Can Akui Premier League Lebih Sulit Ketimbang Bundesliga
Editor Bolanet | 20 November 2014 02:47
- Gelandang , Emre Can, mengakui bahwa kompetisi di Premier League jauh lebih sulit ketimbang kompetisi Bundesliga di negara asalnya, Jerman.
Can dibeli Liverpool dari Bayer Leverkusen musim panas kemarin. Pemain yang masih berusia 20 tahun itu diproyeksikan untuk menggantikan peran Steven Gerrard di masa depan.
Sejauh ini, Can sudah bermain lima kali bagi The Reds dan menyumbangkan sebiji gol di Premier League. Ia pun sudah mulai sedikit beradaptasi dengan ketatnya kompetisi tersebut, dan mulai menyadari bahwa tantangan di Inggris lebih sulit ketimbang di kampung halamannya.
Saat tim papan atas bertanding melawan tim papan bawah di Jerman, tim papan atas itu biasanya menang dengan skor yang bagus. Akan tetapi, di Inggris semua kemenangan harus dilakukan dengan perjuangan. Di Jerman, cara mainnya adalah dengan terus mengumpan. Itu membuat segalanya berjalan lebih mudah bagi tim papan atas, karena mereka biasanya lebih bagus dalam melakukan umpan, serunya pada Liverpool Echo.
Di Inggris, ujiannya akan berbeda tiap pekannya. Saya menyadari bahwa Anda harus memenangkan tantangan fisik lebih dulu sebelum memenangkan tantangan teknis. Jika level permainan Anda menurun di EPL, bahkan saat melawan tim papan bawah sekalipun, tim Anda bisa kalah. Akan tetapi, kami tahu bahwa jika kami melakukan sesuatu dengan maksimal, kami bisa mendapatkan hasil yang bagus, tandasnya. [initial]
(lecho/dim)
Can dibeli Liverpool dari Bayer Leverkusen musim panas kemarin. Pemain yang masih berusia 20 tahun itu diproyeksikan untuk menggantikan peran Steven Gerrard di masa depan.
Sejauh ini, Can sudah bermain lima kali bagi The Reds dan menyumbangkan sebiji gol di Premier League. Ia pun sudah mulai sedikit beradaptasi dengan ketatnya kompetisi tersebut, dan mulai menyadari bahwa tantangan di Inggris lebih sulit ketimbang di kampung halamannya.
Saat tim papan atas bertanding melawan tim papan bawah di Jerman, tim papan atas itu biasanya menang dengan skor yang bagus. Akan tetapi, di Inggris semua kemenangan harus dilakukan dengan perjuangan. Di Jerman, cara mainnya adalah dengan terus mengumpan. Itu membuat segalanya berjalan lebih mudah bagi tim papan atas, karena mereka biasanya lebih bagus dalam melakukan umpan, serunya pada Liverpool Echo.
Di Inggris, ujiannya akan berbeda tiap pekannya. Saya menyadari bahwa Anda harus memenangkan tantangan fisik lebih dulu sebelum memenangkan tantangan teknis. Jika level permainan Anda menurun di EPL, bahkan saat melawan tim papan bawah sekalipun, tim Anda bisa kalah. Akan tetapi, kami tahu bahwa jika kami melakukan sesuatu dengan maksimal, kami bisa mendapatkan hasil yang bagus, tandasnya. [initial]
Kabar Liverpool Lainnya:
Liverpool Harus Tunggu Sturridge Hingga 2015
Glen Johnson Terima Pinangan Roma
Cedera Hamstring, Henderson Diragukan Lawan Palace
Sturrigde Cedera Lagi, Hodgson Bersimpati
Bahagia di Anfield, Moreno Berharap Bertahan Lama di Liverpool
Totti: Balotelli Mustahil Berubah
Buka Gelora Bandung Lautan Api, Persib Tantang Liverpool?
Baru Sembuh Sehari, Sturridge Sudah Cedera Lagi
Bonucci Minta Balotelli Lebih Cerdas
Conte: Saya Tak Punya Waktu untuk Balotelli
Rafa Isyaratkan Kembali ke Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












