Andai Saja 2 Tahun Lalu Manchester United Mendengarkan Saran Rio Ferdinand
Editor Bolanet | 4 September 2025 09:45
Bola.net - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, baru-baru ini mengungkap sebuah penyesalan besar. Menurutnya, keterpurukan klub pasca era Sir Alex Ferguson sebenarnya bisa dihindari.
Ferdinand meyakini hanya dengan dua rekrutan kunci, nasib Setan Merah bisa sangat berbeda. Sayangnya, klub justru melewatkan kesempatan emas tersebut pada musim panas 2023 lalu.
Dua pemain yang ia maksud adalah bintang timnas Inggris, Declan Rice dan Harry Kane. Keduanya dianggap memiliki karakter dan kualitas untuk mengubah arah Manchester United secara instan.
Analisis tajam Ferdinand ini seolah membuka kembali diskusi soal kebijakan transfer klub yang seringkali keliru. Mari kita bedah lebih dalam pandangannya mengenai apa yang seharusnya dilakukan United.
Satu Dekade Penuh Gejolak

Lebih dari satu dekade telah berlalu sejak Manchester United terakhir kali mengangkat trofi Premier League. Momen manis di musim 2012-13 itu kini terasa seperti kenangan yang sangat jauh.
Sejak kepergian Sir Alex Ferguson, Setan Merah seolah kehilangan arah dan identitasnya. Mereka tercatat hanya mampu finis di posisi empat besar sebanyak lima kali dalam 12 tahun terakhir.
Puncaknya adalah musim lalu, di mana United mencatatkan finis terburuk mereka dalam setengah abad terakhir. Klub terdampar di peringkat ke-15, sebuah aib yang sulit diterima para penggemar.
Padahal, selama periode tersebut, klub telah menghabiskan dana dalam jumlah masif untuk belanja pemain. Namun, banyak dari rekrutan mahal itu yang justru gagal total dan tidak memberikan dampak signifikan.
Blunder Terbesar Bernama Harry Kane

Rio Ferdinand tanpa ragu menunjuk satu momen spesifik sebagai kesalahan terbesar klub. Baginya, kegagalan merekrut Harry Kane adalah sebuah blunder fatal yang tak termaafkan.
Ia merasa Man United seharusnya bisa mendapatkan Kane jika mereka benar-benar serius. Kesempatan itu datang pada musim panas 2023, sebelum sang striker akhirnya pindah ke Bayern Munich.
"Saya pikir jika mereka membayar angka yang diinginkan Spurs, mereka akan mendapatkannya," kata Rio Ferdinand.
"Dan jika kita percaya itu, maka saya pikir jika itu tidak terjadi hanya karena selisih beberapa juta di sana-sini, saya pikir itu adalah keputusan yang mengerikan," sambungnya dalam podcast Rio Ferdinand Presents.
Resep Instan yang Terlewatkan

Namun, pandangan Ferdinand tidak berhenti pada sosok Harry Kane saja. Ia percaya ada satu nama lagi yang bisa menjadi tandem sempurna untuk mengubah mentalitas skuad, yaitu Declan Rice.
Kombinasi keduanya diyakini bisa memberikan dampak instan bagi Manchester United. Sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh tim yang sedang terpuruk dalam waktu lama.
"Saya sejujurnya berpikir, saya akan mengatakan ini dan saya yakin, jika United pergi dan mendapatkan Declan Rice dan Harry Kane di jendela transfer itu , Man United berada di tempat yang berbeda sekarang," tegas Ferdinand.
"Karena ini kembali ke lingkungan, kedua pemain itu mendorong sebuah lingkungan. Anda mendapatkan dua pemain yang merupakan tipe orang yang rendah hati, para profesional top," lanjutnya.
Realita Pahit di Old Trafford
Alih-alih mendengarkan saran implisit para legendanya, United memilih jalan yang berbeda. Pada musim panas 2023, mereka justru mendatangkan Rasmus Hojlund dan Mason Mount.
Sayangnya, realita tidak berjalan sesuai harapan. Hojlund kini harus dipinjamkan ke Napoli setelah dua musim yang sulit, sementara Mount baru mulai menemukan performa terbaiknya usai diganggu cedera.
Setahun berselang, uang sebesar £200 juta kembali digelontorkan untuk pemain baru. Namun, belanja besar itu justru berujung pada pemecatan manajer Erik ten Hag pada bulan Oktober.
Kini, di bawah arahan manajer baru Ruben Amorim, tugas berat menanti. Perjalanan Setan Merah untuk kembali ke tempat yang mereka inginkan tampaknya masih sangat panjang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58









