Bagi MU, Memecat Erik ten Hag Tidak Semudah Itu
Richard Andreas | 11 April 2024 22:15
Bola.net - Manchester United mungkin tidak begitu puas dengan hasil kerja Erik ten Hag sejauh ini. Masalahnya, memecat Ten Hag tidak semudah itu bagi MU.
Musim 2023/2024 ini adalah musim kedua Ten Hag di kursi pelatih Setan Merah. Sayangnya, dia sudah berulang kali diterpa isu pemecatan sejak awal.
MU memang tampil inkonsisten, bahkan sampai saat ini masih terseok-seok berupaya masuk ke zona Eropa di klasemen sementara Premier League 2023/2024.
Saat ini MU ada di peringkat ke-6 dengan 49 poin, sudah kalah 12 kali musim ini, plus 4 hasil imbang. Dengan sisa pertandingan yang menipis, sulit melihat MU bisa naik ke empat besar.
Ten Hag terancam, tapi ...
Isu pemecatan Ten Hag sebenarnya sudah cukup lama mengudara, tapi pada akhirnya dia selalu selamat. Performa angin-anginan MU jadi alasannya.
Ketika MU tampil buruk, misalnya menelan dua kekalahan beruntun, fans langsung menyerang Ten Hag dengan kritik keras. Namun, tepat setelahnya, MU bisa meraih kemenangan dan Ten Hag selamat.
Siklus ini terus berulang sejak awal musim. Karena itu, Ten Hag masih aman sampai sekarang. Meski terkadang keputusannya aneh di lapangan, posisi Ten Hag masih relatif aman.
Sulit pecat Ten Hag
Selain itu, kini memecat Ten Hag ternyata sulit bagi MU. Mengutip Metro, ada dua kendala yang membuat MU tidak bisa memecat Ten Hag begitu saja.
Kendala pertama adalah soal kompensasi biaya. Saat ini kontrak Ten Hag di MU masih panjang, sampai 2025. Jika memaksa memecat Ten Hag sekarang, MU harus membayar kompensasi yang cukup besar.
Kendala kedua adalah minimnya stok pelatih bagus. Saat ini, klub-klub seperti Liverpool, Bayern Munchen, dan Barcelona sudah bergerilya mendekati pelatih top, padahal jumlahnya terbatas.
Nah jika MU mengambil risiko memecat Ten Hag, mereka bakal terlambat bergerak dalam pemburuan pelatih top. Risikonya terlalu besar.
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48











