Berseteru dengan Koscielny, Diego Costa Divonis Bersalah
Editor Bolanet | 22 September 2015 03:07
- Dalam laga derby Chelsea vs Arsenal akhir pekan kemarin, Diego Costa terlibat perseteruan dengan Laurent Koscielny. Atas tindakan itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhi hukuman pada Costa dengan pasal kekerasan yang membuatnya tak bisa bermain di tiga pertandingan.
Costa mengundang kemarahan Gabriel Paulista setelah ia membenturkan badannya pada Koscielny. Keributan ini pada akhirnya membuat Paulista diganjar kartu merah. Sementara Diego Costa hanya mendapat kartu kuning.
Setelah reka ulang melalui rekaman, FA mengeluarkan putusan terkait tindakan Diego Costa dan Gabriel Paulista.
Diego Costa dihukum karena kekerasan yang tidak diketahui wasit namun terlihat melalui rekaman video. Penyerang Chelsea terlibat dalam insiden dengan pemain Arsenal, Laurent Koscelny, pada menit 43, demikian putusan dari FA.
Gabriel juga dihukum karena kelakuan tidak baik setelah menolak meninggalkan lapangan setelah dikeluarkan.
Bukan hanya pemain saja, Arsenal dan Chelsea juga mendapat hukuman karena tidak bisa mengontrol dua pemainnya tersebut. [initial]
(dst/shd)
Costa mengundang kemarahan Gabriel Paulista setelah ia membenturkan badannya pada Koscielny. Keributan ini pada akhirnya membuat Paulista diganjar kartu merah. Sementara Diego Costa hanya mendapat kartu kuning.
Setelah reka ulang melalui rekaman, FA mengeluarkan putusan terkait tindakan Diego Costa dan Gabriel Paulista.
Diego Costa dihukum karena kekerasan yang tidak diketahui wasit namun terlihat melalui rekaman video. Penyerang Chelsea terlibat dalam insiden dengan pemain Arsenal, Laurent Koscelny, pada menit 43, demikian putusan dari FA.
Gabriel juga dihukum karena kelakuan tidak baik setelah menolak meninggalkan lapangan setelah dikeluarkan.
Bukan hanya pemain saja, Arsenal dan Chelsea juga mendapat hukuman karena tidak bisa mengontrol dua pemainnya tersebut. [initial]
Baca Juga:
Marah pada Diego Costa, Fans Arsenal Boikot Costa Coffee
Hazard: Saya Tak Pernah Kehilangan Kualitas
Inilah Keistimewaan Martial di Mata Juan Mata
Arsenal Ajukan Banding Larangan 3 Kali Bermain Gabriel Paulista
Wah, Carragher Ingin Jadi Manajer Manchester United
Carragher: Ada De Gea Sejak Awal, MU Bakal di Puncak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











