Arsenal vs Chelsea: Menang Sih, Tapi Ada yang Kurang dari The Gunners, Apa itu?
Afdholud Dzikry | 2 Maret 2026 09:55
Bola.net - Kemenangan Arsenal atas Chelsea nyatanya tak cukup memuaskan legenda Premier League, Yaya Toure. Tiga poin krusial di Emirates Stadium itu justru menyisakan tanda tanya besar terkait kualitas permainan The Gunners.
Laga derbi London pada Minggu (1/3/2026) malam WIB memang berakhir manis lewat skor 2-1. Gol William Saliba dan sundulan Jurrien Timber yang mengapit gol bunuh diri Piero Hincapie memastikan tim asuhan Mikel Arteta mengamankan poin penuh. Sayangnya, ada celah taktik yang terlihat sangat jelas di atas lapangan.
Baik Toure maupun legenda klub, Patrick Vieira, kompak menyoroti kebuntuan kreativitas skuad Meriam London. Absennya sang kapten, Martin Odegaard, dituding sebagai biang kerok mandeknya aliran bola dari lini tengah ke depan.
Kondisi ini membuat Arsenal dianggap bermain terlalu aman. Sebuah alarm bahaya yang wajib diwaspadai mengingat persaingan gelar juara semakin memanas usai Manchester City sukses membungkam Leeds United.
Kehilangan Sosok Jenderal Lapangan

Toure secara terang-terangan menyebut Arsenal kehilangan roh permainan mereka. Odegaard diketahui sudah absen sebagai starter dalam sembilan laga terakhir.
Cedera dan penurunan performa memaksa sang kapten menepi, memberi ruang bagi nama lain seperti Eberechi Eze. Namun, pergantian ini rupanya belum bisa menutup lubang kreativitas. Eks gelandang Manchester City itu merindukan umpan-umpan mematikan dari sang playmaker.
"Anda juga harus paham bahwa Martin Odegaard sang kapten adalah pemain yang brilian dan bagi saya dia adalah kehilangan besar," kata Toure.
"Dia bermain di antara lini, dia bergerak dengan sangat baik, saya menyukai tipe pemain seperti ini," tambahnya.
Menang Lewat Bola Mati Belum Cukup

Tentu saja Toure tidak menampik pentingnya kemenangan di laga krusial sekelas derbi. Hanya saja, sebagai penikmat sepak bola, ia berharap lebih dari sekadar mengandalkan gol lewat skema bola mati.
Pola serangan balik dan tusukan mematikan khas Arsenal seolah menghilang di hadapan pertahanan The Blues.
"Babak pertama lumayan, lumayanlah. Tapi saya merasa sedikit kecewa karena kami ingin melihat serangan dan peluang, tapi kami hanya melihat tiga gol dari bola mati," keluhnya.
"Untuk sebuah derbi, ini aneh. Menang hari ini jelas sangat penting bagi Arsenal, tapi sebagai penggemar saya ingin melihat lebih banyak," tegas Toure.
Kritik Tajam dari Sang Legenda

Sentimen serupa ternyata juga datang dari Patrick Vieira. Mantan kapten masa kejayaan Invincibles ini menyoroti ketidakmampuan barisan depan membongkar taktik defensif lawan.
Status elit sebagai pemuncak klasemen liga domestik dan Eropa seharusnya diimbangi dengan dominasi penuh di atas lapangan hijau. Apalagi mereka juga sudah menginjakkan kaki di partai final kejuaraan piala.
"Saya sedikit kecewa, tapi yang terpenting adalah menang," ucap Vieira.
"Ketika Anda berada di puncak klasemen Liga Champions, puncak klasemen Premier League, di final piala, ekspektasinya lebih tinggi. Anda mengharapkan lebih dari Arsenal ini," urainya lebih lanjut.
Beban Mental Puasa Gelar

Vieira lantas mencoba membedah alasan di balik permainan super hati-hati bekas timnya tersebut. Ia mencium ada tekanan psikologis hebat yang kini menghantui skuad Arteta.
Puasa gelar liga selama 22 tahun jelas bukan beban ringan. Tekanan inilah yang membuat para pemain ragu untuk mengambil risiko eksplosif seperti di awal musim.
"Mungkin ada sedikit keputusasaan dan stres karena mereka sangat ingin meraih hasil bagus sehingga Anda tidak berani mengambil risiko seperti di awal musim," analisa Vieira.
Kini, ujian mentalitas itu akan langsung mendapat tantangan baru. Rabu malam mendatang, Meriam London harus bertandang ke markas Brighton yang tengah on fire usai mencetak dua kemenangan beruntun atas Brentford dan Nottingham Forest.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


