Bahkan Pelatih Lawan Sebut Kartu Merah Szoboszlai Tak Perlu

Richard Andreas | 9 Februari 2026 12:14
Bahkan Pelatih Lawan Sebut Kartu Merah Szoboszlai Tak Perlu
Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz mencoba menghentikan pergerakan pemain Manchester City Rayan Ait-Nouri. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Kemenangan Manchester City 2-1 atas Liverpool di Anfield kembali memunculkan perdebatan soal keputusan wasit. Insiden pada masa injury time menjadi pusat perhatian setelah gol City dianulir dan kartu merah dikeluarkan.

Situasi tersebut terjadi ketika Liverpool berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya itu berujung pada keputusan VAR yang berdampak langsung pada akhir pertandingan.

Advertisement

Pelatih Manchester City Pep Guardiola menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan akal sehat. Ia berpendapat gol seharusnya disahkan dan Liverpool tetap bermain dengan 11 pemain.

1 dari 3 halaman

Insiden Injury Time dan Keputusan VAR

Insiden Injury Time dan Keputusan VAR

Dari kiri-kanan, pemain Liverpool: Ryan Gravenberch, Ibrahima Konate dan Virgil van Dijk. (c) AP Photo/Jon Super

Momen krusial terjadi saat Dominik Szoboszlai beradu cepat dengan Erling Haaland mengejar bola panjang dari Rayan Cherki. Saat itu, kiper Liverpool Alisson Becker berada di setengah lapangan City.

Bola kemudian menggelinding masuk ke gawang Liverpool. City sempat merayakan gol ketiga sebelum VAR turun tangan.

Wasit menganulir gol tersebut dan memberikan kartu merah kepada Szoboszlai karena dianggap melanggar Haaland dan mencegahnya menjangkau bola. Keputusan inilah yang dipersoalkan Guardiola.

2 dari 3 halaman

Guardiola: Gol Harusnya Sah

Guardiola: Gol Harusnya Sah

Selebrasi gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai usai mencetak gol ke gawang Manchester City, Minggu 8 Februari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Guardiola menilai keputusan itu mengabaikan konteks permainan. Ia menyebut banyak pelanggaran serupa yang biasanya dibiarkan berlanjut.

“Ya, ini soal akal sehat, bukan? Kami memenangkan pertandingan dan Szoboszlai tidak bisa bermain. Saya tahu dia menarik pemain kami, tapi berapa banyak tarikan yang terjadi dalam satu pertandingan yang oleh wasit dibiarkan terus, terus, terus?”

Menurut Guardiola, gol tersebut seharusnya disahkan agar pertandingan berakhir 3-1 tanpa kartu merah. Ia menilai keputusan itu akan lebih adil bagi semua pihak.

“Di negara ini, di liga ini, selama ini saya selalu seperti itu, karena saya harus bermain lebih banyak. Jadi berikan saja golnya, 3-1, supaya dia bisa bermain dan kami senang.”

3 dari 3 halaman

Dampak Klasemen dan Catatan Anfield

Kemenangan ini menjaga jarak City dengan pemuncak klasemen Arsenal tetap enam poin. Sementara itu, Liverpool gagal menjaga jarak dengan Manchester United dan Chelsea, yang meraih kemenangan sehari sebelumnya.

Bagi Guardiola, hasil ini juga memiliki arti personal. Ini menjadi kemenangan pertamanya di Anfield dengan kehadiran penonton.

“Sangat sulit. Anfield adalah Anfield, tradisi, sejarah, dan suporternya. Di sini selalu terasa lebih sempit dan rapat, dan lapangannya tidak seperti Etihad Stadium. Pemain yang mereka miliki dan segalanya," tutup Pep.

LATEST UPDATE