Baik atau Buruk? Musim Chelsea Bakal Dinilai dari Liga Europa
Yaumil Azis | 15 Mei 2019 04:47
Bola.net - - Chelsea menjalani musim 2018-2019 dengan performa yang naik turun. Sehingga sang mantan penyerang, Jimmy Floyd Hasselbaink, tidak bisa memberikan penilaian secara cepat sebelum melihat hasil yang diraih oleh The Blues di ajang Liga Europa.
Bersama Maurizio Sarri, Chelsea sempat memperlihatkan harapan dengan serangkaian hasil apik di awal musim. Namun begitu masuk tahun 2019, performa The Blues menurun drastis hingga sempat terdampar keluar dari empat besar.
Kekalahan telak atas Bournemouth dan Manchester City membuat Sarri berulang kali didesak untuk mundur. Namun pelatih asal Italia tersebut mampu untuk membungkam mereka dengan serangkaian pencapaian apik jelang musim berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tunggu Final Liga Europa
Pertama, Sarri sempat membawa Chelsea mencapai final Carabao Cup dan sempat memaksa Manchester City bermain hingga babak adu penalti. Setelahnya, ia mempersembahkan jatah ke Liga Champions dengan mengantar timnya finis di peringkat tiga Premier League.
Kompetisi telah berakhir, tapi Chelsea masih punya satu laga sisa yang harus dimainkan. Itu adalah final Liga Europa, dengan Arsenal sebagai lawannya, yang diselenggarakan di Azerbaijan pada akhir bulan Mei nanti.
Serangkaian pencapaian apik itu lantas membuat publik bimbang dalam memberikan penilaian terhadap performa Chelsea di musim ini. Sehingga banyak orang, termasuk Hasselbaink, yang menunggu hasil dari final Liga Europa sebelum menjatuhkan penilaian.
"Pada awal musim, Liga Champions adalah targetnya dan [Sarri] mendapatkan itu dengan finis di peringkat tiga," ujar Hasselbaink kepada Sky Sports.
"Mereka mencapai final Carabao Cup - kalah dari Man City di babak penalti, serta FA Cup, di mana mereka mencapai babak kelima. Jika mereka memenangkan Liga Europa, maka ini akan menjadi musim yang sukses bagi Chelsea," lanjutnya.
Titik Balik Chelsea
Sarri tiba di Stamford Bridge dengan sebuah PR besar. Ia diharap bisa mengeluarkan Chelsea dari masa-masa buruk pasca masa kepelatihan Antonio Conte di musim lalu. Terlepas dari naik turunnya performa, ia berhasil melakukannya dengan serangkaian hasil apik.
Mungkin, tidak semua orang bisa menerima pencapaian tersebut. Terlebih jika Chelsea gagal memenangkan Liga Europa. Tapi mantan striker berumur 47 tahun itu percaya bahwa ini bisa dijadikan sebagai titik balik untuk musim depan.
"Ini adalah permulaan. Dari tempat mereka datang, ini adalah sebuah perkembangan yang besar. Sekarang mereka harus berbenah lagi untuk musim depan. Mereka harus menjadi calon juara," tandasnya.
Masa Depan Sarri
Serangkaian rumor juga masih menyelimuti Sarri. Beberapa waktu lalu, ia mengatakan bahwa masa depannya bersama Chelsea belum benar-benar aman kendati dirinya memiliki keinginan besar untuk tinggal di Inggris untuk waktu yang lama.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 17-20 Januari 2026
Liga Inggris 19 Januari 2026, 08:50
-
Proses Adaptasi di Chelsea Berjalan Cepat
Liga Inggris 19 Januari 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 17:03
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

