Andai Liverpool Punya Kreativitas Philippe Coutinho, Bisa Hindari Kalah Beruntun?
Richard Andreas | 5 Maret 2020 14:00
Bola.net - Dua kekalahan beruntun telah menunjukkan tanda-tanda kelemahan Liverpool. Pasukan Jurgen Klopp ini sungguh kuat, tapi kehilangan sentuhan magis dan kreativitas yang dahulu mereka miliki dalam diri Philippe Coutinho.
Pekan lalu, Watford menghadiahkan kekalahan pertama Liverpool di Premier League musim ini. Bermain di Vicarage Road, The Reds bermain buruk dan dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas.
Kekalahan itu mengecewakan, memupus harapan untuk menutup musim ini tanpa kekalahan. Lalu, Rabu (4/3/2020) kemarin, Liverpool kembali merasakan pahitnya kalah. Kali ini takluk 0-2 dari Chelsea dan tersingkir dari FA Cup.
Dua kekalahan ini mengecewakan, yang juga memberikan pelajaran bagi Jurgen Klopp dan timnya. Mungkinkah Liverpool butuh gelandang kreatif seperti Coutinho?
Lebih tepatnya: Mungkinkah Liverpool tertarik memulangkan Coutinho?
Digdaya Liverpool
Tidak ada yang bisa membantah kekuatan Liverpool musim ini. Mereka merupakan salah satu tim terkuat di Eropa, dengan lini serang mematikan dan pertahanan tangguh. Tidak aneh melihat Liverpool menang dengan skor besar.
Namun, mengutip Express, Liverpool sudah menunjukkan bahwa mereka tidak punya sentuhan kreatif ketika pertandingan berjalan sulit. Menghadapi tim-tim yang bertahan begitu rapi, Liverpool frustrasi karena tidak bisa menemukan solusi.
Kekalahan 0-1 di Wanda Metropolitano beberapa pekan lalu sudah jadi bukti. Atletico Madrid dikenal dengan ketangguhan pertahanan mereka, Liverpool jelas frustrasi, tidak bisa menemukan celah.
Butuh Coutinho
Pada saat itulah pemain seperti Coutinho bisa memberikan jawaban, setidaknya sudah terbukti bersama Liverpool beberapa tahun lalu. Hanya butuh satu momen, Coutinho bisa mengubah arah pertandingan.
Memang sentuhan itu hilang ketika dia bertualang di Barcelona dan sekarang di Bayern Munchen. Namun, gagasan pulang ke Liverpool selalu menarik. Masalahnya hanya di fans The Reds yang sudah telanjur kecewa.
Coutinho punya kebiasaan mencetak gol lewat tendangan jark jauh, punya kreativitas untuk menciptakan serangan. Sekarang, Liverpool tidak punya pemain seperti itu lagi.
Memang The Reds sudah sangat kuat, Klopp juga punya berbagai cara untuk memenangi pertandingan. Namun, ketika menghadapi tim seperti Atletico Madrid, Watford, atau Chelsea, sentuhan kreativitas jelas bisa jadi pembeda.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Siapa ya Kiper Terburuk Liverpool di Era Premier League? Apa Benar Lorius Karius?
- Jurgen Klopp Diminta Tidak Lagi Mainkan Adrian, Apa Alasannya?
- Liverpool Disebut Cuma Juara Premier League, Van Dijk: Trofi Kecil Ya?
- Curtis Jones Anggap Kritik untuk Liverpool Berlebihan dan Bikin Gila
- Liverpool Gagal Treble, Solskjaer: MU 1999 yang Terbaik!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













