Arsenal 2019/20: Kilas Balik, Transfer, Pramusim, dan Prediksi
Richard Andreas | 5 Agustus 2019 12:30
Bola.net - Gagal menembus empat besar dalam tiga musim terakhir, Arsenal bakal berusaha menghentikan tren buruk itu pada musim 2018/19 nanti. Musim baru Premier League resmi bergulir akhir pekan ini (10/8/2019).
Pasukan Unai Emery ini bakal memulai musim baru dengan bertandang ke markas Newcastle, Minggu (11/8/2019). Laga itu sangat penting, The Gunners harus memulai dengan kemenangan untuk menemukan ritme permainan terbaik.
Musim ini merupakan musim kedua Unai Emery. Kinerja mantan pelatih PSG itu terbilang cukup memuaskan, meski faktanya Arsenal gagal mencapai semua target mereka pada musim 2018/19 lalu.
The Gunners gagal mengamankan empat besar Premier League dan hanya mampu menjadi runner-up Liga Europa. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Arsenal gagal bermain di Liga Champions.
Sebab itu, musim ini bakal jadi musim pembuktian Emery. Dia harus bisa mengembangkan kekuatan skuad dan memenuhi target klub. Perkembangan itu sudah dimulai dengan aktivitas di bursa transfer.
Bola.net mencoba merangkum persiapan Arsenal menjelang musim 2019/20 yang menantang. Mulai dari Kilas balik musim lalu sampai prediksi musim ini. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kilas Balik
Unai Emery menghadapi masalah yang nyaris serupa dengan Arsene Wenger. Pada musim pertamanya, dia tidak bisa membentuk skuad terbaik karena dana belanja yang terbatas.
Pada tahun pertamanya, dia mendatangkan Lucas Torreira, Bernd Leno, Sokratis Papastathopoulos, dan Matteo Guendouzi. Empat pemain yang diharapkan mampu melancarkan gaya bermain khas Emery.
Keempat pemain tersebut tampak menjanjikan - mungkin kecuali Sokratis. Torreira dan Guendouzi langsung membuktikan diri di lini tengah. Arsenal sudah lama memerlukan petarung seperti Torreira.
Leno langsung dipercaya menjadi kiper nomor satu Arsenal. Sokratis pun diberi kesempatan jadi pilihan inti, tapi performanya belum benar-benar gemilang.
Arsenal tampak melaju positif, tapi akhirnya membentur masalah besar: inkonsistensi. Entah mengapa, permainan Arsenal masih belum stabil. Mereka bisa menang 4-0 pada satu laga, lalu takluk 0-3 pada laga berikutnya.
Emery mengakui dan menyoroti langsung kekurangan ini. Dia menyadari pertahanan Arsenal belum cukup kuat, dan karena itulah pada akhirnya mereka gagal mencapai target musim lalu.
Bagaimanapun, kegagalan ini masih dimaklumi. Emery tidak dihakimi dan masih dipercaya mendapatkan kesempatan kedua.
Transfer
Menyadari kekurangan Arsenal, tentu Emery berusaha menyelesaikannya di bursa transfer. Dia sudah mendatangkan empat pemain sejauh ini, tapi hanya tiga yang bergabung dengan skuad.
Arenal mendatangkan penyerang muda Brasil, Gabriel Martinelli. Masih 18 tahun, Martinelli diduga tidak akan langsung bermain untuk tim inti.
William Saliba jadi pemain berikutnya. Dia dibeli dari Saint-Etienne dengan nilai 30 juata euro. Namun, Arsenal mengembalikan Saliba untuk musim ini, dan baru akan bergabung musim depan.
Dani Ceballos jadi transfer berikutnya. Sayangnya, Arsenal tidak bisa membeli Ceballos secara permanen. Mereka hanya meminjam pemain Real Madrid itu selama satu musim ini saja.
Lalu ada Nicolas Pepe, pemain paling anyar Arsenal. Dia mendarat dengan nilai transfer 80 juta euro, rekor baru untuk The Gunners. Pepe diyakini bisa menambah daya gedor Arsenal.
Pramusim

Menjelang musim baru, pramusim adalah salah satu ritual penting bagi klub mana pun, juga untuk Arsenal. Kali ini Unai Emery boleh sedikit puas, hasil pertandingan Arsenal cukup apik.
Arsenal menjalani tur Amerika Serikat pada pramusim kali ini. Mereka mengalahkan Colorado Rapids (16/7/2019) dengan skor 3-0 lalu melanjutkannya dengan mengalahkan Bayern Munchen 2-1 pada ajang International Champions Cup (ICC).
Setelahnya, Arsenal mengalahkan Fiorentina dengan skor telak 3-0. Laga terakhir ICC Arsenal melawan Real Madrid. Mereka bermain imbang 2-2 di waktu normal, tetapi takluk 2-3 di babak adu penalti.
Arsenal kemudian kembali ke London untuk menghadapi Lyon, sayangnya mereka takluk 1-2. Pasukan Unai Emery lalu terbang ke Camp Nou untuk berpartisipasi pada Joan Gamper Trophy melawan Barcelona (5/8/2019), mereka menyerah 1-2.
Prediksi
Musim 2019/20 Arsenal diprediksi tidak jauh berbeda dari musim lalu. Mereka masih akan menemui masalah yang sama: inkonsistensi.
Arsenal bak singa ganas di lini serang, tertapi lini pertahanan mereka rapuh. Masalah itulah yang seharusnya coba diselesaikan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini, tetapi nyatany Arsenal justru membeli penyerang dan gelandang.
Asa Arsenal terletak pada kecerdikan Emery meramu taktik yang tepat. Dia punya penyerang-penyerang mematikan dalam diri Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Nicolas Pepe. Juga gelandang serang seperti Mesut Ozil dan Dani Ceballos.
Formasi Arsenal masih belum pasti. Jika bermain dalam formasi 4-2-3-1, Aubameyang harus digeser ke sayap kiri, Lacazette tengah, dan Pepe di kanan. Masalahnya, formasi ini mengurangi potensi mencetak gol Aubameyang.
Alih-alih, Emery bisa mencoba menerapkan formasi 3-5-2. Formasi ini bakal membebaskan Aubameyang berduet dengan Lacazette, Pepe menyokong di sisi sayap, dan Ceballos sebagai kreator.
Sayangnya, formasi ini cukup rentan. Arsenal tidak punya bek sayap gesit yang bisa naik-turun lapangan sepanjang laga. Ini satu masalah lain yang harus diselesaikan Emery.
Bagaimanapun, Arsenal diprediksi bakal bersaing merebut empat besar. Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur sudah hampir pasti mengamankan tiga besar. Artinya, Arsenal mungkin harus bersaing dengan Manchester United untuk merebut satu spot sisa, sementara Chelsea kesulitan karena larangan transfer pemain.
Baca Juga:
- Unai Emery Isyaratkan Belanja Pemain Arsenal Belum Selesai
- Unai Emery Jelaskan Rencananya untuk Nicolas Pepe di Arsenal
- Kalahkan Arsenal 2-1, Barcelona Juara Trofeo Joan Gamper
- David Moyes Punya Dua Peringatan untuk Arsenal Perihal Kieran Tierney
- Van Persie Tahu Kenapa Alexis Sanchez Tak Sesukses Dirinya di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





