Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Ari Prayoga | 19 Januari 2026 17:29
Bola.net - Arsenal kembali menghadapi kebuntuan di lini serang setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest pada lanjutan Liga Inggris akhir pekan kemarin.
Hasil ini menyusul laga sebelumnya kontra Liverpool yang juga berakhir dengan skor kacamata. Dua hasil seri 0-0 secara beruntun menjadi catatan yang jarang terjadi bagi The Gunners, terakhir kali mereka mengalaminya pada awal musim 2012/2013. Situasi ini tentu memicu kekhawatiran, mengingat persaingan papan atas semakin ketat.
Ironisnya, dalam dua pertandingan tersebut, Arsenal tampil dominan secara penguasaan dan pertahanan. Baik Forest maupun Liverpool tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Lini belakang tim asuhan Mikel Arteta tampil solid dan disiplin, namun masalah utama justru muncul di sektor penyerangan. Ketajaman yang diharapkan tak kunjung terlihat, membuat jarak poin dengan Manchester City berpotensi melebar hingga 11 angka, andai hasil lebih buruk menghampiri.
Eze Pantas Dapat Kritik
Nama Viktor Gyokeres kembali menjadi sasaran kritik. Striker yang didatangkan dengan ekspektasi besar itu tampil relatif senyap saat Arsenal membutuhkan gol.
Namun, menyederhanakan persoalan hanya pada Gyokeres jelas tidak adil. Ada problem yang lebih kompleks dalam struktur serangan Arsenal, termasuk soal pemanfaatan pemain kreatif seperti Eberechi Eze.
Eze direkrut dengan mahar besar untuk menjadi pembeda, pemain yang mampu memecah kebuntuan lewat kreativitas dan improvisasi. Ia diharapkan menjadi “joker” dalam skema Arteta, sosok yang bisa menghadirkan momen magis ketika permainan buntu.
Namun kenyataannya, peran Eze sejauh ini belum maksimal. Dalam laga melawan Forest, ia hanya mendapat kesempatan 11 menit dari bangku cadangan, sementara saat menghadapi Liverpool hanya bermain 12 menit. Waktu bermain yang sangat terbatas untuk pemain dengan kualitas dan reputasi sepertinya.
Minimnya menit bermain Eze tak lepas dari kembalinya Martin Odegaard. Sejak sang kapten pulih dari cedera pada akhir November, Eze semakin tersisih dari starting XI.
Nasib Eze di Arsenal
Dalam 10 laga Premier League sejak saat itu, ia hanya mengoleksi total 226 menit bermain. Bahkan, dalam empat pertandingan ia sama sekali tidak diturunkan. Kondisi ini kontras dengan perannya saat Odegaard absen, ketika Eze sempat tampil impresif sebagai playmaker utama.
Statistik Eze musim ini pun belum mencerminkan investasi besar Arsenal. Dari 17 laga liga, ia baru mencetak lima gol, dengan tiga di antaranya tercipta dalam satu pertandingan saat memborong hat-trick ke gawang Tottenham pada November lalu.
Dari sisi kreativitas, ia baru mencatatkan delapan peluang tercipta, angka yang sangat jauh dibanding musim sebelumnya bersama Crystal Palace, di mana ia menjadi salah satu kreator peluang paling produktif di liga.
Arteta Masih Percaya Eze

Arteta sendiri menegaskan tidak terlalu khawatir dengan situasi Eze. Pelatih asal Spanyol itu yakin performa terbaik sang pemain belum keluar dan tinggal menunggu waktu.
Namun tantangan terbesar Arteta adalah menemukan posisi yang tepat untuk Eze dalam sistemnya. Upaya memainkan Eze di sisi kiri belum sepenuhnya berhasil, sementara duetnya bersama Odegaard di lini tengah nyaris tak pernah dicoba karena dianggap berisiko mengganggu keseimbangan tim.
Situasi ini membuat Eze lebih sering diposisikan sebagai “finisher” dari bangku cadangan. Ironisnya, dalam dua laga terakhir saat Arsenal justru membutuhkan kreativitas tambahan, menit bermain Eze tetap sangat terbatas. Hal ini memunculkan tanda tanya besar terkait perannya ke depan, terlebih dengan jadwal padat yang menuntut rotasi pemain.
Nasib Eze di Timnas Inggris
Di luar kepentingan klub, masa depan Eze di level internasional juga ikut dipertaruhkan. Ia tampil cukup meyakinkan bersama timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel, bahkan sempat mencetak gol dalam beberapa laga internasional.
Namun persaingan di lini depan Inggris sangat ketat, dengan nama-nama seperti Cole Palmer kembali mencuri perhatian. Minimnya menit bermain di Arsenal bisa berdampak langsung pada peluang Eze masuk skuad Piala Dunia.
Laga tandang melawan Inter Milan di ajang Eropa bisa menjadi momentum bagi Eze untuk membuktikan diri. Dengan Arsenal menjalani rangkaian laga tandang yang padat, rotasi hampir pasti dilakukan. Kini, setiap kesempatan menjadi sangat berharga.
Bagi Eze, waktu untuk menunggu sudah habis. Ia harus segera menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dari proyek besar Arsenal, bukan sekadar pelapis di bangku cadangan.
Sumber: The Sun
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

