Bergabung dengan Chelsea, Apa Sih yang Direncanakan Kai Havertz?
Yaumil Azis | 4 November 2020 03:36
Bola.net - Keputusan besar diambil gelandang asal Jerman, Kai Havertz, pada bursa transfer musim panas kemarin. Ia memilih meninggalkan Bayer Leverkusen guna memenuhi pinangan dari raksasa Inggris, Chelsea.
Nilai transfernya pun tergolong cukup besar, apalagi untuk ukuran pemain muda berusia 21 tahun seperti dia. Chelsea harus merogoh kocek sebesar 72 juta pounds guna membawanya ke Stamford Bridge musim ini.
Havertz masih tampil inkonsisten. Belakangan ia kerap mendapatkan kritikan lantaran sering dianggap 'hilang' dalam pertandingan. Banyak yang merasa nilai transfernya tidak sebanding dengan performanya di lapangan.
Kendati demikian, torehan Havertz sejauh ini tidak bisa dikatakan buruk juga. Berdasarkan catatan, Havertz telah menyumbang total empat gol - termasuk hat-trick - dan tiga assist dari 10 penampilan di semua ajang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tujuan Kai Havertz di Chelsea
Bergabung dengan klub sebesar Chelsea, dengan tuntutan yang tak kalah besarnya, jelas bukan keputusan yang mudah. Bisa dikatakan bahwa ini adalah langkah besar serta beresiko bagi pemain seusia dirinya.
Tentu, Havertz sudah mempertimbangan keputusan ini dengan sangat matang. Ia memiliki rencana besar dengan pindah ke Stamford Bridge, salah satunya mempersembahkan trofi kepada Chelsea.
"Target pertama adalah, selalu, meraih kesuksesan dan yang utama ialah tetap bugar dan merasakan kenikmatan bermain sepak bola," ujar Havertz seperti yang dikutip dari Metro.
"Kemudian, tentu saja, anda harus memenangkan gelar dan kami punya pemain-pemain hebat di sini, pelatih yang bagus, jadi tujuan kami adalah meraih gelar - itulah alasan mengapa kami ada di sini," lanjutnya.
Tidak Ada Pemain Buruk di Inggris
Havertz pun tahu bahwa persaingan di Inggris, terutama Premier League, sangat ketat. Ia menyadari bahwa tidak ada satupun pemain dari klub Inggris yang pantas untuk diberi predikat buruk.
"Anda tidak akan menemukan pemain yang buruk di liga. Bahkan pada tim yang bermain di divisi bawah memiliki pemain yang sangat bagus, dan ini semua tentang teknik dalam sepak bola," tambahnya.
"Saya rasa setiap tim ingin menyerang dan mencetak gol, jadi pertandingan terasa sulit dimenangkan. Keseluruhan liga sangatlah bagus - itulah hal yang paling berbeda di sini," pungkasnya.
(Metro)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




