Blak-blakan! Jamie Carragher Sebut Chelsea Takkan Juara Liga Inggris Selama Masih Punya Pemain Ini
Editor Bolanet | 9 Agustus 2025 08:41
Bola.net - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan sebuah kritik yang sangat tajam untuk Chelsea. Ia dengan tegas menyebut The Blues tidak akan pernah bisa menjuarai Premier League selama masih mengandalkan Robert Sanchez di bawah mistar gawang.
Padahal, banyak pengamat yang menjagokan Chelsea sebagai kuda hitam dalam perburuan gelar musim ini. Performa impresif mereka dalam enam bulan terakhir, termasuk menjuarai Conference League dan Club World Cup, menjadi dasarnya.
Tak hanya mengkritik posisi kiper, Carragher juga meragukan efektivitas belanja besar-besaran yang kembali dilakukan Chelsea. Ia merasa para pemain baru yang didatangkan tidak secara signifikan mengangkat level permainan tim.
Lantas, apa dasar argumen dari Jamie Carragher dan bagaimana ia memandang skuad mewah Chelsea saat ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini Bolaneters!.
Satu Syarat Mutlak untuk Juara
Jamie Carragher meyakini ada satu faktor krusial yang menghalangi Chelsea untuk bisa meraih trofi Liga Inggris. Menurutnya, masalah utama The Blues ada di posisi penjaga gawang yang dinilai kurang mumpuni.
Ia memberikan beberapa contoh historis untuk mendukung argumennya. Menurut Carragher, sejarah membuktikan bahwa tim-tim besar mulai memenangkan liga setelah mereka berhasil mendatangkan seorang kiper hebat.
"Manchester United mulai memenangkan gelar liga setelah mereka merekrut Peter Schmeichel. Saya teringat Everton di masa kecil saya dan Neville Southall," katanya.
"Manchester City mengganti kiper dan mulai menjuarai liga. Kami mendatangkan Alisson dan mulai menjuarai liga. Chelsea mulai menjuarai liga saat mereka merekrut Petr Cech," lanjut Carragher.
Kiper Hebat Adalah Pembeda
Lebih lanjut, Carragher menegaskan bahwa selama Chelsea tidak mengatasi masalah ini, mereka tidak akan pernah bisa bersaing di level tertinggi. Baginya, belanja pemain di posisi lain akan menjadi sia-sia.
"Itulah mengapa Chelsea tidak bisa menjuarai liga," tegasnya kepada The Overlap.
"Tidak peduli apa yang Chelsea lakukan atau berapa banyak uang yang mereka habiskan, mereka tidak bisa menjuarai liga karena mereka tidak punya kiper untuk bisa menjuarai liga," sambung Carragher.
Belanja Mahal yang Diragukan
Tak berhenti di situ, keraguan Carragher juga menyasar pada aktivitas transfer Chelsea secara umum. Ia menilai belanja besar yang dilakukan The Blues selama beberapa tahun terakhir tidak serta merta membuat tim menjadi lebih kuat.
Ia memang mengakui bahwa menjuarai Club World Cup adalah pencapaian besar yang diinginkan semua tim top. Namun, menurutnya hal itu tidak akan serta merta mendekatkan Chelsea ke gelar Liga Inggris.
"Ketika saya melihat Chelsea, saya memikirkan apa yang Anda lakukan di Club World Cup, semua orang ingin memenangkannya," ujarnya.
"Jadi saya rasa itu adalah hal besar dan akan membantu membangun koneksi antara Enzo Maresca dan para suporter, yang tidak terlalu terasa musim lalu," tambah Carragher.
Ia merasa banyak pemain yang datang dan pergi di Stamford Bridge. Namun, tidak banyak yang benar-benar bisa mengangkat level permainan tim secara signifikan, kecuali Cole Palmer.
"Saya tidak yakin itu akan mendorong Chelsea lebih dekat ke gelar juara. Ketika Chelsea berbisnis, selama beberapa tahun terakhir, rasanya banyak pemain yang berganti tanpa ada yang benar-benar mengangkat level tim," jelasnya.
Winger yang Terasa Sama
Jamie Carragher kemudian memberikan contoh spesifik untuk menggambarkan kritiknya terhadap kebijakan transfer Chelsea. Ia secara khusus menyoroti komposisi pemain di sektor sayap atau winger.
Menurutnya, pergantian pemain di posisi tersebut seringkali terasa seperti sebuah langkah lateral. Datangnya pemain baru tidak selalu berarti ada peningkatan kualitas yang signifikan dari pemain yang hengkang.
"Saya tahu Cole Palmer luar biasa, tetapi semua pemain sayap Anda terasa sama saja," kritiknya.
"Contoh sempurna adalah Gittens yang masuk dan Madueke yang pergi, tidak ada peningkatan kualitas, dan saya melihat itu di banyak posisi di Chelsea," pungkas Carragher.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlo Ancelotti Kejar Rekor Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Piala Dunia 27 Juni 2026, 15:32
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
-
MU Melawan! Setan Merah Tingkatkan Tawaran untuk Mateus Fernandes!
Liga Inggris 28 Juni 2026, 08:30
-
Man of the Match Panama vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:20
-
Man of the Match Kroasia vs Ghana: Petar Sucic
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:07
-
Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:04
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:21
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:15
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











