Al-Duhail Lebih Baik untuk Mandzukic ketimbang Manchester United, Ini Alasannya
Aga Deta | 26 Desember 2019 08:54
Bola.net - Mario Mandzukic sudah resmi meninggalkan Juventus dan bergabung dengan klub Liga Qatar, Al-Duhail. Dengan demikian, Mandzukic tidak akan datang ke Manchester United.
Rumor kepindahan Mandzukic ke Old Trafford mencuat sejak bursa transfer musim panas 2019. Striker asal Kroasia itu disebut menjadi opsi potensial untuk menyelamatkan lini depan Setan Merah.
Sayang, negosiasi yang dilakukan manajemen MU dan Juventus tak menemui titik terang. Jelang pembukaan bursa transfer musim dingin Januari 2020, nama Mario Mandzukic kembali dikait-kaitkan dengan Manchester United.
Namun, rumor hanya sebatas rumor. Striker berusia 33 tahun itu justru meneken kontrak bersama klub asal Qatar, Al Duhail. Keputusan Mandzukic itu cukup mengagetkan dan terkesan terburu-buru.
Bursa transfer musim dingin 2020 baru dibuka pada Januari. Sejauh ini, beberapa klub elite Eropa juga menaruh minat untuk Mario Mandzukic.
Namun keputusan pemain andalan Timnas Kroasia untuk meneken kontrak bersama Al-Duhail dinilai cukup cerdas dan beralasan. Melansir dari Fox Sports, ini beberapa alasan masuk akal yang membuat Mario Mandzukic tegas meneken kontrak bersama Al Duhail.
1. Manchester United Fokus ke Erling Braut Haaland
Mario Mandzukic bukan satu-satunya pemain depan yang diincar Manchester United musim ini. Klub asal Ingris itu juga membidik talenta muda RB Salzburg, Erling Braut Haaland.
Jika melihat misi regenerasi yang diusung manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, sejak awal musim. Haaland menjadi sosok yang lebih potensial untuk Manchester United.
Usia Erling Braut Haaland masih muda yakni 19 tahun. Sementara Mario Manduzkic sudah menginjak 33 tahun.
2. Tak Ada Harapan di MU
Masih melansir dari sumber yang sama, masa depan Mario Mandzukic diprediksi tak cerah di Old Trafford. Marcus Rashford dan Mason Greenwood tampil cukup meyakinkan dalam beberapa pertandingan.
Itu artinya, MU memiliki talenta muda yang perlu dibina dan dikembangkan. Jika Mario Mandzukic masuk ke skuat Solskjaer, besar kemungkinan hanya dijadikan pelapis. Apalagi jika Erling Braut Haaland menyatakan siap bergabung bersama MU.
Kondisi tersebut tentu tidak baik bagi masa depan Mario Mandzukic. Pada musim 2019/20 saja, ia sudah tak mendapat jatah tampil di skuat Maurizio Sarri. Pergi ke klub asal Qatar menjadi pilihan cerdas yang bisa dilakukan. Di Al-Duhail, Mandukic bakal mendapat menit bermain yang cukup.
3. Harus Segera Pergi dari Juventus
Ketertarikan Manchester United kepada Mario Mandzukic hanya sebatas rumor. Sampai saat ini, MU belum juga melayangkan tawaran resmi kepada manajemen Juventus.
Situasi itu juga menjadi alasan mengapa Mandzukic cukup tegas untuk menerima pinangan klub asal Qatar. Mario Mandzukic disebut sudah tidak betah berlama-lama di Juventus.
Maurizio Sarri disebut tak menginginkan striker jangkung itu berada di skuatnya lagi. Pada musim 2019/20, Mandzukic belum diberi menit bermain oleh sang allenatore.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 25 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




