Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Afdholud Dzikry | 9 Januari 2026 09:36
Bola.net - Arsenal gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Liverpool di Emirates Stadium, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Meski demikian, hasil imbang tanpa gol ini justru membawa The Gunners memperlebar keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Inggris menjadi 6 poin.
Laga berlangsung ketat dengan minim peluang emas. Pertahanan Arsenal tampil solid, sukses membuat Liverpool mati kutu tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang pertandingan.
Namun, di sisi ofensif, Arsenal juga gagal mengonversi dominasi menjadi gol kemenangan.
Satu poin ini memastikan Arsenal tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan positif ini diraih setelah melewati periode Natal dan Tahun Baru yang brutal, di mana tim harus bertanding dua kali dalam sepekan secara rutin.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tak menampik adanya rasa kecewa karena gagal menang di kandang. Namun, ia memilih melihat sisi positif dari mentalitas anak asuhnya.
Dominasi yang Tak Berujung Gol

Arteta menilai Arsenal seharusnya bisa mengunci kemenangan di babak pertama. Dominasi penguasaan bola dan ruang yang tercipta gagal dimanfaatkan menjadi gol.
“Kami kecewa karena kami ingin memenangkan pertandingan. Namun secara keseluruhan, dengan dominasi dan situasi yang kami ciptakan di babak pertama, kami seharusnya keluar sebagai pemenang. Itulah margin tipis dalam permainan ini,” ujar Arteta pasca laga.
Ia juga mengakui kualitas lawan yang dihadapi. Menghadapi tim sekelas Liverpool, dominasi total selama 90 menit adalah hal yang nyaris mustahil.
“Anda tidak akan bisa mendominasi permainan sepenuhnya melawan sang juara bertahan, karena mereka adalah tim yang sangat bagus,” tambahnya.
“Tapi ketika kami berhasil menekan mereka dan menciptakan ruang terbaik untuk mengalirkan bola, menemukan rekan, dan mencetak gol, kami justru tidak melakukannya.”
Kelelahan dan Inkonsistensi Babak Kedua

Memasuki babak kedua, ritme permainan Arsenal mulai terganggu. Arteta menyoroti banyaknya kesalahan penguasaan bola yang tidak biasa dilakukan oleh Martin Odegaard dan kawan-kawan.
Faktor fisik akibat jadwal padat disinyalir menjadi penyebab utamanya.
“Di babak kedua, kami sangat tidak konsisten dengan bola. Kami kehilangan bola dengan cara yang sangat tidak biasa bagi kami, saya tidak tahu apakah itu karena kondisi lapangan, kelelahan, atau apa pun itu,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
“Kami kemudian lebih kesulitan untuk mendapatkan struktur yang tepat dan menjaga jarak agar bisa melakukan pressing terhadap mereka,” tambahnya.
Apresiasi untuk Periode Krusial
Terlepas dari hasil imbang ini, Arteta memberikan kredit khusus bagi skuadnya. Di saat banyak tim rival kehilangan poin selama periode sibuk (festive period), Arsenal justru berhasil menjaga konsistensi dan tetap tak terkalahkan di kandang musim ini.
Mentalitas pemain untuk tetap fokus di tengah jadwal yang menguras fisik menjadi kunci posisi kuat Arsenal saat ini.
“Jika Anda tidak bisa menang, setidaknya dapatkan satu poin. Saya pikir para pemain layak mendapat pujian besar atas apa yang mereka lakukan di periode Natal ini,” tegas Arteta.
“Secara di atas kertas, bermain setiap dua atau tiga hari itu sangat berat. Tuntutan untuk menang di setiap laga dan kualitas lawan yang kami hadapi sangat tinggi. Selamat kepada para pemain yang mampu menjaga hasrat dan fokus di periode yang sangat mudah membuat tim terdistraksi,” tutupnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
- Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
- Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
- Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






