Brighton vs Liverpool, Klopp Sedikit Was-Was, Kenapa?
Dimas Ardi Prasetya | 8 Juli 2020 17:34
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengakui dirinya merasa was-was menghadapi Brighton karena sang lawan mengubah taktiknya dan ia tak punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi tim asuhan Graham Potter.
Liverpool baru saja bermain melawan Aston Villa. Mereka menang 2-0 namun permainan mereka jauh dari memuaskan.
Kini mereka akan berhadapan dengan Brighton di American Express Stadium. Sang lawan sendiri belakangan ini meraih hasil-hasil yang apik.
Sejak kompetisi digelar lagi, Brighton telah memainkan lima laga. Hasilnya, mereka menang dua kali, imbang dua kali juga dan kalah sekali.
Dua kemenangan didapat melawan Arsenal dan Norwich City. Peningkatan performa ini bisa diprediksi karena mereka kini tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi.
Perubahan Taktik Brighton
Jurgen Klopp pun sudah mengamati performa Brighton. Ia terkesan dengan pekerjaan yang dilakukan manajer lawan, Graham Potter.
Klopp juga mengatakan ia kini merasa waswas melihat Brighton, terlebih setelah melihat laga lawan Norwich. Sebab Neal Maupay dkk bisa menang meski kalah dalam penguasaan bola.
"Ia melakukan pekerjaan yang sangat bagus di sana, rekan saya. Tapi sekarang karena adanya lockdown, mereka mengubah sedikit taktik mereka, mereka sedikit mengubah taktiknya untuk lebih meraih hasil [kemenangan]," seru Klopp pada situs resmi Liverpool.
"Anda bisa melihat itu melawan Norwich, mungkin itu bukan contoh sempurna, tapi saya pikir Norwich memiliki lebih banyak kepemilikan bola dalam pertandingan itu. Kami tidak tahu persis apa yang akan kami hadapi," ujarnya.
"Sebuah tim dalam performa bagus dan penuh percaya diri tentang hasil yang mereka dapatkan sejak lockdown. Kami harus siap untuk itu," tegasnya.
Waktu Persiapan yang Mepet
Jurgen Klopp mengaku ia sudah berusaha mempersiapkan tim asuhannya sebaik mungkin untuk menghadapi Brighton. Akan tetapi sayangnya karena waktu persiapan yang mepet, ia tak bisa mempersiapkan Jordan Henderson dkk secara maksimal.
"Pertama dan terutama, saya ingin kami menjadi hidup, saya ingin kami menjadi aktif, saya ingin kami menjadi kreatif dan saya ingin kami benar-benar solid, terutama dalam melindungi serangan balik," tegasnya.
"Taktik apa pun yang akan dipilih Brighton dan mereka sering berubah banyak untuk sistem lawan yang spesifik. Jadi melawan kami ketika kami bermain di sini, itu semacam 4-3-2-1, mungkin mereka memainkannya lagi," cetusnya.
"Tapi kami hanya punya waktu dua hari, jadi kami tidak bisa mempersiapkan semua sistem yang berbeda. Sebagian besar hal yang harus dipelajari para pemain di lapangan dan kemudian menggunakan prinsip-prinsip kami, pola kami. Semoga itu akan berhasil," tandas Klopp.
Liverpool akan berusaha mengejar tiga poin lagi di laga ini. Sebab pasukan Jurgen Klopp berusaha mengejar dan memecahkan rekor 100 poin dalam semusim.
(Liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Hadirnya Thiago Alcantara di Liverpool Ancam Para Pemain Ini
- 5 Pemain yang Menentukan di Laga Brighton vs Liverpool
- Boleh Percaya atau Tidak, Ini 5 Alasan Brighton Sanggup Permalukan Liverpool
- Jadwal Premier League Hari Ini: Man City vs Newcastle dan Brighton vs Liverpool
- Jurgen Klopp Pastikan Liverpool Terlibat dalam Bursa Transfer Musim Panas
- Jurgen Klopp Sedih Melihat 'Legenda' Liverpool akan Pergi
- Sadio Mane, Contoh Besar dari Kemajuan Liverpool
- Liverpool yang Juara, tapi Pemain Terbaik Itu Bernama Kevin De Bruyne
- Mimpi Klopp di Liverpool: Penuhi Tim Dengan Scousers
- Legenda Bayern: Thiago Bakal Klop Dengan Jurgen Klopp
- Di Liverpool, Thiago Diyakini tak Akan Bisa Dengan Mudah Jadi Pemain Inti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








