Arsenal 22 Tahun, Liverpool 30 Tahun: Man United Harus Menunggu Berapa Lama Lagi untuk Juara Premier League?

Richard Andreas | 21 Mei 2026 15:25
Arsenal 22 Tahun, Liverpool 30 Tahun: Man United Harus Menunggu Berapa Lama Lagi untuk Juara Premier League?
Pemain Manchester United, Matheus Cunha (tengah), merayakan gol bersama rekan setimnya dalam laga Premier League kontra Liverpool, Minggu (3/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Penantian panjang akhirnya berakhir untuk Arsenal. Klub asal London Utara itu resmi menjadi juara Premier League 2025/2026 setelah Manchester City hanya bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.

Gelar tersebut terasa sangat emosional bagi Arsenal. Sebab, mereka harus menunggu selama 22 tahun sejak terakhir kali menjadi kampiun Liga Inggris pada musim 2003/2004, era tim “Invincibles” racikan Arsene Wenger.

Advertisement

Penantian panjang seperti itu sebenarnya bukan hal baru di Premier League. Liverpool bahkan sempat menunggu 30 tahun untuk kembali menjadi juara liga sebelum akhirnya mengakhiri kutukan pada musim 2019/2020 di bawah Jurgen Klopp.

Kini, sorotan mulai mengarah kepada Manchester United. Klub tersukses di era Premier League itu sudah 13 tahun tidak merasakan gelar liga sejak terakhir juara pada musim 2012/2013, musim terakhir Sir Alex Ferguson sebelum pensiun.

Pertanyaannya sekarang sederhana, apakah MU akan segera menyusul Arsenal dan Liverpool, atau justru harus menunggu lebih lama lagi?

1 dari 5 halaman

Arsenal dan Liverpool Membuktikan Penantian Bisa Berakhir

Arsenal dan Liverpool Membuktikan Penantian Bisa Berakhir

Selebrasi Matheus Cunha dkk. dalam laga Manchester United vs Nottingham Forest, Minggu (17/5/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Arsenal sempat menjadi bahan olok-olok karena gagal juara selama dua dekade lebih. Mereka beberapa kali nyaris meraih trofi, tetapi selalu terpeleset di momen krusial.

Meski begitu, kesabaran itu akhirnya terbayar musim ini. Setelah tiga musim berturut-turut finis runner-up, tim asuhan Mikel Arteta akhirnya berhasil melewati garis finis lebih dulu. Gelar ini juga memperlihatkan bahwa proyek jangka panjang masih bisa berhasil di Premier League modern.

Liverpool punya cerita yang bahkan lebih dramatis. Klub Merseyside itu menunggu sejak 1990 untuk kembali menjadi juara Inggris. Banyak generasi fans tumbuh tanpa pernah melihat Liverpool mengangkat trofi liga.

Akan tetapi, investasi yang tepat, perekrutan pemain yang presisi, dan kestabilan proyek bersama Klopp akhirnya membawa mereka kembali ke puncak pada 2020.

Dua contoh itu menjadi pengingat bahwa klub sebesar apa pun tetap bisa mengalami masa paceklik panjang.

2 dari 5 halaman

Manchester United Sudah 13 Tahun Tanpa Gelar Liga

Manchester United Sudah 13 Tahun Tanpa Gelar Liga

Skuad Manchester United merayakan gol Luke Shaw ke gawang Nottingham Forest, Minggu (17/5/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

MU sebenarnya beberapa kali terlihat mendekati persaingan juara sejak ditinggal Ferguson. Namun, setiap momentum selalu berakhir gagal.

Pada musim 2020/2021 bersama Ole Gunnar Solskjaer, mereka finis 12 poin di belakang Manchester City. Lalu setahun kemudian justru anjlok dan tertinggal 35 poin dari puncak klasemen.

Hal serupa terjadi pada era Erik ten Hag. Setelah terlihat membaik di musim pertamanya, performa MU kembali runtuh pada musim berikutnya.

