Apa yang Membuat Jurgen Klopp Jadi Sosok Ideal untuk Liverpool?
Yaumil Azis | 24 Juli 2020 14:39
Bola.net - Jurgen Klopp bisa dikatakan sebagai juru selamat Liverpool. Tidak ada yang mampu membawa the Reds menjadi juara Premier League selain dirinya dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Liverpool mengakhiri puasa gelarnya di Premier League musim ini. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil meraih torehan tersebut dengan mengungguli Manchester City selaku juara bertahan lebih dari 20 poin.
Itu bukan trofi perdana Jurgen Klopp untuk Liverpool. Sebelum ini, ia sudah mempersembahkan tiga trofi dari ajang berbeda. Menjuarai Liga Champions jadi prestasi terbaiknya sebelum mendapatkan piala Premier League.
Namun, apa sih yang membuat Jurgen Klopp bisa menjadi sosok spesial buat Liverpool? Sportskeeda memaparkan tiga alasan yang masuk akal. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini ya, Bolaneters.
Klopp Diberikan Waktu untuk Membangun Sistem

Tidak seperti kebanyakan pelatih lain yang dipecat setelah menuai serangkaian hasil buruk. Manajemen Liverpool tetap memberikan kepercayaan kepada Klopp meski gagal meraih trofi dalam tiga musim perdananya.
Liverpool tahu bahwa Klopp punya magis di tangannya. Setiap klub yang ditukangi pelatih berkebangsaan Jerman tersebut selalu mampu bangkit. Itu terjadi di klubnya yang sebelumnya, Borussia Dortmund.
Klopp berhasil membuat Dortmund menjadi salah satu pesaing terkuat Bayern Munchen di pentas Bundesliga. Bahkan, Die Borussien sanggup menjadi juara selama dua musim berturut-turut saat di tangannya.
Liverpool sadar bahwa Klopp membutuhkan waktu. Klub tersebut lantas tidak menuntutnya untuk memberikan trofi secepat mungkin. Lebih dari itu, Liverpool menginginkan Klopp membangun tim juara. Dan ia bisa melakukannya.
Klopp Mendiagnosa Kelemahan Tim dengan Baik

Ibarat sebuah puzzle, Klopp membentuk skuat pemenang dengan memasukkan beberapa nama ke dalam tim. Tentu tidak secara sembarangan. Ia hanya mempertimbagkan nama yang cocok dengan skemanya.
Setelah memiliki pondasi yang kuat dalam diri James Milner dan Jordan Henderson, Klopp mulai melanglang buana untuk mencari sosok pembeda. Sadio Mane dan Roberto Firmino merupakan bagian pertama.
Pada tahun 2017, ia mendatangkan Mohamed Salah untuk melengkapi pakem tiga penyerang. Ia menyadari kalau lini belakang pun butuh perhatian dan pada awal tahun 2018, ia berhasil mendatangkan Virgil van Dijk.
Kedatangan Van Dijk dirasa sudah cukup, namun ternyata tidak. Klopp tahu bahwa sektor penjaga gawang pun harus mengalami perubahan setelah Loris Karius melakukan aksi horor di final Liga Champions.
Alisson Becker pun melengkapi skuat pemenang Liverpool. Puzzle-nya telah komplit, hingga the Reds mampu menjadi juara Premier League hanya dengan mengeluarkan uang 10 juta euro saja pada awal musim.
Pandai Mendekatkan Diri dengan Pemain dan Fans

Dulu, banyak orang berpikir bahwa dalam sebuah tim harus ada hirarki. Untuk mempertegas hirarki tersebut, pelatih pun harus menjaga jarak hubungannya dengan para pemain agar rasa hormat di dalam skuat tetap ada.
Klopp menabrak batasan itu di Liverpool. Ia memangkas jarak dan menjalin hubungan seakrab mungkin dengan para pemainnya. Seperti yang ia lakukan bersama Dortmund beberapa tahun lalu.
Karena metode ini, para pemain pun jadi percaya dengan apapun skema yang diberikan olehnya. Sikap ramah Klopp juga membuat fans paham bahwa tim kesayangannya ada di tangan yang tepat.
Ia tidak menuntut rasa hormat dari berbagai kalangan hanya karena dirinya berada di posisi atas dalam hirarki klub. Tapi sebaliknya, Klopp memosisikan dirinya sebagai sosok idola yang dekat dengan lingkungan sekitarnya.
(Sportskeeda)
Baca Juga:
Klopp Ucapkan Kalimat Berisikan 9 Kata untuk Pemain Cadangan Liverpool, Apa Itu?
Ternyata Liverpool Sudah Punya Suksesor Jordan Henderson, Siapa Dia?
Kecewanya Liverpool Melihat Fans Berkerumun di Luar Stadion Anfield
Jurgen Klopp: Liverpool Juara Lagi Musim Depan? Itu Sangat Sulit!
Ketika Pemain Chelsea Terlihat Kecewa Kepada Kepa Arrizabalaga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



