Bukan Soal Gol, Matheus Cunha Ungkap 'Beban' Terberat Jadi Pemain Man United
Editor Bolanet | 13 Oktober 2025 14:10
Bola.net - Striker Manchester United, Matheus Cunha, memang belum memecah telur di Old Trafford. Namun di balik statistik gol yang masih nol, ia justru telah menemukan sebuah realisasi besar tentang apa artinya mengenakan seragam Setan Merah.
Meski belum menyumbang gol maupun assist, level permainan Cunha secara keseluruhan tetap memuaskan. Penampilan gemilangnya bersama timnas Brasil menjadi bukti bahwa kualitasnya tidak perlu diragukan.
Menariknya, apa yang dirasakan Cunha ini ternyata serupa dengan yang dialami pemain baru lainnya. Manuel Ugarte dan Noussair Mazraoui juga pernah merasakan fenomena yang sama persis.
Pada akhirnya, Cunha menyadari bahwa sorotan masif di United bukanlah untuk ditakuti. Ia justru menganggapnya sebagai sebuah keistimewaan yang layak untuk diperjuangkan.
Sorotan Global yang Tak Tertandingi
Manchester United sering disebut sebagai klub terbesar di dunia, bukan tanpa alasan. Jumlah pasang mata yang mengikuti setiap gerak-gerik klub ini memang tiada duanya.
Hebatnya, daya tarik global itu seolah tidak terpengaruh oleh pasang surut prestasi tim di lapangan. Klub ini tetap mempertahankan basis penggemar yang luar biasa besar meski dalam periode sulit.
Anda baru akan benar-benar menyadari betapa masifnya klub ini saat sudah menjadi bagian di dalamnya. Itulah kesimpulan yang juga dirasakan oleh Manuel Ugarte belum lama ini.
Fenomena ini melanjutkan realisasi serupa yang dialami Noussair Mazraoui di akhir musim pertamanya. Padahal, ia datang dari klub raksasa sekelas Bayern Munchen.
Beban yang Dianggap Sebuah Keistimewaan
Kini, giliran Matheus Cunha yang merasakan langsung dampak dari sorotan jutaan pasang mata tersebut. Ia merasa atensi terhadapnya meningkat drastis, bahkan saat ia sedang membela timnas Brasil.
Berbicara kepada media Brasil, Cunha mengakui bahwa statusnya sebagai pemain United membuat orang-orang lebih memperhatikannya. Hal ini membuatnya merasa lebih dipahami sebagai seorang pemain.
"Saya pikir karena saya bermain untuk Manchester dan orang-orang lebih sering melihat saya di lapangan, mereka jadi lebih memahami cara saya bermain," ujar Cunha kepada Globo.
"Saya rasa ini adalah bagian dari menanggung beban itu (dianggap sebagai penyerang tengah), yang mana merupakan sebuah keistimewaan," sambungnya.
Menanggung Kebingungan Demi Gelar Juara
Cunha sadar betul bahwa statusnya sebagai penyerang utama Manchester United membawa beban ekspektasi yang sangat tinggi. Terkadang, ada kebingungan publik mengenai gaya permainannya.
Namun, ia sama sekali tidak gentar dengan semua itu. Baginya, jika menanggung semua beban dan kebingungan itu bisa membawanya meraih gelar juara, maka semua itu sangat layak untuk dijalani.
"Jika saya akan menanggung beban itu dan menjadi juara. Saya pikir ada baiknya untuk menahan beberapa kebingungan yang menyelimuti situasi permainan Matheus," tegas Cunha.
Karakter Langka yang Dibandingkan dengan Cantona
Mentalitas seperti inilah yang membuat para petinggi di Old Trafford begitu tertarik merekrutnya. Mereka tahu bahwa Cunha memiliki karakter yang dibutuhkan untuk sukses di bawah tekanan besar.
Sementara banyak pemain layu di bawah sorotan dan ekspektasi di United, Cunha justru sebaliknya. Ia adalah tipe pemain yang menikmati panggung besar dan tantangan berat.
Bahkan sebelum ia memainkan laga kompetitif, CEO Omar Berrada sudah membandingkannya dengan Eric Cantona. Cunha dianggap memiliki karisma dan kemampuan untuk memimpin tim dengan dadanya yang membusung.
Semua itu memang bukan statistik yang bisa diukur, tetapi terlihat jelas di atas lapangan. Ia punya gairah yang meluap-luap dan benci dengan perasaan kalah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serupa tapi Tak Sama! Ruben Amorim Akui Crystal Palace Lebih Oke dari MU!
Liga Inggris 29 November 2025, 20:33
-
Mantap! Ruben Amorim Pastikan Lisandro Martinez Siap Tempur Lawan Crystal Palace
Liga Inggris 29 November 2025, 20:14
-
Prediksi Crystal Palace vs Man United 30 November 2025
Liga Inggris 29 November 2025, 20:00
LATEST UPDATE
-
Luciano Spalletti Kritik Start Lambat Juventus dan Puji Peran Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 04:34
-
Xabi Alonso Tepis Isu Pemecatan dan Tegaskan Situasi Real Madrid Tetap Solid
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:13
-
Prediksi Girona vs Real Madrid 1 Desember 2025
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:00
-
Pemain Terbaik dan Terburuk Juventus 2-1 Cagliari: Yildiz Bersinar di Allianz Stadium
Liga Italia 30 November 2025, 03:54
-
Prediksi Roma vs Napoli 1 Desember 2025
Liga Italia 30 November 2025, 03:45
-
Haaland dan Guardiola Terlibat Perdebatan Usai Kemenangan Tipis Manchester City
Liga Inggris 30 November 2025, 03:35
-
Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 02:25
-
Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Qatar 2025: Kalahkan Lando Norris, Oscar Piastri Sabet Pole
Otomotif 30 November 2025, 02:12
-
Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
Liga Italia 30 November 2025, 02:04
-
Hasil Monaco vs PSG: 10 Pemain Les Monegasques Kalahkan Sang Juara Bertahan
Liga Eropa Lain 30 November 2025, 01:09
-
Barcelona vs Alaves: Siapa yang Paling Menonjol? Ini Rapor Pemain Blaugrana
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:59
-
Man of the Match Man City vs Leeds United: Phil Foden
Liga Inggris 30 November 2025, 00:55
-
Man of the Match Barcelona vs Alaves: Raphinha
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:47
-
Live Streaming Milan vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 30 November 2025, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pengganti Mohamed Salah yang Wajib Dipertimbangkan Liverpool Musim Panas Mendatang
Editorial 28 November 2025, 19:47
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
-
8 Hal yang Harus Dilakukan Arne Slot Agar Tidak Dipecat Liverpool: Jangan Lupa Berdoa!
Editorial 28 November 2025, 15:55
-
Setelah Zirkzee Gagal Bersinar, 5 Striker Ini Layak Masuk Radar Manchester United
Editorial 27 November 2025, 22:12


