Alasan Emosional Nicky Butt Tolak Enzo Maresca Gantikan Amorim: Saya Fans MU, Bukan Man City!
Afdholud Dzikry | 6 Januari 2026 08:19
Bola.net - Legenda Manchester United, Nicky Butt, mengeluarkan ancaman serius terkait bursa manajer baru di Old Trafford. Ia bersumpah akan mengembalikan tiket terusan miliknya jika klub nekat menunjuk Enzo Maresca.
Kekosongan kursi pelatih usai pemecatan Ruben Amorim membuat rumor liar berhembus kencang. Nama Enzo Maresca, yang juga baru kehilangan jabatannya di Chelsea, mendadak masuk dalam bursa favorit.
Situasi ini memicu perdebatan panas di kalangan para mantan pemain Setan Merah. Paul Scholes sempat melontarkan nama pelatih asal Italia itu sebagai kandidat potensial dalam sebuah diskusi.
Namun, Nicky Butt langsung bereaksi keras. Ia menolak mentah-mentah ide tersebut bukan karena kemampuan taktis, melainkan karena latar belakang Maresca yang dianggap "haram".
Sentimen Anti-City yang Kental
Dalam acara The Good, The Bad and The Football, Scholes menilai waktu pemecatan Maresca dan Amorim yang berdekatan bisa jadi bukan kebetulan. Namun, Butt segera memotong pembicaraan dengan pernyataan menohok.
Ia menegaskan bahwa merekrut sosok yang pernah menjadi bagian penting dari Manchester City adalah sebuah kesalahan fatal bagi identitas klub.
"Jika Maresca masuk - saya menyukainya sebagai pelatih, sungguh - dengan latar belakangnya itu, saya akan mengembalikan tiket terusan saya," tegas Nicky Butt.
Scholes sempat mempertanyakan sikap rekannya itu. Namun, Butt memiliki alasan prinsipil yang tak bisa ditawar soal rivalitas sekota.
Menolak 'Biru' di Old Trafford
Butt merasa Old Trafford kini terlalu banyak diisi oleh orang-orang jebolan Etihad Stadium. Ia menyinggung keberadaan Omar Berrada dan Jason Wilcox di jajaran manajemen saat ini.
Menambah satu lagi eks Manchester City di kursi manajer adalah hal yang tak bisa diterima oleh akal sehatnya sebagai fans sejati United.
"Anda salah mengerti saya. Saya tidak bisa duduk di sini dan bicara soal filosofi serta DNA Man United, lalu berkata, 'Wah saya ingin Maresca, orang eks Man City'. Lalu Anda punya Omar Berrada dan Jason Wilcox," jelas Butt dengan nada tinggi.
"Saya tidak peduli seberapa besar kesuksesannya. Anda lupa dari mana saya berasal. Semua orang adalah penggemar City. Saya penggemar Man United dan saya tidak bisa menerimanya," lanjutnya emosional.
Maresca dan Koneksi The Citizens
Ketidaksukaan Butt memang beralasan jika melihat rekam jejak Maresca. Pelatih berusia 44 tahun itu pernah menangani skuad muda (Elite Development Squad) Manchester City pada 2020-2021.
Setelah sempat ke Parma, ia kembali ke City pada 2022 sebagai asisten Pep Guardiola sebelum akhirnya sukses di Leicester.
Bahkan, Maresca sempat dikabarkan menjalin komunikasi dengan City untuk menjadi suksesor Pep Guardiola saat ia masih melatih Chelsea. Koneksi inilah yang membuat Butt alergi.
Neville Minta Hentikan Eksperimen
Di sisi lain, Gary Neville menyoroti aspek teknis dan filosofis dalam pencarian manajer baru. Ia mendesak manajemen untuk berhenti melakukan eksperimen taktis yang membingungkan.
Neville melihat kegagalan sistem tiga bek Amorim sebagai bukti kesalahan rekrutmen dan ketidakcocokan gaya main. Ia merindukan sepak bola menyerang yang menjadi ciri khas United.
"Eksperimen harus dihentikan. Ada video sangat bagus di daring di mana Bobby Charlton berbicara tentang apa itu Man United sebagai klub sepak bola," ujar Neville kepada Sky Sports.
"Sepak bola yang penuh petualangan dan mengasyikkan, memainkan pemain muda, menghibur penonton. Man United harus mengambil risiko dan memainkan sepak bola menyerang," tambahnya.
Neville menekankan pentingnya merekrut pelatih yang benar-benar paham DNA klub, seperti halnya Barcelona atau Ajax yang memegang teguh identitas mereka.
"Man United harus menunjuk manajer yang sesuai dengan DNA klub mereka. Ajax tidak akan pernah berubah untuk siapa pun, Barcelona tidak akan pernah berubah untuk siapa pun," tutup Neville.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




