Enzo Maresca Menuju Man City, Chelsea Siap Tempuh Jalur Hukum, Ada Apa?

Enzo Maresca Menuju Man City, Chelsea Siap Tempuh Jalur Hukum, Ada Apa?
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Chelsea dikabarkan tengah menyiapkan langkah hukum terhadap Manchester City menyusul rumor kepindahan Enzo Maresca ke Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama mantan pelatih The Blues itu disebut menjadi kandidat kuat pengganti Josep Guardiola yang akan hengkang pada akhir musim 2025/2026.

Kabar bahwa Maresca adalah kandidat terkuat pengganti Guardiola sejatinya sudah muncul lama. Spekulasi tersebut semakin berkembang setelah performa Chelsea menurun drastis usai perpisahan mendadak dengan Maresca pada Januari lalu.

Manajemen klub merasa momentum tim rusak akibat kepergian sang pelatih di tengah persaingan musim yang masih berjalan.

Performa klub asal London Barat itu terus merosot setelah pergantian pelatih terjadi. Situasi tersebut membuat manajemen mencurigai adanya faktor eksternal yang memengaruhi komitmen Maresca sebelum meninggalkan Stamford Bridge.

Perselisihan yang semula tertutup kini berpotensi melebar ke ranah hukum dan menjadi konsumsi publik. Kasus ini mencakup dugaan komunikasi rahasia, tuntutan kompensasi, hingga potensi dampaknya bagi Manchester City.

Kronologi Keretakan Hubungan Maresca dan Chelsea

Kronologi Keretakan Hubungan Maresca dan Chelsea

Enzo Maresca saat berdiri di pinggir lapangan di laga Chelsea melawan Bournemouth di Liga Inggris, 31 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Kin Cheung

Suasana ruang ganti Chelsea sebenarnya sempat berjalan positif ketika tim berhasil menembus papan atas klasemen pada akhir November. Namun, kondisi berubah setelah kekalahan menyakitkan dari Arsenal. Setelah laga itu, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan liga berikutnya.

Ketegangan mulai terlihat sepanjang Desember ketika Maresca menunjukkan sikap yang tidak biasa. Pelatih asal Italia itu bahkan secara terbuka mengaku tidak mendapat dukungan penuh dari internal klub.

Puncak konflik terjadi setelah laga melawan Bournemouth pada akhir Desember saat Maresca menolak menjalani wawancara media. Sikap tersebut memicu kekecewaan besar dari jajaran petinggi klub. Chelsea juga mulai mencurigai adanya upaya memanfaatkan minat klub lain untuk menekan manajemen.

Maresca kemudian dituding sengaja memperbesar konflik demi membuka jalan menuju klub rival. Pada Januari, kedua pihak akhirnya resmi berpisah secara mendadak.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 24 Mei 2026
Sunderland Sunderland
22:00 WIB
Chelsea Chelsea
Premier League Premier League | 24 Mei 2026
Man City Man City
22:00 WIB
Aston Villa Aston Villa

Alasan di Balik Rencana Langkah Hukum Chelsea

Alasan di Balik Rencana Langkah Hukum Chelsea

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca saat melawan Atalanta di Liga Champions, 10 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Chelsea kini terus melakukan investigasi internal untuk mengungkap penyebab retaknya hubungan dengan Maresca. Laporan terbaru dari Telegraph menyebut gugatan ini dipicu dugaan komunikasi tanpa izin resmi klub.

Manajemen meyakini telah terjadi pembicaraan rahasia antara Maresca dan Manchester City saat ia masih melatih Chelsea. Dugaan komunikasi itu dinilai mengganggu fokus tim dan memengaruhi performa pemain di lapangan.

Klub asal London Barat tersebut merasa memiliki dasar yang cukup kuat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Mereka ingin membuktikan adanya hubungan langsung antara dugaan gangguan eksternal dan penurunan performa tim.

Chelsea berharap proses hukum dapat membuka detail negosiasi serta isi komunikasi yang terjadi di belakang layar. Langkah ini juga disebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada suporter. Manajemen menegaskan komitmennya menjaga integritas klub dari tindakan yang dianggap tidak profesional.

Peluang Kompensasi Besar dari Manchester City

Rencana gugatan Chelsea langsung memicu perhatian publik sepak bola Inggris. Berdasarkan laporan The Guardian, pihak yang dekat dengan Maresca mengakui Chelsea memiliki hak untuk menuntut kompensasi dalam jumlah besar.

Pemberian kompensasi sebenarnya bukan hal baru dalam sepak bola modern. Meski Maresca kini tidak lagi berstatus karyawan klub, Chelsea menilai peluang hukum untuk mengajukan tuntutan masih terbuka.

Co-owner Chelsea, Behdad Eghbali, juga telah memberikan pernyataan terkait polemik tersebut. Ia menegaskan manajemen tidak pernah berniat memecat Maresca dari posisinya saat itu. Namun, Eghbali menolak menjelaskan detail konflik demi menghormati proses hukum yang masih berjalan.

Jika Manchester City benar-benar menunjuk Maresca sebagai pelatih baru, proses hukum diperkirakan sulit dihindari. Persidangan tersebut berpotensi memengaruhi persiapan pramusim kedua klub besar Premier League itu.