Arsenal Butuh Bantuan Chelsea untuk Juara Liga Inggris, Kok Bisa?

Afdholud Dzikry | 6 April 2026 09:06
Arsenal Butuh Bantuan Chelsea untuk Juara Liga Inggris, Kok Bisa?
Dua bek Arsenal, Gabriel Magalhaes dan William Saliba bereaksi usai laga melawan Manchester City di Final Carabao Cup, 22 Maret 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Arsenal masih bertengger di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan sembilan poin. Namun, situasinya tidak lagi terasa seaman beberapa pekan lalu.

Dua kekalahan beruntun di ajang piala mulai memunculkan tanda tanya besar. Suasana di ruang ganti pun disebut-sebut ikut terpengaruh, terutama setelah hasil yang tidak sesuai harapan.

Advertisement

Kegagalan di final Carabao Cup lalu disusul tersingkirnya mereka dari FA Cup oleh Southampton jelas jadi pukulan. Di saat bersamaan, Manchester City justru sedang melaju kencang, termasuk saat menghajar Liverpool 4-0.

Perbandingan ini membuat momentum Arsenal sebagai kandidat juara sedikit goyah. Tekanan mulai terasa, apalagi kompetisi sudah memasuki fase krusial.

1 dari 3 halaman

Harapan pada Chelsea di Stamford Bridge

Harapan pada Chelsea di Stamford Bridge

Skuad Chelsea dalam laga versus PSG di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Situasi ini ikut disorot oleh mantan pemain Chelsea, Tony Cascarino. Ia menilai Arsenal tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri untuk mengunci gelar.

Menurutnya, hasil pertandingan tim lain—terutama Manchester City—akan sangat berpengaruh. Salah satu laga yang disorot adalah pertemuan City melawan Chelsea di Stamford Bridge.

"Saya pikir sangat penting bagi Chelsea yang akan menjamu City nanti untuk mendapatkan hasil demi membantu Arsenal," ujar Tony Cascarino kepada talkSPORT.

"Saya merasa mereka butuh sedikit lebih banyak bantuan dari tim-tim lain karena saya tidak melihat Arsenal bisa memenangkan setiap pertandingan," lanjutnya lagi.

2 dari 3 halaman

Keraguan Muncul di Momen Penting

Keraguan Muncul di Momen Penting

Selebrasi gelandang Arsenal, Eberechi Eze usai mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen pada leg kedua 16 besar Liga Champions, 18 Maret 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Meski sempat tampil konsisten sepanjang musim, Arsenal kini mulai terlihat goyah di momen penentuan. Cascarino menilai kondisi ini cukup mengkhawatirkan, terutama bagi para pendukung.

Ia menyebut, penurunan performa di fase akhir seperti ini bisa berdampak besar terhadap peluang juara. Apalagi, tekanan akan terus meningkat di setiap pertandingan.

"Saya rasa semua pendukung Arsenal akan merasa sangat terkejut dengan apa yang baru saja mereka saksikan hari ini," tambah Cascarino.

"Mereka telah memimpin sepanjang musim, namun terlihat sangat rentan pada periode kompetisi seperti sekarang tentu menjadi sebuah kekhawatiran besar bagi klub."

3 dari 3 halaman

Respon Mikel Arteta Usai Hasil Buruk

Respon Mikel Arteta Usai Hasil Buruk

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta usai laga melawan Brighton yang dimenangkan The Gunners 1-0, Kamis 5 Maret 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Mikel Arteta sendiri tidak menutup-nutupi rasa kecewanya. Kekalahan dari Southampton, yang ditentukan oleh gol telat Shea Charles, jadi pukulan yang sulit diterima.

Ia menilai timnya sebenarnya punya cukup peluang, tetapi gagal memaksimalkannya dengan baik.

"Kami memiliki momen-momen penting dan situasi di sekitar kotak penalti lawan yang tidak berhasil kami maksimalkan dengan cukup baik," ungkap Mikel Arteta usai laga.

"Kami juga harus menerima kenyataan bahwa kami tampil buruk saat bertahan di area kotak penalti sendiri, sesuatu yang biasanya kami lakukan dengan sangat baik," pungkas manajer asal Spanyol tersebut.

LATEST UPDATE