Andrew Robertson Akhirnya Blak-blakan Soal Penyebab Hancurnya Liverpool Musim Ini

Dimas Ardi Prasetya | 22 Mei 2026 17:08
Andrew Robertson Akhirnya Blak-blakan Soal Penyebab Hancurnya Liverpool Musim Ini
Bek Liverpool, Andrew Robertson, menendang bola dalam pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Musim 2025/2026 menjadi periode yang sangat mengecewakan bagi Liverpool. Setelah tampil dominan dan menjuarai Premier League musim lalu, kini The Reds justru terlempar dari persaingan papan atas.

Tim asuhan Arne Slot mengalami penurunan performa drastis di berbagai ajang. Mereka gagal mempertahankan gelar liga dan juga tidak mampu berbicara banyak di kompetisi lain.

Advertisement

Situasi Liverpool di klasemen sementara Premier League pun cukup memprihatinkan. Mereka kini berada di posisi kelima dengan koleksi 59 poin dari 37 pertandingan, bahkan hanya unggul tiga angka dari Bournemouth di bawahnya.

Banyak pihak mulai menilai Liverpool sebagai salah satu juara bertahan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Namun di tengah kritik yang terus berdatangan, Andrew Robertson mencoba menjelaskan alasan di balik keterpurukan timnya musim ini.

1 dari 3 halaman

2 Alasan Liverpool Merosot

2 Alasan Liverpool Merosot

Andy Robertson dan Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Liverpool sebenarnya tidak tinggal diam pada bursa transfer musim panas lalu. Mereka menggelontorkan dana mencapai 450 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang demi memperkuat skuad.

Beberapa nama besar seperti Hugo Ekitike, Florian Wirtz, Alexander Isak, Jeremie Frimpong, hingga Milos Kerkez direkrut dengan harapan membawa Liverpool tetap berjaya. Namun kenyataannya, proses adaptasi para pemain anyar tidak berjalan semulus yang dibayangkan.

Robertson menilai para pemain muda tersebut masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menunjukkan kualitas terbaik mereka. Selain itu, beberapa pemain lama Liverpool juga gagal mempertahankan level permainan seperti musim sebelumnya.

“Kami membeli pemain (musim panas lalu) yang membuat kami semua bersemangat, dan mereka semua akan memiliki karier yang luar biasa di Liverpool. Saya tidak ragu tentang itu. Tetapi mereka juga masih muda,” serunya, seperti dilansir Liverpool Echo.

“Saya telah melihat lebih dari cukup dalam latihan dan pertandingan serta sikap mereka bahwa mereka akan sukses. Tetapi telah menunjukkan bahwa mereka mungkin membutuhkan sedikit waktu. Dan kemudian beberapa pemain yang telah bermain di level yang sangat tinggi, kami belum bermain di level itu,” sambungnya.

“Jika Anda menambahkan semua itu, maka kami telah mengalami musim yang tidak konsisten dan itu adalah frustrasi besar bagi kami. Kami telah mencoba mencari konsistensi, kami telah mencoba mencari jawaban musim ini dan kami belum berhasil menemukannya.”

2 dari 3 halaman

Robertson Percaya Liverpool Akan Bangkit Lagi

Robertson Percaya Liverpool Akan Bangkit Lagi

Reaksi skuad Liverpool usai gawang mereka kebobolan di laga lawan Manchester United, Minggu (03/5/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Selain inkonsistensi performa, Robertson juga mengakui Liverpool terlalu mudah dikalahkan musim ini. Hal itu membuat mereka gagal bersaing di Premier League, Liga Champions, FA Cup, hingga EFL Cup.

Meski begitu, bek asal Skotlandia tersebut tetap percaya masa depan Liverpool masih sangat cerah. Ia merasa kualitas skuad The Reds masih cukup kuat untuk kembali meraih kesuksesan dalam waktu dekat.

Robertson juga menegaskan bahwa suasana ruang ganti Liverpool masih dipenuhi pemain-pemain berkualitas. Karena itulah, ia optimistis timnya mampu bangkit dan kembali berburu trofi pada musim depan.

"Dan kami terlalu mudah dikalahkan. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari itu, tetapi untuk masa depan Liverpool, saya percaya mereka memiliki lebih dari cukup pemain di ruang ganti untuk meraih lebih banyak prestasi lagi. Itulah yang saya inginkan, itulah yang diinginkan klub, itulah yang diinginkan semua orang," serunya.

"Saya percaya mereka bisa sukses lagi dan saya berharap itu terjadi musim ini, dan mungkin saya akan menambahkan satu atau dua trofi ke lemari trofi yang sudah cukup mengesankan. Tapi itu tidak ditakdirkan dan musim depan saya pikir mereka akan kembali berjaya. Sekarang, tahun ini tidak berjalan sesuai rencana karena berbagai alasan," ucap Robertson.

LATEST UPDATE