'Abramovich Tak Pernah Pengaruhi Manajer Chelsea'
Editor Bolanet | 24 September 2013 07:26
- Roman Abramovich adalah sosok sentral yang membawa menjadi salah satu tim yang disegani di Inggris dan juga Eropa saat ini. Melalui kucuran dana yang berlimpah, pria asal Rusia tersebut secara konsisten menjaga kualitas skuat The Blues hingga bisa selalu kompetitif di level tertinggi.
Meskipun begitu, Abramovich juga dikenal sebagai sosok yang memiliki standar tinggi mengenai prestasi. Tak sedikit manajer yang menangani Chelsea hanya seumur jagung karena prestasi yang tidak sesuai harapan maupun performa yang jeblok.
Sejak mengakuisisi klub sepuluh tahun yang lalu, Abramovich total telah melakukan 11 pergantian pelatih. Rumor berkembang di Inggris bahwa pria berusia 46 tahun tersebut kerap kali ikut campur dan memberi tekanan dalam sejumlah pengambilan keputusan yang seharusnya menjadi wewenang manajer.
Menanggapi hal tersebut, salah satu eks manajer Chelsea di tahun 2007-08, Avram Grant mengemukakan bantahannya.
Tidak, dia tidak pernah melakukannya dengan saya. Saya pikir begitu pula dengan para manajer yang lain. Kabar tersebut tidak benar, jawab pelatih berusia 58 tahun tersebut.
Abramovich telah mengeluarkan uang yang banyak di Chelsea, jadi ia berhak mengemukakan pendapatnya. Tapi pada akhirnya keputusan akhir tetap berada di tangan manajer.
Lebih lanjut, pria asal Israel tersebut menyebut bahwa Abramovich adalah sosok yang mengerti sepakbola dan kerap kali berdiskusi dengan manajer dan juga direktur eksekutif klub.
Ketika kami bicara tentang sepakbola, ia akan mengutarakan pendapatnya, begitu juga dengan direktur eksekutif. Namun tetap saja keputusan akhir menjadi hak manajer sepenuhnya.
Saya telah cukup lama mengenalnya dan ia tak pernah menentang keputusan saya. Jika seorang manajer berkata 'saya tak ingin pemain ini', maka ia juga tak akan membelinya, tutup Grant. [initial]
Baca Juga:
Meskipun begitu, Abramovich juga dikenal sebagai sosok yang memiliki standar tinggi mengenai prestasi. Tak sedikit manajer yang menangani Chelsea hanya seumur jagung karena prestasi yang tidak sesuai harapan maupun performa yang jeblok.
Sejak mengakuisisi klub sepuluh tahun yang lalu, Abramovich total telah melakukan 11 pergantian pelatih. Rumor berkembang di Inggris bahwa pria berusia 46 tahun tersebut kerap kali ikut campur dan memberi tekanan dalam sejumlah pengambilan keputusan yang seharusnya menjadi wewenang manajer.
Menanggapi hal tersebut, salah satu eks manajer Chelsea di tahun 2007-08, Avram Grant mengemukakan bantahannya.
Tidak, dia tidak pernah melakukannya dengan saya. Saya pikir begitu pula dengan para manajer yang lain. Kabar tersebut tidak benar, jawab pelatih berusia 58 tahun tersebut.
Abramovich telah mengeluarkan uang yang banyak di Chelsea, jadi ia berhak mengemukakan pendapatnya. Tapi pada akhirnya keputusan akhir tetap berada di tangan manajer.
Lebih lanjut, pria asal Israel tersebut menyebut bahwa Abramovich adalah sosok yang mengerti sepakbola dan kerap kali berdiskusi dengan manajer dan juga direktur eksekutif klub.
Ketika kami bicara tentang sepakbola, ia akan mengutarakan pendapatnya, begitu juga dengan direktur eksekutif. Namun tetap saja keputusan akhir menjadi hak manajer sepenuhnya.
Saya telah cukup lama mengenalnya dan ia tak pernah menentang keputusan saya. Jika seorang manajer berkata 'saya tak ingin pemain ini', maka ia juga tak akan membelinya, tutup Grant. [initial]
Baca Juga:
Mourinho Tak Punya Starting Line Up Andalan di Chelsea
Gullit Ragukan Mourinho di Chelsea
Lagi, Eks Manajer Chelsea Pertanyakan Tersingkirnya Juan Mata
Mourinho Tantang Pemain Cadangan Buktikan Diri di Piala Liga
(bbc/mri)TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








