Amorim Frustrasi Pertahanan Bobrok, Tapi Legenda MU Justru Girang Lihat Barisan Penyerang Manchester United
Editor Bolanet | 16 Desember 2025 14:52
Bola.net - Manchester United memang gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Bournemouth. Namun, ada sisi positif yang membuat Gary Neville dan Michael Carrick tersenyum lebar.
Dua legenda klub itu sepakat memuji performa lini serang Setan Merah. Barisan depan Man United dinilai tampil sangat menjanjikan meski laga berakhir imbang 4-4.
Ruben Amorim mungkin frustrasi melihat timnya membuang keunggulan di Old Trafford. Tapi secara permainan, taktik ofensifnya sukses membuat lawan keteteran.
Perubahan posisi Amad Diallo yang didorong lebih ke depan terbukti efektif. Manchester United kini memiliki kuartet serangan yang cair dan sulit dihentikan.
Pujian Setinggi Langit Neville

Gary Neville yang menjadi komentator laga tersebut dibuat terkesima. Ia memberikan kredit khusus kepada Matheus Cunha dan rekan-rekannya di lini depan.
Menurut Neville, bek Bournemouth dipaksa bekerja ekstra keras mengejar bayangan pemain United. Intensitas serangan The Red Devils dinilai sudah kembali ke level elit.
"Empat pemain depan benar-benar luar biasa bagi United, sungguh. Mereka telah melakukan semua yang ingin Anda lihat," ujar Neville kepada Sky Sports.
"Mereka tampil fantastis. Mereka benar-benar menekan dengan keras," tambah mantan kapten United tersebut.
Carrick Kagumi Fleksibilitas Taktik
Senada dengan Neville, Michael Carrick juga memberikan pandangan positifnya. Ia menyoroti betapa cairnya pergerakan empat pemain depan United tersebut.
Taktik Amorim dinilai berhasil menciptakan banyak peluang emas sejak babak pertama. Carrick mengaku sangat antusias melihat perkembangan signifikan ini.
"Kami berbicara sebelum laga tentang empat pemain depan United serta fleksibilitas dan kegembiraan mereka. Mereka sangat, sangat bagus di sebagian besar pertandingan," kata Carrick.
"Saya cukup bersemangat dengan apa yang saya lihat dari United malam ini. Ada lebih dari sekadar tunas-tunas hal positif," lanjutnya.
Revolusi Ineos Berbuah Manis
Ketajaman ini menjadi bukti suksesnya strategi transfer Ineos di musim panas 2025. Kedatangan Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha mengubah wajah tim.
Musim lalu lini depan MU dianggap tumpul dan tanpa harapan. Kini, mereka menjelma menjadi salah satu dari dua tim dengan serangan terbaik di liga.
Sayangnya, fokus total pada serangan menyisakan lubang menganga di sektor lain. Lini tengah dan pertahanan kini justru terlihat rapuh dan menjadi titik lemah.
Manajemen tampaknya sudah tahu apa yang harus dilakukan musim depan. Perbaikan total di sektor belakang wajib menjadi prioritas agar seimbang dengan lini depan yang sudah gahar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
Membela Gaya Bermain Arsenal: Yang Penting Akhiri Puasa Gelar EPL 22 Tahun
Liga Inggris 17 Maret 2026, 15:35
LATEST UPDATE
-
Starting XI Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Siapa Starter Utama?
Tim Nasional 18 Maret 2026, 17:09
-
Wakil Inggris di Liga Champions: Hanya Tersisa Arsenal di Babak 8 Besar?
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:28
-
Jika Liverpool Gagal ke Liga Champions, Selamat Tinggal Arne Slot!
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:15
-
Bukan 3 Gol, Harusnya 7! Drama Offside Warnai Duel City vs Madrid
Liga Champions 18 Maret 2026, 15:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28














