Barcelona Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Gavi Ledek Real Madrid yang Tersingkir dari 8 Besar

Ari Prayoga | 30 Januari 2026 05:50
Barcelona Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Gavi Ledek Real Madrid yang Tersingkir dari 8 Besar
Pemain Barcelona, Marcus Rashford, merayakan gol bersama rekan setimnya dalam pertandingan Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions dengan cara manis menang 4-1 atas FC Copenhagen di Spotify Camp Nou, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.

Hasil ini bukan hanya mengantar Blaugrana finis di delapan besar fase liga, tetapi juga secara tidak langsung menyingkirkan rival abadi mereka, Real Madrid, dari posisi tersebut.

Advertisement

Hasil ini membuat Real Madrid harus puas finis satu tingkat di bawah Barcelona dan terpaksa melanjutkan perjuangan melalui babak play-off. Situasi ini jelas menjadi sumber kegembiraan bagi pendukung Barcelona, termasuk para pemainnya.

1 dari 3 halaman

Gavi Ngetroll Real Madrid

Gavi Ngetroll Real Madrid

Gianluca Prestianni berebut bola dengan Jude Bellingham dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Momen menarik terjadi sesaat setelah laga usai. Kamera Movistar menangkap aksi Gavi, yang absen karena cedera, berlari ke lapangan dan menghampiri wonderkid Barcelona, Lamine Yamal.

Gelandang muda Spanyol itu tampak memperlihatkan sesuatu di layar ponselnya kepada Yamal. Banyak pihak meyakini isi layar tersebut adalah hasil pertandingan di Lisbon, di mana Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica.

Reaksi tawa keduanya memperkuat dugaan bahwa momen itu merupakan sindiran halus Gavi kepada Los Blancos. Barcelona kini bisa beristirahat lebih tenang, sementara Real Madrid harus menghadapi laga play-off melawan Benfica atau Bodo/Glimt demi menjaga asa di Liga Champions.

2 dari 3 halaman

Yamal Man of the Match

Yamal Man of the Match

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Copenhagen, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Di sisi lain, performa Lamine Yamal kembali mencuri perhatian. Pemain berusia 17 tahun itu dinobatkan sebagai Man of the Match oleh UEFA usai tampil gemilang melawan Copenhagen. Dalam wawancaranya dengan media, Yamal mengaku puas dengan hasil yang diraih tim.

“Kami semua fokus untuk finis di delapan besar. Kemenangan ini sangat penting. Mereka bermain sangat kuat, terutama di depan gawang, tapi kami senang bisa bangkit dan membalikkan keadaan,” ujar Yamal.

Tak hanya itu, Yamal juga mengungkapkan perasaannya bermain di Liga Champions. Ia mengakui kompetisi Eropa memberinya kebebasan lebih dalam mengekspresikan permainan.

“Di Liga Champions saya merasa lebih bebas, lebih bahagia. Situasinya berbeda, sering terjadi duel satu lawan satu atau satu lawan dua. Saat saya bisa memberi keuntungan bagi tim, itu membuat saya sangat senang,” katanya.

Barcelona jelas membutuhkan konsistensi performa Lamine Yamal jika ingin melangkah jauh. Klub asal Catalunya itu masih menanti gelar Liga Champions pertamanya sejak 2015, atau 11 tahun lalu. Keberhasilan lolos langsung ke babak 16 besar tanpa melalui play-off menjadi modal berharga bagi Barcelona untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Sumber: Football Espana

3 dari 3 halaman

Klasemen Akhir League Phase Liga Champions 2025/2026

LATEST UPDATE