Bagai Superman pada Batu Kripton, Kelemahan Guardiola Ada di Klopp
Rero Rivaldi | 15 Januari 2018 08:20
Bola.net - - Jurgen Klopp harusnya memang tak perlu terkejut usai timnya, , menang 4-3 atas Manchester City semalam.
Pria Jerman itu kini memegang rekor lebih baik dari manajer manapun ketika menghadapi Josep Guardiola.
Kemenangan The Reds, yang mengakhiri rekor 30 laga tak terkalahkan City, membuat Klopp sudah lima kali menang atas Pep, lebih dari pelatih jempolan lain seperti Jose Mourinho (4 kali), Arsene Wenger (3 kali), dan Luis Enrique (2 kali).
Semasa menangani Borussia Dortmund, Klopp tiga kali mengalahkan Bayern Munchen yang diasuh oleh Josep Guardiola.
Tiga kemenangan vital itu terjadi di final Piala Super Jerman di 13/14, di Bundesliga pada musim yang sama, dan di Piala Super 2014.
Sementara besama Liverpool, Klopp sudah dua kali menang atas City.
Dortmund asuhan Klopp pernah menang atas Bayern lewat adu penalti di semifinal Piala Jerman 2015, namun hasil ini dihitung sebagai imbang di waktu normal.
Jika diibaratkan tokoh superhero Superman, maka kelemahan alias batu kriptonyte Guardiola pastilah ada dalam diri Jurgen Klopp.
City sendiri masih unggul 15 angka atas Manchester United, kecuali Setan Merah sanggup memaksimalkan laga melawan Stoke City di Old Trafford pekan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















