Begini Penilaian Guardiola Soal Awal Karir Arteta di Arsenal
Yaumil Azis | 4 Februari 2020 02:08
Bola.net - Per bulan Desember 2019 lalu, Mikel Arteta merintis karir sebagai pelatih kepala Arsenal. Tepat tiga tahun setelah dirinya menimba ilmu dari Josep Guardiola sewaktu menjadi asisten pelatih Manchester City.
Arteta diangkat sebagai pelatih untuk menggantikan Unai Emery yang dianggap gagal membawa Arsenal menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebelum Arteta datang, klub berjuluk the Gunners itu sempat terdampar cukup jauh dari 10 besar.
Ada suatu waktu di mana Arsenal tidak pernah merasakan kemenangan sama sekali. Torehan itulah yang meyakinkan manajemen klub untuk mendepak Emery keluar dari Emirates Stadium pada bulan November lalu.
Sebenarnya, kehadiran Arteta pun tidak memberikan dampak yang signifikan dari segi hasil. Namun dari permainan secara keseluruhan, the Gunners mulai menunjukkan perkembangan yang positif.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penilaian Guardiola
Saat berbicara soal Arteta, tentu sosok Guardiola tidak bisa dilupakan. Bagaimanapun juga, ia menimba ilmu banyak dari sosok berpengalaman yang pernah melatih Barcelona serta Bayern Munchen tersebut.
Dan sebagai mantan mentor, Guardiola pun mendapatkan pertanyaan seputar kiprah Arteta sebagai pelatih kepala sejauh ini. Pria asal Spanyol itu kemudian berkata bahwa Arteta telah melakukan tugasnya dengan baik.
"Saya tahu dia sangat senang berada di sana. Dia melakukan tugasnya dengan baik," ujar Guardiola seperti yang dikutip dari Metro News.
"Timnya, saat saya lihat pada beberapa pertandingan, telah bermain dengan sangat baik dan saya merasa senang untuk dirinya," lanjutnya.
Arsenal Butuh Perubahan
Beberapa orang merasa bahwa Arsenal di era Arteta ini belum mencapai level 100 persen. Eks Liverpool, Jamie Carragher, yakin kalau the Gunners baru akan menunjukkan perubahan yang signifikan saat Arteta bisa mendapatkan pemain anyar.
"Dia menaruh apa yang ia inginkan di sana, mereka jadi lebih agresif, mereka lebih mendorong, empat bek lebih mendorong, masalah terbesar mereka adalah betapa dalamnya mereka di beberapa laga," tutur Carragher kepada Sky Sports.
"Tapi itu hanya akan berubah dengan pemain yang lebih baik karena anda masih melihat garis itu di Arsenal, itu masih belum cukup," pungkasnya.
(Metro News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 16:18
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Tidak Ada Waktu untuk Larut dalam Kekecewaan, Arsenal!
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








