
Bola.net - Italia meraih kemenangan atas Luksemburg dalam laga uji coba yang menjadi momen spesial bagi banyak wajah baru di skuad Azzurri. Sebanyak 15 pemain menjalani debut senior mereka, sementara pelatih Silvio Baldini juga melakoni laga pertamanya sebagai pelatih sementara tim nasional Italia.
Baldini dipercaya memimpin Italia setelah pengunduran diri Gennaro Gattuso dan kegagalan tim mencapai Piala Dunia melalui jalur play-off. Dalam pertandingan tersebut, ia memilih memberikan kesempatan luas kepada para pemain muda untuk tampil di level internasional.
Meski berhasil mengawali tugasnya dengan kemenangan, Baldini menilai performa tim belum mencapai potensi terbaik yang dimiliki para pemainnya. Italia memang menciptakan sejumlah peluang, namun kesulitan mengubah dominasi menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Luksemburg.
Penampilan para debutan, evaluasi permainan tim, serta pengalaman pertama Baldini di bangku cadangan tim senior menjadi sorotan utama setelah laga tersebut.
Kekhawatiran Baldini di Tengah Banyaknya Debutan
Italia tampil dengan delapan pemain debutan sejak menit awal. Jumlah itu terus bertambah hingga mencapai 15 pemain yang memperoleh penampilan senior pertama mereka sebelum pertandingan berakhir.
Situasi tersebut membuat Baldini menyadari adanya risiko yang harus dihadapi. Meski begitu, ia tetap yakin timnya memiliki kualitas yang cukup untuk meraih hasil positif.
"Saya tahu para pemain ini punya kualitas, tetapi saya juga tahu ada risiko karena banyak dari mereka adalah debutan. Ada banyak orang Italia di sini yang menunjukkan betapa mereka mencintai tim nasional," kata Baldini kepada RAI Sport.
"Tidak ada yang bisa dianggap pasti, tetapi saya merasa semuanya akan berjalan sesuai harapan malam ini."
Keputusan memainkan banyak pemain muda sekaligus menjadi salah satu langkah pertama Baldini setelah dipromosikan dari tim Italia U-21. Ia akan kembali memimpin tim dalam laga berikutnya melawan Yunani.
Italia Menang, tetapi Permainan Dinilai Belum Maksimal
Secara keseluruhan, Italia mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Niccolo Pisilli bahkan sempat membentur mistar gawang melalui salah satu kesempatan terbaik yang dimiliki tim.
Namun, produktivitas serangan belum sesuai harapan. Italia dinilai masih kesulitan menembus pertahanan Luksemburg secara konsisten meski cukup sering menguasai permainan.
"Tim menciptakan beberapa pergerakan menyerang, tetapi mereka mampu melakukan jauh lebih baik lagi. Ada beberapa mekanisme yang terkadang bisa berjalan alami, tetapi pada babak pertama banyak pergerakan yang tidak dilakukan sehingga sulit menciptakan posisi mencetak gol," ujar Baldini.
Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa sang pelatih masih melihat banyak ruang perbaikan, terutama dalam koordinasi dan pergerakan pemain saat membangun serangan.
Tanggung Jawab sebagai Pelatih
Selain para pemain muda, laga ini juga menjadi debut Baldini di bangku cadangan tim senior Italia. Meski hanya berstatus pelatih sementara, momen tersebut menjadi pengalaman baru dalam karier kepelatihannya.
Menariknya, Baldini mengaku tidak terlalu memikirkan sisi emosional dari debut tersebut. Fokus utamanya justru tertuju pada bagaimana dirinya dapat membantu perkembangan para pemain yang dipimpinnya.
"Sejujurnya, saya memang agak aneh, tetapi ketika ada pertandingan saya jarang merasa emosional. Saya lebih merasakan kekhawatiran karena tidak ingin menjadi orang yang tidak berguna bagi para pemain ini," ujar Baldini.
"Seorang pelatih tidak boleh menjadi pembeda hanya karena memindahkan pemain ke sana atau ke sini, tetapi karena mengatakan apa yang perlu didengar pemain pada saat itu. Jika Anda mengatakan hal yang salah, Anda bisa merusak sesuatu dan mengganggu keseimbangan tim, jadi saya khawatir apakah saya benar-benar berguna bagi mereka," pungkasnya.
Setelah mengawali masa tugasnya dengan kemenangan atas Luksemburg, Baldini kini bersiap memimpin Italia dalam pertandingan berikutnya melawan Yunani sambil terus mengevaluasi perkembangan para pemain muda yang baru mendapatkan kesempatan di level senior.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 13 Agustus 2026 04:02Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
Editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 12:21Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 13 Agustus 2026 04:29Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
-
Liga Inggris 13 Agustus 2026 04:07Hasil Uji Coba: Manchester United Menang Adu Penalti atas Leeds United
-
Liga Champions 13 Agustus 2026 04:02Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
Liga Inggris 13 Agustus 2026 01:13Marcus Rashford Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United? Ini Situasi Terbarunya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 03:00KPK Buka Peluang Hadirkan Bukhori Yusuf di Sidang Korupsi Kuota Haji
-
Liputan6 13 Agustus 2026 02:00Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
-
Liputan6 13 Agustus 2026 00:06
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi Calon Hakim Agung
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:36MK Tegaskan Hanya Presiden dan Wapres yang Bisa Laporkan Penghinaan
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:15Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 12 Agustus 2026 21:56Nadiem Singgung Era Eks Jampidsus Febrie di Sidang Banding
MOST VIEWED
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322634/original/060059600_1786544734-IMG_3602.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2827786/original/043886600_1560420251-20190613-Kondisi-Gedung-MK-Jelang-Sidang-Perselisihan-Hasil-Pilpres-2019-TEBE-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322646/original/051037800_1786547740-73653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322639/original/062213800_1786546611-IMG_2944.jpg)
