Berikan Gol Untuk Arsenal, Boruc Dibela Pochettino
Editor Bolanet | 24 November 2013 07:17
- Kiper , Artur Boruc menjadi sosok yang paling disorot atas kekalahan 0-2 yang dialami timnya atas semalam (24/11). Penyebabnya adalah blunder fatal yang dilakukannya saat menguasai bola di area penalti berujung pada lahirnya gol 'gratis' yang dicetak oleh Olivier Giroud.
Menanggapi kesalahan kipernya tersebut, manajer Mauricio Pochettino pasang badan. Pria asal Argentina tersebut menolak menyalahkan Boruc atas kekalahan timnya.
Kami melihat dengan jelas apa yang terjadi. Tapi dalam kasus ini saya ingin memberikan dukungan kepada pemain saya. Hal seperti ini normal terjadi dalam sepakbola, anda bermain dengan bagus tapi kebobolan gol konyol, ungkap Pochettino.
Kami akan saling membantu agar hal semacam itu tak terjadi lagi.
Lebih lanjut, Pochettino juga menganggap bahwa blunder yang dilakukan penjaga gawang Polandia tersebut sudah menjadi resiko dari gaya permainan yang diusung timnya.
Inilah gaya kami, cara kami bermain. Saat berjalan baik, maka pujian kami dapatkan. Tapi kalau berakhir buruk seperti hari ini, tak akan ada yang menyanjung kami.
(Blunder) itu merupakan salah satu sisi negatif dari taktik kami. Namun yang terpenting adalah kami percaya dengan gaya bermain kami dan ingin terus menerapkannya karena sudah terbukti memberikan hasil yang baik bagi kami, tutup Pochettino.[initial]
(sky/mri)
Menanggapi kesalahan kipernya tersebut, manajer Mauricio Pochettino pasang badan. Pria asal Argentina tersebut menolak menyalahkan Boruc atas kekalahan timnya.
Kami melihat dengan jelas apa yang terjadi. Tapi dalam kasus ini saya ingin memberikan dukungan kepada pemain saya. Hal seperti ini normal terjadi dalam sepakbola, anda bermain dengan bagus tapi kebobolan gol konyol, ungkap Pochettino.
Kami akan saling membantu agar hal semacam itu tak terjadi lagi.
Lebih lanjut, Pochettino juga menganggap bahwa blunder yang dilakukan penjaga gawang Polandia tersebut sudah menjadi resiko dari gaya permainan yang diusung timnya.
Inilah gaya kami, cara kami bermain. Saat berjalan baik, maka pujian kami dapatkan. Tapi kalau berakhir buruk seperti hari ini, tak akan ada yang menyanjung kami.
(Blunder) itu merupakan salah satu sisi negatif dari taktik kami. Namun yang terpenting adalah kami percaya dengan gaya bermain kami dan ingin terus menerapkannya karena sudah terbukti memberikan hasil yang baik bagi kami, tutup Pochettino.[initial]
(sky/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















