Bos Premier League: VAR Akan Sebabkan Kontroversi
Dimas Ardi Prasetya | 22 Juli 2019 03:50
Bola.net - Richard Masters, chief executive interim Premier League, meyakini penggunaan Video Assistan Referee (VAR) musim 2019-20 akan menimbulkan kontroversi.
VAR sudah banyak digunakan di berbagai kompetisi. Di Serie A dan La Liga, teknologi itu sudah diterapkan.
Demikian juga di Bundesliga serta di Liga Champions. Perhelatan Piala Dunia 2018 kemarin juga berlangsung relatif lancar dengan penggunaan VAR. Demikian pula dengan hajatan Piala Afrika 2019 yang baru saja berakhir.
Pihak Premier League sendiri belum memakai teknologi tersebut. Namun mereka sudah dipastikan akan memakainya pada musim 2019-20 mendatang.
Sebelumnya teknologi itu telah dipergunakan di ajang EFL Cup. Var juga sudah diuji coba di beberapa pertandingan resmi di Premier League akan tetapi tak mempengaruhi jalannya pertandingan.
Pihak Premier League sendiri sebelumnya disebut tak ingin mengikuti langkah kompetisi lain yang menerapkan VAR lebih dahulu. Pasalnya mereka ingin para ofisial alias wasit benar-benar memahami cara penggunaannya.
Kontroversi
Master mengaku pihak Premier League sebenarnya sudah mempersiapkan penggunaan teknologi itu sejak dua tahun terakhir. Akan tetapi ia meyakini akan ada kontroversi saat teknologi itu digunakan.
Ia mengatakan, para wasit nanti tak akan sering memakai teknologi itu. Apalagi ada fans yang masih skeptis dengan VAR dan ada juga yang menuntut agar laga tak terlalu sering dihentikan.
"Saya tidak ragu itu akan menciptakan beberapa kontroversi karena ini tentang keputusan besar tetapi kami siap untuk itu. Kami telah menghabiskan dua tahun bekerja sampai titik ini, dan kami berkomitmen untuk melakukannya di kepala kami selama dua tahun," katanya kepada Sky Sports.
“Kami telah berlatih dan menguji dan memastikan kapan hal itu terjadi, terutama pada Sabtu sore ketika kami telah menjalani beberapa pertandingan sekaligus, bahwa kami telah melatih sejumlah VAR. Kami merasa sudah selesai dan kami siap untuk meluncurkannya," tegasnya.
"Saya pikir para penggemar ingin melihat kesalahan yang pasti dan jelas itu diselesaikan, tetapi mereka juga ingin melihat permainan bergerak cepat. Anda mungkin akan melihat wasit tidak menggunakan area ulasan - yaitu kamera di sisi lapangan - sesering yang Anda lihat di kompetisi lain," cetus Richard.
Dua Target

“Anda harus beroperasi dalam pedoman yang diberikan IFAB (Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional) untuk mengoperasikan VAR. Tapi, semoga itu akan berhasil dan akan menjernihkan keputusan-keputusan itu dan itu tidak akan mengganggu laju Premier League yang cepat," terangnya.
"Itu pada dasarnya adalah dua tujuan kami," sambung Richards.
Kompetisi Premier kembali akan kembali bergulir pada tanggal 9 Agustus mendatang. Tim-tim yang bermain antara lain Liverpool yang menjamu Norwich City yang baru dipromosikan dari divisi Championshp. Laga matchday pertama juga akan diramaikan oleh big match antara Manchester United dan Chelsea, dua hari kemudian di Old Trafford.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
LATEST UPDATE
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










