Aston Villa Lawan Tudingan Sinis Wenger
Editor Bolanet | 21 Agustus 2013 14:50
- Manajer Aston Villa, Paul Lambert membalas kecaman sinis yang diluncurkan manajer , Arsene Wenger usai bentrok kedua tim akhir pekan kemarin.
Usai menyaksikan The Gunners dipermak 1-3 di Emirates Stadium, Wenger berkilah pasukan Lambert sudah mengganggu timnya terlalu kasar. Dan Lambert yang tak terima dengan tudingan itu pun meradang.
Apakah Anda melihat gelandang saya? Mereka semua sekitar 1,6 meter saja tingginya. Bagaimana mereka bisa mereka mengganggu siapa pun? Mereka itu pesepakbola. Saya tak merasa kami punya pemain kotor, kami bermain keras dan fair. Kami tak pernah sengaja menendang lawan, kami tak bermain seperti itu, tegasnya.
Lambert justru merasa kemenangan mereka adalah buah permainan yang memang lebih baik ketimbang sang tuan rumah. Ia merasa Wenger sudah kalah dalam strategi karena serangan balik Villa begitu tajam sehingga Arsenal pun dibuat kelabakan.
Jika siapa pun di stadion merasa kami bermain kotor, maka mereka melihat laga berbeda dari yang saya saksikan. Kami bermain sangat fantastis. Sepakbola adalah permainan fisik, Anda harus bersiap dengan tekel dan rasa sakit di saat tertentu, namun selama itu tak melewati batas, tandasnya. (tri/row)
Usai menyaksikan The Gunners dipermak 1-3 di Emirates Stadium, Wenger berkilah pasukan Lambert sudah mengganggu timnya terlalu kasar. Dan Lambert yang tak terima dengan tudingan itu pun meradang.
Apakah Anda melihat gelandang saya? Mereka semua sekitar 1,6 meter saja tingginya. Bagaimana mereka bisa mereka mengganggu siapa pun? Mereka itu pesepakbola. Saya tak merasa kami punya pemain kotor, kami bermain keras dan fair. Kami tak pernah sengaja menendang lawan, kami tak bermain seperti itu, tegasnya.
Lambert justru merasa kemenangan mereka adalah buah permainan yang memang lebih baik ketimbang sang tuan rumah. Ia merasa Wenger sudah kalah dalam strategi karena serangan balik Villa begitu tajam sehingga Arsenal pun dibuat kelabakan.
Jika siapa pun di stadion merasa kami bermain kotor, maka mereka melihat laga berbeda dari yang saya saksikan. Kami bermain sangat fantastis. Sepakbola adalah permainan fisik, Anda harus bersiap dengan tekel dan rasa sakit di saat tertentu, namun selama itu tak melewati batas, tandasnya. (tri/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















