Benitez Kisahkan Sulitnya Beli Pemain Saat Liverpool Masih Miskin
Dimas Ardi Prasetya | 26 Desember 2018 21:40
Bola.net - - Rafael Benitez mengaku membeli pemain baru adalah hal yang cukup sulit dilakukan olehnya saat ia masih membesut Liverpool dahulu.
Benitez mulai membesut Liverpool dari tahun 2004. Saat itu Liverpool masih dikuasai oleh David Moores, yang pada akhirnya menjual klub Merseyside itu pada George Gillett dan Tom Hicks pada Februari 2007.
Benitez kemudian mengakhiri karirnya di Liverpool pada tahun 2010. Selama di Anfield, ia membawa The Reds meraih empat gelar juara, satu di antaranya trofi Liga Champions tahun 2005.
Namun demikian, saat ia berada di sana situasi keuangan klub kala itu tidak sebagus sekarang ini. Benitez tak mendapat banyak uang untuk bisa membeli pemain yang dibutuhkannya.
Jual untuk Beli
Saat itu Benitez terpaksa harus menjual pemain agar bisa berbelanja pemain anyar. Salah satu contohnya adalah ketika ia terpaksa harus menjual Xabi Alonso ke Real Madrid pada tahun 2009 karena ia ingin mendatangkan Gareth Barry.
Saat ini, kondisi Liverpool tentu jauh lebih baik. Jurgen Klopp akhirnya bisa membeli siapapun yang ia inginkan, berapapun harganya.
Contohnya saat ia membeli Alisson Becker dan Virgil Van Dijk. Alisson dibeli seharga 66 juta pounds sementara Van Dijk 75 juta pounds.
Kemudian pada musim panas kemarin, Klopp mampu mendatangkan dua gelandang dengan harga mahal yakni Fabinho dan Naby Keita. Untuk melakukannya manajer asal Jerman itu tak perlu repot-repot menjual pemain dahulu.
Curhat Benitez
Menurut Benitez, di eranya dulu Liverpool masih terhitung sebagai sobat miskin. Beda dengan The Reds jaman now yang punya duit melimpah.
"Ketika saya di sana, kami harus menjual untuk membeli," kenang Benitez seperti dilansir Goal International.
“Sekarang, saya pikir mereka memiliki skuat yang lebih baik karena ketika Anda menghabiskan uang, Anda mendatangkan pemain yang lebih baik," tutur bos Newcastle ini.
"Jadi ketika mereka merekrut Fabinho dan Naby Keita, namun mereka tetap mempertahankan Jordan Henderson dan Gini Wijnaldum, skuat jadi lebih baik dan itu berarti ada kompetisi dan Anda selalu memiliki tim yang kuat di lapangan," cetusnya.
Berita Video
Berita video rumor Jose Mourinho dipecat Manchester United karena ada pemain kunci di tim yang menghubungi executive vice-chairman klub, Ed Woodward.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










