Alonso: VAR Bikin Bingung!
Richard Andreas | 10 Januari 2019 10:40
Bola.net - - Marcos Alonso mengklaim bahwa VAR telah menimbulkan kebingungan ketika Chelsea takluk 0-1 dari Tottenham Hotspur di leg pertama semifinal Carabao Cup, Rabu (9/1) dini hari WIB kemarin. Dia merasa teknologi itu memang membantu, tapi harus diterapkan dengan benar.
Keputusan VAR itu memang kontroversial. Hakim garis juga dinilai telah membuat kesalahan karena mengangkat bendera ketika Harry Kane berlari melewati barisan bek Chelsea, wasit menilai Kane berada dalam posisi offside.
Kemudian, wasit Michael Oliver, menunjuk titik putih setelah melihat Harry Kane dijatuhkan kiper The Blues, Kepa Arrizabalaga di kotak terlarang setelah melihat VAR. Namun, keputusan itu mengundang reaksi keras lantaran Kane dianggap telah berada di posisi offside sebelumnya.
Polemik VAR inilah yang disayangkan Alonso. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Membingungkan
Kesalahan sebenarnya terletak pada hakim garis. Seharusnya dia tak mengangkat bendera offside jika ragu-ragu dan membiarkan permainan berjalan. Jika hakim garis mengangkat bendera, konsentrasi bek-bek Chelsea terpecath dan secara tak sadar mereka akan mengurangi kecepatan dan mengendurkan kewaspadaan mereka.
"Mungkin [kami] tidak beruntung karena mereka cuma punya satu peluang dan itu terjadi karena hakim garis, VAR. Ketika melihat video itu tampak offside, dan hakim garis telah berhenti berlari serta mengangkat bendera, jadi kami semua berhenti," ujar Alonso kepada Evening Standard.
"Wasit berkata bahwa mereka sudah menjelaskan kepada kami tetapi saya pikir mereka mungkin belum menjelaskannya pada hakim garis, karena dia berhenti, dan saya pikir jika ada keraguan apakah itu offside atau tidak, dia akan terus berlari."
Mengubah Situasi

Menurut Alonso, faktor pergerakan hakim garis itu jelas mengubah situasi. Sebab, bek-bek Chelsea dan kiper Kepa Arrizabalaga mungkin memutusan gerakan mereka berdasarkan bendera hakim garis tersebut.
"Hakim garis berhenti. Saya pikir jika kami harus menunggu VAR, seharusnya dia terus berlari. Namun, dia berhenti di tengah larinya dan itu cukup membingungkan ketika dia berhenti untuk mengangkat bendera tetapi kami harus terus berlari."
"Saya kira hal itu mengubah banyak hal, sebab mungkin Kepa seharusnya bisa berlari menjemput bola lebih cepat, atau mungkin sebagi bek anda harus berlari cepat, tapi kami semua berhenti karena hakim garis berhenti," tandas Alonso.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang rekor yang mungkin akan dipecahkan oleh Lionel Messi pada tahun 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













