Benarkah Andre Onana Downgrade dari David De Gea? Ini Perbandingan Statistik Mereka
Serafin Unus Pasi | 6 Oktober 2023 21:50
Bola.net - Performa Andre Onana kembali mendapat kritikan tajam. Menyusul penampilannya yang tak meyakinkan, terakhir pada laga kontra Galatasaray, kiper Manchester United ini berada dalam sorotan.
Kali ini, kritikan datang dari eks penyerang Chelsea, Chris Sutton. Sutton bahkan membandingkan Onana dengan David De Gea dengan menyebut bahwa Onana merupakan downgrade dari pendahulunya tersebut.
"Saya pikir ia downgrade dari De Gea. Sungguh, saya sudah cukup sering melihatnya. Apakah ia lebih baik daripada De Gea dalam hal kakinya? Mungkin, hanya sedikit," kata Sutton kepada Daily Mail.
"Namun, saya lebih tertarik padanya menjaga bola tetap di belakang gawang dan saya pikir ia membuat banyak kesalahan musim ini. Banyak kesalahan kiper," sambungnya.
Selain Sutton, pernyataan ini juga kerap diungkapkan pundit lain, atau bahkan penikmat sepak bola biasa.
Apakah pernyataan ini didukung oleh data statistik penampilan kedua kiper tersebut? Bagaimana perbandingan statistik penampilan antara Onana dan De Gea? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Gawang De Gea Lebih Aman

Sebagai penjaga gawang, tugas utama Onana dan De Gea adalah mencegah bola masuk ke gawang mereka. Setidaknya, ini adalah pernyataan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, beberapa waktu lalu.
Untuk urusan mencegah bola masuk ke gawang, De Gea lebih unggul ketimbang Onana. Persentase penyelamatan De Gea dalam tiap laga mencapai 71,1 persen. Sementara, persentase penyelamatan yang ditorehkan Onana ada di angka 68,6 persen.
Dalam aspek kebobolan pun, catatan De Gea lebih bagus ketimbang suksesornya tersebut. Dalam tiap laga, rata-rata gawangnya bobol 1,13 kali. Sementara, gawang Onana rata-rata kebobolan 1,57 kali dalam tiap pertandingan.
Setali tiga uang, untuk catatan clean sheet, catatan De Gea lebih ciamik ketimbang Onana. Persentase clean sheet kiper asal Spanyol tersebut berada di angka 44,7 persen. Sementara, Onana memiliki persentase clean sheet sebesar 28,6 persen.
Ancaman ke Gawang Onana Lebih Gencar

Namun, yang juga harus diingat, ancaman yang dihadapi Onana berbeda dengan De Gea. Kiper asal Kamerun tersebut menghadapi lebih banyak ancaman lawan ketimbang pendahulunya tersebut.
Rata-rata, dalam tiap pertandingan, Onana harus menghadapi lima tembakan ke gawangnya. Sementara, De Gea hanya harus menghadapi rata-rata 3,74 tembakan dalam tiap pertandingannya.
Tak cuma secara kuantitas, secara kualitas pun, peluang yang harus dihadapi Onana dan De Gea berbeda. Lagi-lagi, kualitas peluang yang mengancam gawang Onana lebih tinggi ketimbang kualitas peluang lawan yang mengancam gawang De Gea.
Rata-rata, dalam tiap laga, nilai expected goals (xG) peluang yang mengancam gawang Onana berada di angka 1,39. Sementara, nilai xG peluang lawan ke gawang De Gea berada di angka 1,09.
Soal Umpan, Onana Unggul Tipis

Kala mendatangkan Onana, Ten Hag menyebut bahwa kiper berusia 27 tahun ini lebih bisa terlibat dalam permainan. Soal umpan pun, Onana disebut lebih bagus daripada De Gea.
Pernyataan Ten Hag ini tak salah. Paling tidak demikian jika kita melihat statistik umpan antara dua pemain tersebut.
Dalam tiap laga, rata-rata Onana melepas 38,9 umpan. Sementara, De Gea melepas rata-rata 32,1 umpan dalam tiap pertandingan.
Soal akurasi, Onana juga unggul. Rataan akurasi umpannya mencapai 77,9 persen. Sementara, rataan akurasi umpan De Gea berada di angka 71,1 persen.
Onana Unggul Akurasi Umpan Pendek, De Gea Panjang

Namun, keunggulan Onana dari De Gea soal umpan ini tak mutlak. Ia hanya unggul kuantitas umpan pendek. Dalam tiap laga, rata-rata Onana melepas 8,57 umpan pendek. Sementara, De Gea mencatatkan 5,24 umpan pendek dalam tiap laga. Untuk urusan akurasi, keduanya memiliki catatan sempurna.
Untuk umpan menengah, 13,7 sampai 27,4 meter, Onana mencatatkan kuantitas lebih banyak. Ia rata-rata melepas 16,1 umpan menengah dalam tiap laga. Sementara, De Gea mencatatkan rata-rata 10,8 umpan menengah dalam tiap laga.
Namun, soal akurasi, De Gea unggul. Ia mencatatkan akurasi sebesar 98 persen. Sementara, umpan menengah Onana memiliki tingkat akurasi sebesar 97,3 persen.
Selain itu, De Gea juga unggul jumlah dan akurasi umpan panjang. Dalam tiap laga, ia mencatatkan rata-rata 15,7 umpan panjang dengan akurasi 43,6 persen. Sementara, Onana mencatatkan rata-rata 13,9 umpan panjang, dengan akurasi sebesar 41,2 persen.
sumber: FBREF dan Understat
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: PSIM Yogyakarta Comeback dan Taklukkan Borneo FC
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:34
-
Hasil BRI Super League: Persib Bandung Bantai Isenmulang Kalteng FC 4-0
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:28
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




