub Premier League
- De Bruyne Sempat Cemas Istri dan Anaknya Terinfeksi Virus Corona, Begini Kisahnya
- Dari Thierry Henry Hingga CR7, Ini Daftar Pemain dengan Gol dan Assist Terbanyak di Era EPL
- Maurizio Sarri, Pelatih Dingin yang Bisa Membuat Pemain Chelsea Menangis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool vs Marseille: Dominik Szoboszlai Cetak Gol Free Kick Cerdik
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:39
-
Man of the Match Juventus vs Benfica: Khephren Thuram
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:31
-
Man of the Match Bayern Munchen vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:10
-
Man of the Match Marseille vs Liverpool: Alisson Becker
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:04
-
Man of the Match Slavia Praha vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:57
-
Man of the Match Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:16
-
Hasil Atalanta vs Bilbao: Comeback Dramatis, Athletic Menang 3-2 di Bergamo
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:45
-
Hasil Newcastle vs PSV: The Magpies Tampil Perkasa Menang Tiga Gol Tanpa Balas
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:24
-
Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Drama Enam Gol, Blaugrana Menang 4-2 di Praha
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:20
-
Hasil Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo Bawa The Blues Raih Kemenangan Tipis
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Hasil Bayern vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane Jadi Pembeda di Allianz Arena
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







