9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Richard Andreas | 23 Februari 2026 19:54
Bola.net - Mohamed Salah berusaha menyamarkan kekecewaan dengan senyuman. Namun, fakta di lapangan tak bisa disembunyikan ketika ia ditarik keluar 12 menit sebelum laga usai melawan Nottingham Forest.
Pergantian itu menandai sembilan pertandingan liga beruntun tanpa gol bagi penyerang asal Mesir tersebut. Sepanjang kariernya bersama Liverpool, Salah belum pernah mengalami paceklik selama ini.
Ironisnya, momen penentuan laga justru terjadi saat Salah sudah berada di bangku cadangan. Di menit-menit akhir, Liverpool menemukan gol kemenangan yang sangat krusial dalam persaingan papan atas.
Paceklik Terpanjang dan Tanda Penurunan

Salah sempat memberi tos singkat kepada pelatih Arne Slot saat berjalan ke tepi lapangan. Namun, ketika Liverpool akhirnya memecah kebuntuan, ia hanya bisa menyaksikan dari luar lapangan.
Ada satu momen yang terasa mencerminkan situasinya saat ini. Di babak kedua, Neco Williams terpeleset dan memberi Salah ruang untuk berlari ke belakang pertahanan.
Musim lalu, situasi serupa hampir pasti berujung gol atau setidaknya tembakan tepat sasaran. Kali ini, Williams mampu mengejar dan memperlambat Salah hingga Murillo datang membersihkan bola, selaras dengan performa Salah yang kehilangan ledakan terbaiknya.
Gol Dramatis dan Pengakuan Slot

Segalanya terjadi di menit-menit akhir. Alexis Mac Allister sempat dua kali mengira dirinya mencetak gol kemenangan bagi Liverpool.
Percobaan pertama dianulir setelah VAR menilai sapuan Ola Aina mengenai siku Mac Allister sebelum bola masuk. Namun, pada kesempatan kedua, gelandang Argentina itu tak terbendung setelah Murillo gagal menyapu bersih bola.
Slot bahkan mengakui timnya beruntung. “Rasanya ini pertama kalinya musim ini kami sedikit beruntung,” kata Slot.
“Babak pertama sangat buruk, yang terburuk sejauh ini menurut saya, meski kami bertahan di kotak penalti dengan sangat baik. Hasil imbang akan menjadi hasil yang adil.”
Dampak Klasemen dan Akhir Tragis Forest
Gol Mac Allister membuat Liverpool memangkas jarak dengan Aston Villa dan Chelsea dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Sementara itu, Forest harus menelan kekalahan pahit meski tampil lebih dominan sepanjang laga.
Forest kini hanya terpaut dua poin dari zona degradasi. Kekalahan ini juga menjadi awal yang berat bagi Vitor Pereira dalam laga liga pertamanya sebagai pelatih.
Pelatih asal Portugal itu menilai Hugo Ekitike seharusnya dihukum offside dalam proses gol penentu, meski sang pemain tidak menyentuh bola saat Dominik Szoboszlai mengirimkan umpan silang. Bagi Forest, hasil ini terasa sangat kejam setelah kerja keras sepanjang pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




