Apa Lagi yang Harus Diperbaiki oleh Kai Havertz, Wahai Thomas Tuchel?
Yaumil Azis | 11 April 2021 06:07
Bola.net - Torehan gol dan assist dalam satu pertandingan sudah cukup menggambarkan kecemerlangan pemain Chelsea, Kai Havertz. Lantas, apa lagi yang harus diperbaiki pria asal Jerman tersebut di mata Thomas Tuchel?
Tuchel mengusung formasi 3-4-3 andalannya dan memainkan Havertz sebagai ujung tombak dari trio penyerang saat bertemu Crystal Palace di Selhurst Park dalam ajang Premier League, Sabtu (10/4/2021). Hasilnya, mereka menang dengan skor telak 4-1.
Kemenangan kali ini tidak bisa lepas dari jasa Havertz. Selain jadi pembuka kemenangan di menit ke-8, mantan penggawa Bayer Leverkusen itu juga membantu proses terciptanya gol kedua the Blues yang lahir dari aksi Christian Pulisic.
Penampilan gemilang ini seperti respon nyata dari Havertz. Seperti yang diketahui, ia tidak menjalani musim yang gemilang sejak tiba di Stamford Bridge pada tahun 2020 lalu. Sejumlah kalangan pun mengkritik Chelsea karena telah menghamburkan uang untuk sosok yang dianggap gagal seperti dia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Yang Bisa Diperbaiki dari Havertz
Pada akhirnya, Havertz membuktikan kalau dirinya hanya butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan iklim sepak bola di Inggris. Torehan gol dan assist dalam satu pertandingan menjadi bukti kalau dirinya bisa berkontribusi besar buat the Blues.
Usia Havertz sendiri masih terbilang muda, yakni 21 tahun. Jelas, Havertz masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Sebagai seorang pelatih, apa lagi yang harus diperbaiki oleh Havertz dari kacamata Tuchel?
"Dia masih bisa memperbaiki rasa lapar serta determinasinya. Dia memiliki kualitas yang luar biasa," kata Tuchel dalam Match of the Day.
"Dia bukan seorang pemimpin di tim ini dan memang tidak perlu menjadi seperti itu. Pergerakan larinya gemilang dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol," lanjutnya.
Harusnya Bisa Buat Banyak Gol
Tuchel kembali menegaskan kekecewaannya karena gagal melihat Havertz mencetak gol lebih banyak saat bertemu awak media Sky Sports. Tapi, bukan berarti mantan pelatih PSG itu kecewa dengan performanya secara keseluruhan.
"Saya tidak kecewa [dengan Kai Havertz] tapi dia seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Dia memiliki dua peluang emas untuk menyelesaikan pertandingan," ungkapnya.
"Dia memiliki kualitas yang absolut. Dia harus menunjukkan kualitasnya dan itulah salah satu tantangan yang harus dia lakukan," pungkasnya.
Menilik performanya di laga ini, nampaknya Tuchel akan kembali mengandalkan Havertz sebagai ujung tombak sewaktu Chelsea bertemu FC Porto di laga leg kedua perempat final Liga Champions. Laga tersebut akan dilangsungkan di Stamford Bridge pada Rabu (14/4/2021) mendatang.
(Match of the Day/Sky Sports)
Baca Juga:
Chelsea Sukses Kalahkan Crystal Palace, Netizen: P.U.L.I.S.I.C
5 Pelajaran Crystal Palace vs Chelsea: Ternyata, Kai Havertz Berguna Banget!
Man of the Match Crystal Palace vs Chelsea: Christian Pulisic
Erling Haaland Kemahalan, Chelsea Bidik Lautaro Martinez?
Hasil Pertandingan Crystal Palace vs Chelsea: Skor 1-4
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











