Apa Itu Hairdryer Treatment ala Sir Alex Ferguson?
Aga Deta | 30 Maret 2025 14:45
Bola.net - Sepak bola adalah olahraga penuh emosi dan ketegangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada hasil pertandingan.
Seorang pelatih sering kali hanya bisa melihat dari tepi lapangan. Namun, ketika pemain tidak menjalankan instruksi dengan baik, amarah bisa meledak.
Beberapa pelatih memilih cara halus untuk menyampaikan kritik. Namun, ada juga yang menggunakan metode keras agar tim segera bangkit.
Salah satu metode paling terkenal adalah hairdryer treatment dari Sir Alex Ferguson. Metode ini kerap membuat para pemain Manchester United ketakutan.
Apa Itu Hairdryer Treatment?

Sir Alex Ferguson adalah salah satu manajer tersukses dalam sejarah sepak bola. Ia membawa Manchester United meraih banyak gelar, termasuk Liga Champions dan Liga Inggris. Namun, perjalanan menuju kejayaan itu tidak selalu mulus.
Dalam berbagai situasi sulit, Ferguson menggunakan hairdryer treatment untuk memotivasi pemainnya. Metode ini berupa luapan amarah yang disertai teriakan keras. Istilah hairdryer digunakan karena suaranya yang kencang dan panas, seperti udara yang keluar dari pengering rambut.
Banyak pemain Manchester United yang menjadi korban metode ini. Ferguson melakukannya bukan hanya karena marah, tetapi juga untuk mendorong pemain tampil lebih baik. Tak jarang, pendekatan ini justru membangkitkan semangat tim di babak kedua pertandingan.
Ferguson sendiri pernah berkata, "Saya hanya memberikan hairdryer treatment setengah lusin kali dalam 27 tahun." Namun, banyak pemain yang merasakan sebaliknya. Mereka mengaku sering menjadi sasaran ledakan emosinya di ruang ganti.
Pengalaman Pemain dengan Hairdryer Treatment

Beberapa pemain Manchester United mengungkapkan pengalaman mereka mendapat hairdryer treatment. Tim Howard, mantan kiper United, pernah mengalaminya setelah pertandingan melawan Arsenal. Meski tampil baik, ia tetap dimarahi Ferguson karena gagal mengantisipasi tendangan bebas Thierry Henry.
"Saya pikir saya sudah melakukan segalanya dengan benar, tapi Ferguson tidak setuju. Dia berteriak di ruang ganti, dan saat itu saya sadar, ‘Ini benar-benar nyata,’" kata Howard.
Patrice Evra juga pernah menjadi sasaran Ferguson. Ia dan rekan-rekannya dimarahi habis-habisan karena tidak turun dari bus untuk menyapa fans. Ferguson menganggap hal itu sebagai tindakan tidak menghormati pendukung yang telah menunggu mereka.
Bahkan Cristiano Ronaldo pernah menangis setelah dimarahi saat masih berusia 17 tahun. Para pemain lain kemudian meledeknya sebagai anak cengeng.
Insiden Ikonik dengan David Beckham

Momen paling terkenal dari hairdryer treatment terjadi pada David Beckham. Setelah Manchester United kalah dari Arsenal di Piala FA 2003, Ferguson tidak bisa menahan amarahnya.
Dalam insiden tersebut, sebuah sepatu yang ditendang Ferguson mengenai wajah Beckham. Akibatnya, Beckham harus menerima jahitan di atas matanya.
"Dia berjarak sekitar 12 kaki dari saya. Di antara kami ada deretan sepatu. David mengumpat. Saya bergerak ke arahnya, dan saat mendekat, saya menendang sepatu. Sepatu itu mengenainya tepat di atas mata," ungkap Ferguson.
Beckham yang marah sempat berusaha membalas, tetapi dicegah oleh rekan-rekannya. Ferguson kemudian berkata, "Duduklah. Kamu telah mengecewakan timmu. Kamu bisa berdebat sebanyak yang kamu mau."
Setelah insiden itu, hubungan Ferguson dan Beckham memburuk. Musim panas berikutnya, Beckham pindah ke Real Madrid, menandai akhir dari era emasnya di Old Trafford.
Sumber: Give Me Sport
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
-
Michael Carrick Bidik Dua Gelandang untuk Perkuat Manchester United
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:15
-
Dua Laga Imbang Tanpa Gol, Arsenal Lagi-Lagi Lewatkan Kesempatan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:01
-
Lawan Barcelona di Liga Champions Sudah Tidak Bermain Selama Lebih dari Sebulan
Liga Champions 19 Januari 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 16:27
-
Link Live Streaming Liga Champions 2025/26 Matchweek 7 di Vidio Pekan Ini
Liga Champions 19 Januari 2026, 16:23
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 16:18
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Tidak Ada Waktu untuk Larut dalam Kekecewaan, Arsenal!
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:33
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




