Berkat Tangan Dingin Jurgen Klopp, Pemain-Pemain Ini Mengaku Makin Moncer
Aga Deta | 19 Desember 2019 08:37
Bola.net - Jurgen Klopp diangkat menjadi manajer Liverpool pada tahun 2015. Setelah datang ke Anfield, Klopp mampu memberikan perubahan besar di tubuh The Reds.
Efek tangan dingin Jurgen Klopp telah terbukti di level Eropa. Liverpool musim lalu merengkuh trofi Liga Champions setelah menumbangkan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur, di partai puncak.
Musim lalu, The Reds juga terlibat pacuan juara Premier League melawan Manchester City, meski akhirnya terpaksa puas menempati posisi runner up.
Kans Liverpool menuntaskan dahaga meraih titel liga pertama di era Premier League kembali terbuka lebar pada musim ini. The Reds berdiri kukuh di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 10 poin atas peringkat dua, Leicester City. Asal tidak ceroboh dan bernasib sial di sisa musim, Liverpool tampaknya bakal bisa menggapai trofi Premier League.
Semua itu tak lepas dari pengaruh Klopp. Dia dikenal sebagai pelatih yang punya pengaruh besar, di segala aspek. Baik di Liverpool atau saat di Jerman (Borussia Dortmund), Klopp punya pengaruh besar terhadap pemain-pemain hebat yang jadi anak asuhnya.
Klopp merupakan sosok yang disukai, di mana pun dia berada. Pemain bukan hanya menghormatinya, tapi juga memujanya.
Berikut ini 12 pemain yang mengaku performanya atau kepribadiannya jadi lebih baik selama bekerja sama dengan Jurgen Klopp, seperti dilansir Planet Football.
1. Sadio Mane
"Rahasia Jurgen, saya rasa, adalah dia menjadi ayah bagi pemain-pemainnya. Di antara kami, semuanya langsung klik. Kami semua mencintainya seperti seorang ayah dan kadang kami juga takut kepadanya," kata Sadio Mane.
"Dia memberi saya banyak ruang dalam kehidupan, dan bukan hanya di sepak bola. Saya sangat memercayainya, seperti juga hampir semua pemain lainnya."
2. Roberto Firmino
"Saya merasa berkembang banyak di setiap sisi: fisik, taktik, mental. Saya belajar di setiap aspek," kata Roberto Firmino.
"Saya tak pernah lelah memuji Klopp. Dia memiliki banyak sisi bagus di dalam dan luar lapangan. Dia benar-benar membantu kami setiap hari. Kami belajar banyak darinya."
3. Ilkay Gundogan
"Saya datang ke Borussia Dortmunda dari tim yang relatif kecil dan kesulitan selama enam bulan pertama untuk menemukan tempat di tim. Saya sedikit pemalu, dan sejujurnya tak cukup berani melakukan beberapa hal," ujar Ilkay Gundogan.
"Tapi, terima kasih atas bantuan rekan-rekan setim dan Jurgen serta stafnya, penampilan saya bisa meningkat."
4. Virgil van Dijk
"Saya punya koneksi yang mirip dengan Jurgen Klopp di Liverpool seperti sebelumnya dengan Ronald Koeman di Southampton. Seperti Koeman, Klopp tahu benar mengeluarkan kemampuan terbaik saya," kata Virgil Van Dijk.
"Ketika media heboh tentang saya dan bersikap sangat positif, dia akan menurunkan keriuhan itu, dan seringkali dengan kedipan. Ketika saya terpilih menjadi Pemain Terbaik Eropa dan harus berangkat ke acara penghargaan, Jurgen bilang ke semua pemain bahwa saya mengambil trofi mewakili tim."
"Saya tahu apa artinya itu. Di saat bersamaan, bos memberikan respek dan tanggung jawab yang besar kepada saya."
5. Ivan Perisic
"Saya tak terbiasa bertahan sejak dari depan. Saya bahkan tak tahu apa itu permainan two-way. Jurgen mengajari saya tentang sepak bola modern," kata Ivan Perisic.
6. Henrikh Mkhitaryan
"Saya sangat berterima kasih kepada Klopp. Dia memperbaiki kepribadian saya dan sisi psikologisnya. Klopp menunjukkan jalan untuk saya. Dia mendukung saya dan bilang supaya saya mengangkat kepala dengan tegak karena hal-hal bagus akan datang," kata Henrikh Mkhitaryan.
7. Pierre-Emerick Aubameyang
"Dia mengajari saya bagaimana memiliki kepribadian yang kuat dan bagaimana meningkatkan level saya. Saya sangat menghormati pria ini," kata Aubameyang.
8. Philippe Coutinho
"Dia pelatih hebat, salah satu yang terbaik di dunia. Pemimpin sejati. Saya belajar banyak darinya, terutama soal mental," kata Philippe Coutinho.
9. Mario Gotze
"Dia mengajari saya segalanya tentang sepak bola profesional. Saat itu, saya baru berusia 17 tahun dan baru naik dari tim junior. Dia memperkenalkan saya segalanya. Dia membiarkan saya bermain," ujar Mario Gotze.
10. Robert Lewandowski
"Saya gembira bisa mengenal pelatih dan sosok seperti Jurgen Kloop, karena dia luar biasa, sebagai pelatih maupun individu. Saya belajar banyak darinya dan itu sangat berarti," kata Lewandowski.
11. Divock Origi
"Banyak tim yang memiliki kualitas, tapi ketika Anda memiliki manajer bagus, yang punya taktik kuat, serta didukung fans bagus, maka tak ada rahasia lagi. Anda bisa meraih hal-hal hebat," kata Divock Origi.
12. Marco Reus
"Jika Jurgen duduk di depan Anda dengan auranya, yang memancar bahkan ketika bicara, itu benar-benar mengesankan. Dia jelas satu di antara alasan saya gabung Dortmund. Jurgen dapat membuat pemain berkembang dan membuat pemain menjadi baik. Ada hal spesial dalam dirinya," kata Marco Reus.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 19 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






