Bikin Sepak Bola Tidak Asyik, Legenda Liverpool ini Minta Aturan Offside Direvisi
Dimas Ardi Prasetya | 30 Desember 2019 18:35
Bola.net - Legenda Liverpool Graeme Souness menyerukan pada pihak yang berkepentingan agar aturan offside yang digunakan saat ini direvisi karena aturan itu malah membuat sepak bola jadi tidak asyik dan membuat semua orang frustasi.
Seruan tersebut terlontar darinya setelah ia menyaksikan duel antara Liverpool vs Wolverhampton di matchday 20 Premier League di Anfield, Minggu (29/12/2019). Laga itu dimenangi oleh The Reds dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang Liverpool saat itu dicetak oleh Sadio Mane. Namun gol itu sempat harus dicek ulang dengan Video Assistant Referee (VAR) karena ada kecurigaan Adam Lallana melakukan handball sebelum memberikan assist pada Mane.
Gol Mane pada akhirnya disahkan. Namun Fans Wolverhampton sempat meributkan momen di mana sebelum terjadinya gol, Virgil Van Dijk melakukan handball sebelum memberikan umpan jauh pada Lallana.
Bikin Frustasi
Kemudian ada juga kontroversi lain di laga itu karena wasit menganulir gol Pedro Neto ke gawang Liverpool. Sebelum menjebol gawang Alisson Becker, pemain yang memberikan umpan yakni Jonny dianggap sudah berada dalam posisi offside.
Kubu Wolverhampton jelas kecewa berat dengan dianulirnya gol tersebut. Namun Souness ternyata juga ikut kecewa. Ia pun berharap aturan soal offside dan VAR ini segera direvisi karena saat ini aturan itu malah bikin sepak bola jadi tidak asyik dan membuat semua orang frustasi.
"Saya benar-benar tidak mengerti," kata Souness di studio Sky Sports.
"Kita berada dalam bisnis hiburan. Yang kita lakukan justru adalah membuat orang-orang tidak bisa menikmati gol. Yang harus kita lakukan adalah mengatakan bahwa jika ada bagian dari penyerang yang berada dalam posisi onside, mereka tidak dapat diberikan offside," serunya.
"Kita tidak bisa terus seperti ini. Terlalu banyak frustrasi yang terjadi," keluhnya.
Keluhan Kapten Wolverhampton
Usai pertandingan, kapten Wolverhampton yakni Conor Coady, mengaku kecewa dengan aturan offside tersebut. Ia mengakui aturan itu dan VAR justru memberikan efek negatif pada sepak bola.
"Ini konyol. Itu tidak berhasil," bukanya pada Sky Sports.
"Saya tidak bisa memahaminya. Keputusan-keputusan [wasit] membunuh kami," ketusnya.
"VAR memengaruhi pertandingan. Tidak ada yang menyukainya," klaim eks pemain Liverpool ini.
Kemenangan Liverpool itu membuat The Reds sekarang mengoleksi 55 poin dari 18 laga di Premier League. Sementara itu Wolverhampton sekarang berada di peringkat tujuh klasemen dengan raihan 30 poin dari 20 pertandingan.
(sky sports)
Baca Juga:
Data dan Fakta Premier League: Liverpool vs Sheffield United
Prediksi Liverpool vs Sheffield United 3 Januari 2020
Kesuksesan Liverpool Saat Ini Tak Lepas dari Peran Philippe Coutinho
Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen Premier League, Begini Sesumbar Kocak Para Fans
VAR Tak Nyatakan Van Dijk Handball, Begini Penjelasannya
Reaksi Netizen Setelah Liverpool Menang atas Wolverhampton: VAR Rekrutan Terbaik Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















