Calum McFarlane Percaya Diri Chelsea Bisa Bungkam Man City di Final FA Cup Gara-gara Hal Ini
Afdholud Dzikry | 16 Mei 2026 15:44
Bola.net - Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, memupuk rasa percaya diri tinggi menjelang duel melawan Manchester City. Duel penentu tersebut akan tersaji dalam partai final FA Cup yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026) malam WIB.
Bagi McFarlane, laga ini menjadi ujian terbesar sejak mengambil alih kursi pelatih Chelsea. Meski demikian, ia mengaku tidak gentar karena timnya pernah memberi perlawanan sengit saat bermain di Etihad Stadium awal tahun lalu.
Pertandingan tersebut menjadi titik penting bagi Chelsea. Saat itu, McFarlane menjalani debut sebagai manajer senior The Blues dan sukses membawa timnya menahan imbang Manchester City 1-1.
Modal Berharga dari Etihad Stadium

Chelsea tampil disiplin ketika mencuri satu poin di kandang City. Gol Enzo Fernandez pada masa injury time memastikan The Blues pulang dengan hasil positif setelah berada di bawah tekanan sepanjang laga.
McFarlane mengakui pertandingan itu memberinya banyak pelajaran. Ia menilai timnya sempat salah membaca situasi pada babak pertama sehingga City mampu mendominasi permainan.
"Saya mengingat pertandingan itu dengan sangat jelas dan itu adalah pengalaman belajar yang sangat baik," kata Calum McFarlane.
"Babak pertama berjalan tangguh; kami melakukan persiapan yang salah, dan mereka mengendalikan banyak hal. Kami tidak ingin pertandingan berjalan seperti itu. Kami harus menderita. Kami harus berlari. Kami harus mempertahankan kotak penalti kami dengan sangat baik," lanjutnya.
Perubahan Taktik dan Mentalitas Petarung
Memasuki babak kedua, McFarlane langsung melakukan sejumlah perubahan taktik. Chelsea mulai bermain lebih agresif dan perlahan mampu keluar dari tekanan Manchester City.
Perubahan itu membuat permainan The Blues lebih hidup di lini depan. Intensitas serangan meningkat hingga akhirnya mereka mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan.
"Kami membuat beberapa perubahan di babak kedua untuk mencoba mengubah momentum dan menjadi sedikit lebih agresif serta mendapatkan lebih banyak wilayah, dan itu berhasil dalam beberapa elemen. Kami mendapat pijakan dalam pertandingan. Namun, mereka adalah tim papan atas. Mereka bisa menghukum Anda kapan saja," ujar McFarlane.
"Ini adalah performa babak kedua yang bagus, dan saya pikir itu lebih karena para pemain daripada diri saya sendiri. Anda dapat memberi mereka ide, Anda dapat memberi mereka instruksi, tetapi ada momen-momen di mana permainan akan berjalan salah," tambahnya.
Keyakinan Penuh Menuju Wembley
Jelang final di Wembley, staf pelatih Chelsea terus mempelajari permainan Manchester City lewat analisis video. Mereka juga mengevaluasi kekalahan saat menghadapi City di Stamford Bridge untuk memperbaiki detail permainan.
McFarlane menegaskan keyakinannya terhadap kualitas skuad Chelsea tidak pernah berubah. Ia merasa timnya memiliki mentalitas dan kemampuan untuk bersaing di laga sebesar final FA Cup.
"Perjuangan yang kami tunjukkan dalam pertandingan itu, kami bekerja sangat keras untuk mendapatkan poin tersebut. Saya sangat senang di akhir laga – ketika Malo Gusto melepaskan umpan silang dan Enzo menyelesaikannya – bahwa para pemain mendapatkan imbalan atas perjuangan yang mereka tunjukkan di babak kedua," tutur McFarlane.
"Saya percaya diri dengan grup ini. Kami memiliki pemain-pemain top – Anda melihatnya pada hari Sabtu ketika kami bermain melawan Liverpool," tegas pelatih interim tersebut.
Selain hasil imbang melawan Liverpool, Chelsea juga membawa modal positif usai menyingkirkan Leeds United di semifinal. McFarlane berharap rangkaian hasil itu bisa menjadi fondasi penting untuk menghadapi Manchester City di partai puncak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 16 Mei 2026, 17:30
-
Prediksi Barcelona vs Betis 18 Mei 2026
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 17:00
-
Prediksi Sevilla vs Madrid 18 Mei 2026
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
