Karena itulah, banyak pihak di Inggris mulai melihat musim 2025/2026 sebagai titik yang berbeda.

Di bawah pelatih baru Michael Carrick, performa MU menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Dalam 16 pertandingan liga terakhir, mereka disebut menjadi tim dengan raihan poin terbaik di Premier League.

Carrick juga membawa nuansa baru di ruang ganti. Perekrutan pemain di era Ruben Amorim seperti Senne Lammens, Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko dianggap memberi fondasi yang lebih sehat dibanding proyek-proyek sebelumnya.

3 dari 5 halaman

Project 150 dan Target Juara Tahun 2028

Project 150 dan Target Juara Tahun 2028

Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (c) AP Photo/Dave Thompson

Di internal klub, manajemen INEOS ternyata sudah memiliki target yang sangat jelas.

CEO Omar Berrada meluncurkan “Project 150”, proyek yang menargetkan MU kembali menjadi juara liga pada tahun 2028, bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-150.

Target itu memang terdengar ambisius. Namun, kondisi Premier League saat ini dianggap lebih terbuka dibanding beberapa tahun lalu.

Musim lalu, Liverpool juara dengan 84 poin. Arsenal musim ini maksimal hanya bisa mencapai 85 poin. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding era dominasi Manchester City dan Liverpool ketika persaingan juara sering menembus 95 hingga 100 poin.

Selain itu, City juga akan memasuki era baru setelah dikabarkan Pep Guardiola pergi. Liverpool mulai dianggap mengalami penurunan, sementara Chelsea masih sulit diprediksi bersama Xabi Alonso.

Situasi itu membuat banyak pihak di Old Trafford percaya peluang untuk kembali bersaing sebenarnya mulai terbuka.

4 dari 5 halaman

MU Masih Punya Banyak Masalah

Meski ada optimisme, realitasnya MU tetap belum benar-benar membuktikan diri sebagai penantang gelar yang stabil.

Musim ini mereka memang membaik, tetapi jarak dengan Arsenal masih cukup besar. Dengan satu laga tersisa, MU tetap tertinggal 14 poin dari puncak klasemen.

Ada pula faktor lain yang membuat musim depan bakal lebih sulit. Kesuksesan MU musim ini banyak terbantu karena mereka hanya memainkan sekitar 40 pertandingan sepanjang musim.

Jika kembali ke Liga Champions musim depan, jumlah laga bisa bertambah hingga 20 pertandingan. Artinya, Carrick harus membuktikan bahwa timnya mampu bersaing di banyak kompetisi sekaligus, sesuatu yang belum teruji sejauh ini.

MU juga masih perlu membangun ulang lini tengah, terutama mencari penerus Casemiro dan menambah kedalaman skuad agar tidak mudah runtuh ketika jadwal mulai padat.

5 dari 5 halaman

Jadi, MU Harus Menunggu Berapa Lama Lagi?

Tidak ada jawaban pasti. Namun, jika melihat arah proyek saat ini, MU setidaknya mulai memiliki fondasi yang lebih jelas dibanding beberapa tahun terakhir.

Arsenal membutuhkan 22 tahun untuk kembali juara. Liverpool bahkan 30 tahun. MU kini memasuki tahun ke-13 tanpa gelar Premier League.

Apabila “Project 150” berjalan sesuai rencana dan target juara 2028 tercapai, maka MU akan mengakhiri puasa gelar setelah 15 tahun menunggu. Itu masih lebih cepat dibanding Arsenal maupun Liverpool.

Meski begitu, sejarah juga menunjukkan bahwa optimisme di Old Trafford sering berakhir dengan kekecewaan. Karena itu, musim 2026/2027 kemungkinan akan menjadi penentu apakah MU benar-benar sedang bangkit, atau hanya kembali menciptakan harapan palsu untuk para suporternya.