Banyak Saingan di Lini Tengah Liverpool, Henderson Justru Tertantang
Richard Andreas | 18 September 2018 12:00
- Gelandang senior Liverpool, Jordan Henderson sama sekali tak khawatir dengan banyaknya saingan di lini tengah The Reds saat ini. Menurutnya, tim besar seperti Liverpool memang harus mendatangkan pemain-pemain hebat dan menjaga kualitas kedalaman skuat.
Lini tengah Liverpool mengalami banyak perubahan musim ini. Emre Can pergi ke Juve, Alex Oxlade-Chamberlain cedera panjang, Adam Lallana pun cedera. Untuk mengatasi kekurangan itu, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mendatangkan Naby Keita dan Fabinho.
Sejauh ini Klopp kerap bereksperimen dengan lini tengah Liverpool. James Milner, Henderson, Keita dan Wijnaldum terus bergantian mengisi kombinasi tiga gelandang Liverpool. Meski demikian, kekuatan Liverpool tak terpengaruh, kualitas gelandang-gelandang tersebut memang nyaris sama.
Henderson pun percaya kedalaman skuat Liverpool itu adalah modal berharga untuk meraih trofi. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Normal
Menurut Henderson, Klopp memang tahu betul posisi mana saja yang perlu diperkuat. Dia memuji pemain-pemain anyar Liverpool yang terbukti langsung memberikan dampak positif. Henderson juga tahu dia tak bisa bersikap egois dan meminta pelatih tak menambah pemain di posisinya bermain.
Pelatih tahu apa yang perlu kita perkuat dan pemain yang datang sudah melakukan tugas fantastis, kata Henderson di fourfourtwo.
Saya pikir hal itu normal bagi klub seperti Liverpool. Anda selalu ingin mendatangkan pemain top. Anda tak bisa mengatakan \'perkuat semua area kecuali posisi saya\'.
Tantangan

Lebih lanjut, Henderson juga menilai setiap gelandang Liverpool akan memiliki peran pentingnya masing-masing musim ini. Liverpool sedang berjuang meraih trofi kembali, dan untuk mewujudkannya mereka memerlukan banyak pemain yang berkualitas.
Kami memiliki beberapa pemain yang bisa bermain di posisi saya seperti Gini (Wijnaldum), yang saat ini tampil brilian. Fabinho datang, Naby (Keita) sudah melakukan semuanya dengan baik.
Di saat yang sama kami kehilangan Emre (Can) - pemain fantastis - dan Chambo (Alex Oxlade-Chamberlain) karena cedera, dan Adam (Lallana) yang kami harap segera kembali, sambung dia.
Anda membutuhkan kedalaman seperti itu untuk meraih trofi. Itulah tantangan untuk menjadi lebih baik dan berkembang untuk mencoba membatu tim memenangkan pertandingan sebanyak mungkin.
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Denzel Dumfries Yakin Belanda Punya Kualitas untuk Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 15:42
-
Serunya KapanLagi Book Club Bersama Naela Ali, Emosi Jadi Karya Ilustrasi
Lain Lain 23 Juni 2026, 15:04
-
Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 14:29
-
Declan Rice Bongkar Sosok Harry Kane yang Sebenarnya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 13:30
-
Jadwal Siaran Langsung Inggris vs Ghana: Live Skor Nonton di TVRI
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:42
-
Lionel Messi dan Misteri Penalti
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:38
-
Man of the Match Yordania vs Aljazair: Ibrahim Maza
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













