Begini Dalih Sarri Soal Chelsea yang Hanya Berputar-putar di Empat Besar
Yaumil Azis | 27 April 2019 00:30
Bola.net - - Di musim ini, posisi Chelsea dalam klasemen Premier League hanya berkutat di empat besar atau bahkan di bawahnya. Menurut sang pelatih, Maurizio Sarri, hal itu disebabkan oleh perpaduan jadwal kompetisi domestik dan Eropa yang terlalu padat.
Saat ini, Chelsea sedang menempati peringkat empat dengan koleksi 70 poin. Mereka tertinggal tiga angka dari penghuni posisi tiga, Tottenham, dan unggul satu atas Arsenal yang berada satu peringkat di bawahnya.
Beberapa pekan lalu, mereka bahkan sempat terbenam di peringkat enam. Untungnya serangkaian hasil positif yang sukses mereka raih dalam beberapa laga terakhir, juga kegagalan tim-tim lain mendulang poin penuh, membuat posisinya jadi jauh lebih baik sekarang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Jadwal Terlalu Padat
Padahal pada awal musim, penampilan Chelsea terbilang cukup apik. Bahkan mereka mampu melewati 12 laga pertama tanpa kekalahan sebelum akhirnya tumbang atas Tottenham dengan skor 1-3 di bulan November 2018 silam.
Dan sejak saat itu, performa Chelsea menurun drastis. Bahkan mereka sempat menelan kekalahan memalukan 0-6 atas Manchester City di bulan Februari lalu. Posisinya di klasemen pun tak pernah lewat dari peringkat tiga.
Sarri berdalih bahwa torehan Chelsea yang mandek itu disebabkan oleh jadwal yang terlalu padat. Ia merasa bahwa penjadwalan menjadi sebuah masalah yang harus segera dituntaskan oleh tim-tim Inggris saat ini.
"Setelah 55 pertandingan, rasanya jadi sangat sulit. Tidak hanya untuk kami, tapi juga semua tim. Ini adalah masalah," tutur Sarri seperti yang dikutip dari Football.london.
Sulit Tampil dengan Kondisi Terbaik
Sarri lalu membandingkan jumlah pertandingan yang harus dilakoni oleh tim-tim Inggris dengan klub tempatnya berasal, yakni Italia. Karena terlalu padat, sulit bagi para pemain untuk bisa berada dalam kondisi terbaik di setiap pekannya.
"Bagi tim Inggris tidak mudah untuk menyelesaikan masalah ini: Mencapai akhir musim dengan kondisi terbaik. Di Inggris, anda harus bermain lebih sering," tambahnya.
"Di Spanyol ataupun Italia hanya memainkan 48 atau 49 laga saja, saya pikir. Itu adalah perbedaan yang sangat besar pada saat ini," tandasnya.
Keluhan Pelatih Lainnya
Masalah jadwal juga sering menjadi keluhan dari pelatih-pelatih lain, salah satunya adalah Josep Guardiola. Pria asal Spanyol itu pernah menyatakan kekesalannya pada jadwal laga kontra Crystal Palace yang berdekatan dengan partai Liga Champions melawan Tottenham.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










