Antonio Conte Mengeluh di Tottenham? Harap Maklum, Sudah Sering Terjadi
Yaumil Azis | 25 Februari 2022 00:58
Bola.net - Antonio Conte kembali menarik perhatian publik dengan kata-katanya. Baru-baru ini, ia mengeluh karena hasil buruk yang diterima Tottenham di ajang Premier League.
Conte menerima pinangan Tottenham selang beberapa bulan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai nahkoda Inter Milan pada bulan November. Ia diharapkan bisa mengangkat prestasi klub yang tidak pernah menjuarai Premier League.
Tentu ini bukan proyek roro jonggrang. Tidak ada yang berharap Conte bakal membawa Tottenham juara di musim perdananya. Apalagi, pria asal Italia tersebut ditunjuk sebagai pengganti Nuno Espirito Santo di tengah kompetisi berjalan.
Walau terlihat lebih baik dibanding era kepelatihan Nuno Espirito Santo, Tottenham mengalami penyakit inkonsistensi yang cukup akut. Mereka bisa mengalahkan Manchester City di satu waktu, lalu kalah dari Burnley pada hari lainnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keluhan Antonio Conte
Conte menyadari bahwa dirinya dipanggil untuk membantu Tottenham keluar dari situasi keterpurukan. Namun sayangnya, ambisi personalnya berbeda dengan klub.
Apa yang terjadi kepada Tottenham sepertinya selaras dengan ekspektasi publik dan manajemen klub. Namun Conte sendiri merasa gelisah dengan itu, sebab ia tidak punya kata kalah di dalam kamusnya.
"Saya punya ambisi. Saya adalah orang yang berambisi. Saya benci kalah dan kami kalah, saya ulangi, empat dari lima laga terakhir. Dan buat saya, saya ulangi, itu tidak bisa diterima," kata Conte usai Tottenham dikalahkan Burnley.
"Saya tidak terima. Saya ingin memperbaiki situasi dan juga membuat penilaian dengan klub karena kalau kami begini terus, mungkin kami harus memperhatikan dengan seksama sebab di liga ini kami bisa finis di peringkat 10, 12, 13, dengan cara yang sama ketika saya tiba di sini, di posisi yang sama."
Semua Sudah Mengenal Conte
Conte memang dikenal blak-blakan jika situasi yang terjadi di klub tidak sesuai keinginannya. Ia tidak segan meninggalkan Inter Milan dan Juventus hanya karena perbedaan pandangan soal masa depan.
Kejadian sekarang bukan sesuatu yang mengejutkan lagi. Eks Inter Milan, Fernando Orsi, pun cukup maklum. Mungkin, pikir Orsi, Conte salah mengambil keputusan dan tergiur dengan kemewahan yang ditawarkan Tottenham.
"Mungkin Conte salah telah pindah ke sana. Dia tertarik oleh uang dan liga. Mungkin dia ke sana terlalu cepat, dan berpikir kalau Tottenham berada di level yang lebih tinggi," kata Orsi kepada Radio Radio.
"Kami mengenal Conte. Dia menembak ketika sesuatu tidak bekerja. Mungkin dia bisa memberikan dampak yang lebih besar ketika musim baru dimulai daripada ketika dia tiba di tengah kompetisi," pungkasnya.
(Radio Radio via Football Italia)
Baca juga:
Antonio Conte Indikasikan Menyerah Latih Tottenham?
Ironi Tottenham Asuhan Antonio Conte: Usai Kalahkan Man City, Malah Menyerah dari Burnley
Sindiran Conte untuk Kane: Bukan Legenda Jika Tanpa Trofi
Harry Kane Buka Peluang Gabung Manchester United
Ditanya Soal Derby London yang Paling Berkesan, Jawaban Terry Bakal Bikin Tottenham Naik Darah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
